Monday, 20 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Panjang

Begini Keputusan Mudzakarah MUI Sumbar di Negeri Serambi Mekkah

Senin, 17 September 2018 - 23:26:19 WIB - 5043
Begini Keputusan Mudzakarah MUI Sumbar di Negeri Serambi Mekkah
Ilustrasi


PADANG PANJANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat mengeluarkan keputusan usai mudzakarah bersama perwakilan MUI kab/kota di negeri Serambi Mekkah Padang Panjang, Sumbar, Ahad, (16/9/2018).

Keputusan tersebut dilayangkan kepada masyarakat, khususnya umat Islam setelah dilakukannya mudzakarah bersama MUI kabupaten/kota di Padang Panjang. Ketua umum MUI Provinsi Sumatera Barat menyatakan Mengukuhkan Keputusan Rapat Koordinasi Bidang Kerukunan dan Ukhuwwah MUI Sumatera Barat dan MUI Kab/Kota se-Sumatera Barat terkait dengan Islam Nusantara pada tanggal 08 Dzulqadah 1439 H/21 Juli 2018 M, maka peserta Muzakarah Ulama sepakat menolak Islam Nusantara.

Tidak hanya itu, Hasil mudzakarah ini juga mendukung pernyataan sikap MUI Sumatera Barat terkait dengan Pengaturan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar, dan mushalla pada tanggal 23 Dzulhijjah 1439 H/4 September 2018, peserta muzakarah Ulama menyatakan MENOLAK Surat Edaran Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Nomor : B. 3940/DJ.III/Hk.00.7/08/2018, tentang Pelaksanaan Instruksi Dirjen Bimas Islam Nomor : KEP/D/101/1978, tentang tuntunan penggunaan pengeras suara di masjid, langgar dan mushalla.

Ketum MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar mengungkapkan Peserta Muzakarah Ulama sepakat untuk mengadakan Rapat Akbar di puncak Pato Bukik Marapalam dengan melibatkan Ninik Mamak, Alim Ulama, Bundo Kandung, Cadiek Pandai dan unsur lainnya, untuk meneguhkan kembali Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah-Syarak Mangato Adat Mamakai, dalam acara Baiat Bukik Marapalam Jilid II.

"Diharuskan setiap masjid memiliki imam besar/dewan imam besar yang Faqiih lagi Qari sebagai imam, murabbiy dan muwajjih dalam pengelolaaan masjid menurut tuntunan syariat Islam," tegasnya.

Pada Masjid Nagari diutamakan dalam penunjukan imam besar/dewan imam besar adalah urang jinih nan ampek (Qadhi, Imam, Khatib dan Bilal)

Kemudian, Imam besar/Dewan Imam Besar harus berkoordinasi dengan majelis ulama setempat bila berhadapan dengan persoalan yang terkait fatwa.

MUI Sumbar dan Kab/Kota bertugas melakukan pembinaan terhadap para imam besar, bekerjasama dengan pihak terkait serta menyusun buku panduan pengelolaan masjid dalam tuntunan syariat Islam.

MUI Sumbar juga mendorong Pemprov dan Pemerintah kab/kota agar segera mengkonversi dari Bank Nagari konvensial menjadi Bank Nagari syariah. (RI)
Berikut Surat Keputusan Mudzakarah MUI Sumbar di Padang Panjang

Loading...
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang-panjang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kejari Aceh Singkil Belajar WBK ke Kejari Pariaman

Kejari Aceh Singkil Belajar WBK ke Kejari Pariaman

PARIAMAN -- Kejaksaan Negeri Pariaman menerima kunjungan dari Kejaksaan Negeri Aceh Singkil pada Kamis...

Ini Yang Dilakukan Masyarakat di Desa Goisooinan Mentawai Sambut Tahun Baru 2020

Ini Yang Dilakukan Masyarakat di Desa Goisooinan Mentawai Sambut Tahun Baru 2020

MENTAWAI -- Hingga hari ini suasana dalam rangka menyambut tahun baru 2020 di daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai masih...

Berhari-hari Membantah, Iran Akhirnya Mengaku dan Minta Maaf atas Penembakan Pesawat Ukraina

Berhari-hari Membantah, Iran Akhirnya Mengaku dan Minta Maaf atas Penembakan Pesawat Ukraina

INTERNASIONAL - Presiden Iran Hassan Rouhani menyampaikan permintaan maaf karena militer Iran secara tak sengaja telah...

11 Pejabat Eselon II Pemko Padang Panjang Dilantik, Berikut Nama-Namanya

11 Pejabat Eselon II Pemko Padang Panjang Dilantik, Berikut Nama-Namanya

...

Para Lansia Berlomba Memperbaiki Bacaan Alquran

Para Lansia Berlomba Memperbaiki Bacaan Alquran

FEATURE - Meskipun telah lanjut usia (Lansia) namun tidaklah menjadi halangan bagi ibu-ibu dari kelompok Majelis Taklim...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media