Tuesday, 25 Sep 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Hadapi Tahun Politik, PW Aisyiyah Sumbar Gelar Konsolidasi Organisasi

Minggu, 16 September 2018 - 10:48:25 WIB - 268
Hadapi Tahun Politik, PW Aisyiyah Sumbar Gelar Konsolidasi Organisasi
Konsolidasi PW Aisyiyah Sumbar di tahun politik


PADANG -- Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumbar mengumpulkan PD Aisyiyah se-Sumbar di Aula PWA Sumbar, Ahad, (16/9/2018).

Acara konsolidasi organisasi dibuka oleh Ketua PW Aisyiyah Sumatera Barat Dra Hj Meiliarni Rusli ini dihadiri 40 Pimpinan Daerah Aisyiyah se-Sumbar. Kegiatan ini dihadiri Bendahara PWA Sumbar Syarlinawati Akbar, jajaran PW Aisyiyah Sumbar dan majelis serta sesepuh Aisyiyah Sumbar.

Bunda Mei mengatakan, tujuan mengumpulkan para pimpinan daerah Aisyiyah se-Sumbar, agar kader Aisyiyah tidak terombang-ambing di tahun politik. "Sikap Muhammadiyah ada dimana-mana tetapi ketika berada di rumah besar Aisyiyah bucara khittoh dan ideologi Muhammadiyah," ujarnya.

Ketua PW Aisyiyah Sumbar Dra Hj. Meiliarni Rusli mengatakan Saya sudah melaporkan kepada Ketum PP Aisyiyah terkait dengan konsolidasi hari ini. Ada sejumlah rumusan yang akan disampaikan ke PP Aisyiyah. Hadapi tahun politik perlu flexibelitas karena keberagaman. "Orang Aisyiyah mestilah cerdas, bijak dan arif menyikapi setiap persoalan," ujarnya

Konsolidasi adalah peneguhan, penguatan dalam dakwah praksis di jemaah dan komunitas menyelesaikan persoalan umat dan bangsa sesuai cita-cita pendiri Muhammadiyah.

"Kita mesti bertanggung jawab, karena Indonesia didirikan berasal sumbangan Muhammadiyah dalam perjuangan kemerdekaan RI, makanya tugas kita untuk menjaga dan memiliharanya.

"Aisyiyah tidak antipati dengan politik tetapi Aisyiyah harus dalam hadir membawa nilai luhur dalam penyelesaian persoalan kebangsaan di tahun politik," ujarnya

"Peebedaan politik tidak seharusnya mengobrak-abrik ukhuwah, Disinilah peran kader Aisyiyah dengan mengedepankan budi pekerti tinggi dan santun, berpolitik," ucapnya.

Lanjutnya, Politik hanya bagian kecil saja, yang penting adalah bagaimana menyelesaikan persoalan bangsa. Muhammadiyah bukan organisasi politik dan Muhammadiyah menjaga kedekatan dengan parpol.

"Aisyiyah Muhammadiyah itu ada dimana-mana, tetapi ketika kembali rumah gadang, mereka harus patuh pada khittoh," tambahnya. (RI)


Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: muhammadiyah,padang,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bekraf Kembali Dukung Pelaku Ekonomi Kreatif di Tokyo Game Show 2018

Bekraf Kembali Dukung Pelaku Ekonomi Kreatif di Tokyo Game Show 2018

JAKARTA - Salah satu perhelatan gim internasional terbesar di dunia, khususnya di kawasan Asia, Tokyo Game Show (TGS)...

Din Syamsuddin kepada Maruf Amin, Tidak Boleh Ada Rangkap Jabatan di MUI

Din Syamsuddin kepada Maruf Amin, Tidak Boleh Ada Rangkap Jabatan di MUI

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menegaskan bahwa tidak boleh ada...

Ribuan Mahasiswa Universitas Ekasakti AAI Padang Ikuti PKKMB Bersama Rektor Baru

Ribuan Mahasiswa Universitas Ekasakti AAI Padang Ikuti PKKMB Bersama Rektor Baru

PADANG -- Sebanyak 2.537 mahasiswa baru Universitas Ekasakti-AAI Padang mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus...

Usai Pesta Miras Bersama Rekannya, Pria di Agam Tewas

Usai Pesta Miras Bersama Rekannya, Pria di Agam Tewas

AGAM - Nyawa RS (38) tak bisa diselamatkan setelah mendapat pertolongan di RSUD Lubuk Basung selama dua hari. Nyawanya...

Mendikbud Muhajir Effendy Akan Membuka Indonesian Cultural Festival 2018 di Azerbaijan

Mendikbud Muhajir Effendy Akan Membuka Indonesian Cultural Festival 2018 di Azerbaijan

AZERBAIJAN - Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk Azerbaijan akan menyelenggarakan Indonesian Cultural Festival...


KOMENTAR ANDA



Polling Capres cawapres 2019-2024 kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media