Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
Pemko Padang Panjang home berita Padang Panjang

Padang Panjang Deklarasikan Pemilu Damai

Sabtu, 15 September 2018 - 06:44:38 WIB - 193
 Padang Panjang Deklarasikan Pemilu Damai
Deklarasikan Pemilu damai di Aula Mapolres Padang Panjang, Jumat (14/9).


PADANG PANJANG - Unsur Ormas dan Partai Politik (parpol) mendeklarasikan pemilu damai pada Focus Group Discussion (FGD) di Aula Mapolres Padang Panjang, Jumat (14/9).

Ketua Komisi Pelihan Umum (KPU) Kota Padang Panjang, Jafri Edi Putra mengatakan, potensi pelanggaran dapat dilihat dari banyak sisi. Selain diatur jelas melalui PKPU, potensi yang dapat merugikan calon legislatif (caleg) selaku peserta Pemilu juga bisa datang dari aturan daerah setempat.

Di antaranya pelanggaran kecil yang dapat merugikan pihak peserta pemilu yakni ketidakarifan melihat aturan daerah, sebut Jafri. Perihal pemasangan tanda gambar meski belum berupa alat peraga kampanye, akan ditertibkan jika mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

"Misalnya caleg terkait memasangkan tanda gambar menutupi tanda rambu atau sejenis lainnya, tentu akan ditertibkan karena sudah melanggar aturan yang dicantumkan Peraturan Daerah (Perda). Karena itu kami berharap para calleg bisa lebih arif memanfaatkan momentum tanpa melanggar ketentuan yang bersifat nantinya merugikan secara materi in materil," ungkap Jafri.

Kapolres Padang Panjang, AKBP Cepi Noval, SIK menegaskan, bahwa jajarannya akan memastikan menegakkan keadilan berdemokrasi, khususnya dalam menindak pelanggaran yang bersentuhan dengan pidana, hal tersebut akan ditindak tanpa pandang bulu.

"Di mata hukum, personal dinilai sama. Tanpa memandang pangkat, jabatan dan hubungan, kepolisian wajib bersikap netral dalam mengambil tindakan hukum. Sedangkan pelanggaran Pemilu, kepolisian berkewajiban mengusut sebagai bagian dari unsur Penegakkan Hukum Terpadu (Gakumdu) bersama pihak Bawaslu," tutur Cepi.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Padang Panjang, Santina menyampaikan ketentuan penyelenggaran tahapan Pemilu terhadap peserta sudah diatur jelas dalam perundang-undangan. Hanya saja, peserta caleg tanpa menyadari melanggar aturan demi mewujudkan keinginan.

"Melalui rutinitas program di Bawaslu, kami terus mengingatkan peserta pemilu terkait poin-poin potensi pelanggaran sebelum terjadinya pelanggaran tersebut. Hal ini bertujuan agar pelaksanaan helat demokrasi berjalan damai, aman dan tentram," pungkas Santina. (Edi Fatra)


Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang-panjang,politik,pos-polisi,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Boleh Nyaleg, Ini Pernyataan KPAI

Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Boleh Nyaleg, Ini Pernyataan KPAI

JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak memiliki pilihan lain selain menghormati putusan yang telah...

Rupiah Anjlok, Pertamina Bakal Menaikkan Harga BBM?

Rupiah Anjlok, Pertamina Bakal Menaikkan Harga BBM?

NASIONAL - PT Pertamina (Persero) menegaskan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Pertamina tidak mengalami...

Lionel Messi Sebut Real Madrid Lemah Tanpa Cristiano Ronaldo

Lionel Messi Sebut Real Madrid Lemah Tanpa Cristiano Ronaldo

BOLA - Lionel Messi mengaku tidak menyangka dengan kepindahan Cristiano Ronaldo ke Juventus dan menyebut kekuatan Real...

Gatot Nurmantyo Gabung Prabowo-Sandi, Begini Reaksi Koalisi Jokowi

Gatot Nurmantyo Gabung Prabowo-Sandi, Begini Reaksi Koalisi Jokowi

POLITIK - Kabar bergabungnya mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo ke kubu Prabowo Subianto-Sandiaga...

Mobil UDD PMI Ditolak Parkir di Lapangan Wirabraja 0304/Agam

Mobil UDD PMI Ditolak Parkir di Lapangan Wirabraja 0304/Agam

BUKITTINGGI -- Tidak boleh ada kendaraan mobil Unit Donor Darah (UDD) PMI Bukittinggi yang diparkir di Lapangan...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media