Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Mengenal Prosesi Maambiak Batang Pisang dalam Ritual Budaya Tabuik di Pariaman

Sabtu, 15 September 2018 - 22:21:26 WIB - 802
Mengenal Prosesi Maambiak Batang Pisang dalam Ritual Budaya Tabuik di Pariaman
Prosesi ritual mamancuang dan maambiak batang pisang di Kelurahan Pasir Lohong, Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (15/9).


PARIAMAN - Mamancuang dan maambiak (Memancung dan mengambil-Red) batang pisang merupakan ritual tahap kedua dari prosesi budaya Tabuik yang dilaksanakan pada hari ke-5 bulan Muharram atau pada Sabtu sore (15/9).

Prosesi Mamancuang dan maambiak batang pisang untuk Tabuik Subarang dilaksanakan di Kelurahan Pasir Lohong, tepatnya di depan Mushalla/TPA-TPQ Babul Jannah (Simpang Kampuang Kaliang), Kota Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).

Sebelum ritual maambiak batang pisang digelar, terlebih dahulu Tabuik mini sebagai simbol budaya Tabuik dan sebuah pedang menyerupai samurai dengan nama Jarnawi diarak dari rumah Tabuik Subarang menuju lokasi batang pisang yang akan dipancuang.

Ketua pelaksana Tabuik Subarang Iptu Husni Thamrin mengatakan ritual Mamancuang dan maambiak batang pisang merupakan langkah kedua dalam pesona Hoyak Tabuik Piaman tahun 2018.

"Maambiak batang pisang ini adalah dengan cara memancungnya. Sebagaimana sejarah cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein yang dipancung lehernya, kemudian setelah itu dibawa ke tengah Padang Karbala," terang Husni.

Setelah maambiak batang pisang ini lanjut Husni, maka tiga bagian batang pisang yang telah terpancung akan dibawa ke Simpang Tabuik Kampung Cina, Pariaman.

"Sebagaimana sejarahnya setelah dipancung kemudian batang pisang tersebut kita arak juga ke lokasi dimaksud, dengan tujuan sebagai arak-arakan memberitahu pada masyarakat," tuturnya.

Salah satu keunikan sebelum maambiak batang pisang yang ada dalam lingkup khusus, dipagar tali rapia. Sesepuh Tabuik yang akan memancung batang pisang terlebih dahulu memberi mantra pada pedang Jarnawi sambil bersilat. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pariaman,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pacu Peningkatan SDM, Direktur PNP Berikan Pelatihan Kepada Pejabat Pemda Pasaman

Pacu Peningkatan SDM, Direktur PNP Berikan Pelatihan Kepada Pejabat Pemda Pasaman

PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis didampingi Wakil Bupati Pasaman H. Atos Pratama menjamu kedatangan Direktur...

Dari Jembatan Siti Nurbaya Hingga Kelenteng Penuh Sesak, Kemeriahan Cap Go Meh di Kota Padang

Dari Jembatan Siti Nurbaya Hingga Kelenteng Penuh Sesak, Kemeriahan Cap Go Meh di Kota Padang

PADANG -- Arak-arakan dalam perayaan Cap Go Meh berjalan sepanjang Lawasan Siti Nurbaya hingga Kelenteng Hok Tek Tong...

Tes Panduan Bakat Olahraga di Padang Panjang Diharapkan Mampu Lahirkan Bibit-bibit Berbakat

Tes Panduan Bakat Olahraga di Padang Panjang Diharapkan Mampu Lahirkan Bibit-bibit Berbakat

PADANG PANJANG - Wakil Walikota Padang Panjang Drs. Asrul mengatakan banyak bakat anak-anak yang terpendam, dan jika...

Anak Sekolah Menjadi Sasaran Sosialisasi MSRF tahun 2019 di Kabupaten Mentawai

Anak Sekolah Menjadi Sasaran Sosialisasi MSRF tahun 2019 di Kabupaten Mentawai

MENTAWAI - Polisi Resort (Polres) Kabupaten Kepulauan Mentawai, lakukan kegiatan Sosialisasi tentang pentingnya...

Kritik Pedas Rocky Gerung Soal Jokowi Kaget Dengar Tiket Pesawat Naik

Kritik Pedas Rocky Gerung Soal Jokowi Kaget Dengar Tiket Pesawat Naik

POLITIK - Pengamat politik dan filsafat Rocky Gerung mengkritik banyaknya kekacauan yang terjadi di Indonesia hanya...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media