Sunday, 21 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

KPU Padang Pariaman Tetapkan 502 DCT Pemilu 2019

Sabtu, 22 September 2018 - 21:32:00 WIB - 311
KPU Padang Pariaman Tetapkan 502 DCT Pemilu 2019
Rapat Pleno KPUD Kabupaten Padang Pariaman dalam penetapan DCT (Daftar Caleg Tetap) Pemilu 2019.


PADANG PARIAMAN - Rapat Pleno KPUD Kabupaten Padang Pariaman, Jumat (21/9) di Aula Kantor Dinas Kesehatan menetapkan 502 DCT (Daftar Caleg Tetap) Pemilu 2019.

Rapat Pleno yang dipimpin ketua KPUD Zulnaidi dampingi Divisi Teknis Ori Sativa dan Divisi SDM Ratna Juwita di hadiri juga Oleh unsur Forkopimda, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan, dan
Ketua Bawaslu Anton Ishaq beserta perwakilan Partai Politik.

Usai penetapan DCT ini sebut Zulnaidi, KPU akan mengumumkannya selama tiga hari di media massa baik cetak maupun elektronik.

Sedangkan massa kampanye tahapannya akan dimulai pada 23 September 2018 s/d 13 April 2019, dengan waktu lebih kurang 6 bulan.

"Adapun persiapan dari kita sendiri adalah telah melakukan sosialisasi Per. KPU, Bimtek persoalan alat peraga kampanye dan laporan dana kampanye," sebut Zulnaidi di dampingi Ket. Bawaslu Anton Ishaq.

Ia mengingatkan, bahwa yang berkampanye dalam kampanye itu adalah peserta Pemilu. "Kalau tingkat Kab/kota adalah secara subtasnsi yang berkampanye adalah Parpol yang mengajukan Caleg (Calon Legislatif), kemudian secara aturannya KPU juga diberi tanggung jawab memfasilitasi Kampanye tersebut," tutur Zulnaidi.

Seperti APK baliho dan Spanduk, dengan titik pemasangan yang sudah ditentukan. "KPUD juga sudah berkoordinasi dengan Bupati Padang Pariaman, persoalan pemasangan lokasi APK," ulasnya.

Zulnaidi mengulas, Parpol atau Caleg diperbolehkan membuat APK sendiri dengan catatan ketentuan lokasi pemasangannya harus sesuai dengan petunjuk yang ditetapkan oleh KPU.

Persoalan Dana Kampnye Parpol atau peserta Pemilu diwajibkan melaporkan dana kampanye selama tiga tahap

"Tahap pertama namanya LADK (Laporan Alokasi Dana Kampanye) paling lambat tgl 23 September, Kemudian laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampamye bulan februari 2019 dan tahapan akhir setelah Pemilu,"sebutnya

Jika Parpol tidak melaporkan dana kampanye awal, maka keikut sertaan parpol dalam pemilu akan di anulir oleh Bawaslu dan yang bertanggung jawab menganulir adalah KPU RI.

"Kita di daerah hanya bertanggung jawab melaporkan tentang ada atau tidaknya laporan dana kampanye dari Parpol. Sedangkan batasan dana kamapnye sendiri saat ini cukup besar, untuk Perseorangan 2,5 milyar Dan badan usaha bisa mencapai 25 milyar," tutupnya (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,legislator,padang-pariaman,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Wagub Sumbar Sentuh Pengungsi Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng dengan Randang

Wagub Sumbar Sentuh Pengungsi Bencana Gempa dan Tsunami Sulteng dengan Randang

PALU - Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit melakukan peninjauan kebeberapa titik bencana Gempa di Palu, Balarao,...

Hari Ini Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Kemenkumham Diumumkan

Hari Ini Hasil Seleksi Administrasi CPNS 2018 Kemenkumham Diumumkan

NASIONAL - Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018 (CPNS 2018) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia...

Pasutri Pelaku Curanmor Diringkus Polresta Padang

Pasutri Pelaku Curanmor Diringkus Polresta Padang

PADANG - Opsnal Reskrim Polresta Padang unit IV membekuk pasangan suami istri, MC (38) dan IF (35) warga Koto Tangah,...

Genius Minta Kepala SOPD Pariaman dapat Selaraskan Progul dengan Rencana Kerja 2019

Genius Minta Kepala SOPD Pariaman dapat Selaraskan Progul dengan Rencana Kerja 2019

PARIAMAN -- Wakil Walikota Pariaman sekaligus Walikota terpilih periode 2018-2023, Genius Umar memaparkan visi misinya...

ISI Padang Panjang Datangkan Grup Musik Melayu Nadi Singapura

ISI Padang Panjang Datangkan Grup Musik Melayu Nadi Singapura

PADANG PANJANG - Program Studi Seni Karawitan Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang mendatangkan grup musik...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media