Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Boleh Nyaleg, Ini Pernyataan KPAI

Sabtu, 15 September 2018 - 21:57:20 WIB - 943
Putusan MA Soal Caleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak Boleh Nyaleg, Ini Pernyataan KPAI
Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra.


JAKARTA -- Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) tidak memiliki pilihan lain selain menghormati putusan yang telah dibuat oleh Mahkamah Agung yang membolehkan calon anggota legislatif pernah dipenjara karena kasus kekerasan seksual terhadap anak di masa lalu. Artinya, Peraturan KPU nomor 20 tahun 2018 mengenai pencalonan anggota DPR, DPRD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota dianggap tidak sah.

Padahal, lembaga perlindungan anak berharap agar MA mendukung PKPU tersebut. Dengan begitu, parlemen Indonesia ke depannya bisa menjamin hak anak. Harapan itu tidak berlebihan mengingatnya banyak kasus kekerasan terhadap anak yang pernah ditangani oleh KPAI.

Dalam press rilisnya, Komisioner KPAI Bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra mengungkapkan KPAI menghargai putusan MA tersebut dan kita akan dalami putusan tersebut kepada pencalekan terhadap eks pelaku kejahatan seksual anak termasuk dampak psikologis korban serta pemenuhan dan perlindungan anak di Indonesia.

Jasra mengharapkan partai politik menegakan fakta integritas yang telah ditanda tangani untuk tidak mencalonkan eks pelaku kejahatan seksul anak. Kemudian dampaknya terhadap putusan tersebut tentu napi pelaku pelecehan seksual anak akan diberikan kesempatan untuk mencalon. Meskipun baru dua bacaleg yang terdeteksi di Kota Kupang dan Manggarai Barat yang mengajukan diri. Kedua calon itu sudah dicoret oleh KPU dalam proses bakal calon sementara (DCS).

"Kita berharap dan menghimbau partai politik tetap kembali kepada fakta integritas yang sudah ditanda tangani, dan mendukung upaya penyelenggara Pemilu (KPU-Bawaslu) memikirkan agar bacaleg tersebut di umumkan identitasnya agar masyarakat memiliki informasi yang cukup dalam menentukan pilihan politiknya," imbuhnya. (RI)


Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,legislator,nasional,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

MA KMM Padang Panjang Pertama Kirimkan Tim Robotica di Ajang International

MA KMM Padang Panjang Pertama Kirimkan Tim Robotica di Ajang International

PADANG PANJANG -- Tim Robotic Madrasah Aliyah Kulliyatul Muballighihen Muhammadiyah (MA KMM) Padang Panjang Sumatera...

Malam Penganugerahan, Gubernur IP:  MFF Jadi Ajang Tampilkan Kekayaan Ragam Hias Pakaian Adat Minang

Malam Penganugerahan, Gubernur IP: MFF Jadi Ajang Tampilkan Kekayaan Ragam Hias Pakaian Adat Minang

PADANG -- Dinas Pariwisata Sumatera Barat berkerjasama dengan Dekranasda menggelar Grand Final Minangkabau Fashion...

Polemik Iklan di Bioskop, Jokowi AKhirnya Angkat Bicara

Polemik Iklan di Bioskop, Jokowi AKhirnya Angkat Bicara

POLITIK - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya buka suara perihal polemik iklan capaian pemerintah yang tayang di...

14 Parpol dan 1 Paslon Pilpres Laporkan Dana Awal Kampanye ke KPU Pasaman

14 Parpol dan 1 Paslon Pilpres Laporkan Dana Awal Kampanye ke KPU Pasaman

PASAMAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman hari Minggu 23 September 2018, sudah menutup penerimaan Laporan...

Kemenpan RB : Penegak Hukum Menjadi Sorotan Tertinggi di Masyarakat

Kemenpan RB : Penegak Hukum Menjadi Sorotan Tertinggi di Masyarakat

TANAH DATAR - Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi bersama BPS (Badan Pusat Statistik)...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media