Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Malam Penganugerahan, Gubernur IP: MFF Jadi Ajang Tampilkan Kekayaan Ragam Hias Pakaian Adat Minang

Minggu, 23 September 2018 - 13:29:24 WIB - 685
Malam Penganugerahan, Gubernur IP:  MFF Jadi Ajang Tampilkan Kekayaan Ragam Hias Pakaian Adat Minang
Malam penganugerahan MFF 2018


PADANG -- Dinas Pariwisata Sumatera Barat berkerjasama dengan Dekranasda menggelar Grand Final Minangkabau Fashion Festival (MFF) tahun 2018 di Museum Adityawarman, Sabtu, (22/9/2018) malam. Acara ini dihadiri oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Nevi Zuairina Irwan Prayitno, Wakil Walikota Solok, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Oni Yulfian, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Asben Hendri, Dekranasda Kabupaten/Kota se Provinsi Sumatera Barat serta OPD terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur Sumbar H. Irwan Prayitno mengatakan "MFF 2018 menjadi ajang membuka ruang bagi kita untuk berkiprah hingga tingkat nasional, maupun internasional, semoga kedepannya semakin banyak lagi desainer baru dari Sumbar karena ini bukan hanya tempat berlomba tapi menjadi peluang untuk munculnya desainer baru," terangnya saat membuka MFF 2018.

Ia juga mengapresiasi Kepala Dinas Pariwisata atas pelaksanaan Grand Final Minangkabau Fashion Festival (MFF) 2018 yang dinilainya masih mempertahankan nilai-nilai agama dan kearifan lokal.

"Kita apresiasi kepada Kepala Dinas Pariwisata dengan diadakan acara ini dapat memotivasi, meningkatkan serta memberikan peluang munculnya desainer baru karena festival ini salah satu upaya untuk melestarikan dan mempopulerkan pakaian khas Minangkabau ke tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.

Menurutnya, pakaian adat Minangkabau, tidak hanya menampilkan keindahan atau estetika saja, namun juga ada unsur agama yang tidak boleh dilanggar oleh seorang desainer dalam rancangan kreasinya, tentu harus menutup aurat.

"Ajang ini sangat membantu untuk promosi tenun dan songket kita, memunculkan pengrajin-pengrajin tentunya meningkatkan ekonomi pendapatan. Kami sebagai pemerintah senang dan bahagia, desainer bisa berkreasi dan pengrajin mendapatkan nilai tambah, sehingga desainer dan pengrajin menjadi sejahtera," tuturnya.

Selanjutnya, Ketua Dekranasda Provinsi Sumatera Barat Nevi Zuairina Irwan Prayitno, MFF ini bertujuan memperkenalkan dan mempromosikan busana daerah dan modifikasinya pada masyarakat khususnya generasi muda, menggali potensi generasi muda dalam bidang desain dan fashion.

"Saya berharap festival ini mampu menggairahkan semangat pelaku usaha industri tenun, bordir dan songket di Sumatera Barat sehingga memacu para desainer untuk berimprovisasi dalam mengembangkan produksi fashion. Marilah bersama-sama kita jadikan Sumatera Barat sebagai pusat mode yang diperhitungkan ditingkat nasional maupun internasional," harapnya.

Event ini tidak terlepas dari sinegritas Dekranasda, Disperindag dan Dinas Pariwisata dalam membangun dan menggairahkan industri kreatif di Sumatera Barat.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Provinsi Sumatera Barat Oni Yulfian, menyampaikan kegiatan MFF 2018 ini bertujuan untuk mengangkat kekayaan dan keunikan ragam hias, songket, batik minang, dan tenun yang dimiliki Sumbar untuk terus dikenal dan menjadi warisan dari keberagaman warisan budaya dunia.

Oni menambahkan, MFF merupakan event yang digelar sebagai ajang apresiasi kepada desainer-desainer muda Sumbar agar dapat mengenalkan hasil karyanya ke pasar Nasional dan Internasional, Pemerintah selaku mendorong kreatifitas desainer untuk mengembangkan karyanya dengan memberikan ruang dalam menampilkan kreatifitas tersebut pada kegiatan-kegiatan tahunan pemerintah demi melestarikan kekayaan etnik fashion di Sumbar.

Kegiatan ini terdiri atas 4 kategori lomba yang diikuti oleh 12 orang peserta Lomba Kreasi Busana Pengantin Tradisional Minangkabau, 13 orang peserta Lomba Kreasi Baju Muslim, 9 orang peserta Lomba Modifikasi Baju Kurung Basiba, dan 9 orang peserta Lomba Desain Motif Batik Minang.

Oni melanjutkan, untuk tahun 2018 MFF akan menampilkan hasil karya-karya para designer daerah Sumbar yang lolos seleksi tahap awal untuk menentukan peserta yang nantinya akan diberangkatkan ke DKI Jakarta memasuki babak grand final pada tanggal 4 Oktober 2018 pada acara Indonesia Modest Fashion Week 2018 yang bertempat di Jakarta Convention Center.

Adapun Pemenang Ajang MFF 2018 adalah sebagai berikut:
Pemenang Lomba Kreasi Baju Muslim sebagai berikut Harapan, 2 Kota Padang Amanda no. Urut 10, Harapan 1 nomor urut 8 Kabupaten Agam, Juara 3 nomor urut 6 Kabupaten limapuluh kota, Juara 2 nomor urut 1 Syahrul asal Kota Pariaman dan Juara 1 dengan nomor urut 09 Reti Kota Bukittinggi.

Selanjutnya, Lomba Modifikasi Baju Kurung Basiba antaralain Harapan nomor urut 03 Kabupaten Agam Mulyadi, Juara 3 nomor urut 04 Kota Padang Andini, Juara 2 nomor urut 6 Kota Payakumbuh Yanda Saputra dan Juara 1 nomor urut 02 Kabupaten Solok.

Lomba Desain Motif Batik Minang berikut Harapan I nomor urut 3 Kabupaten Agam Septia, Juara 3 nomor urut 4Kabupaten Pessel Mutia, Juara 2 nomor urut 05 Kabupaten Pessel Dara dan Juara 1 nomor urut 1 Kota Padang Kamila.

Lomba Kreasi Busana Pengantin Tradisional Minangkabau berikut : Harapan I Amarulloh Iman dari Kota Pariaman, Juara 3 Raynaldo Putra dari Kota Padang, Juara 2 Eko Rahma Kabupaten Pessel Juara 1 Arni Yuliani Kabupaten Solok. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,pariwisata,seni-budaya,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Mudik Lebaran, Dishub Pariaman Lakukan Pengecekan Rem Kendaraan dan Kesehatan Sopir

Mudik Lebaran, Dishub Pariaman Lakukan Pengecekan Rem Kendaraan dan Kesehatan Sopir

PARIAMAN - Dinas Perhubungan Kota Pariaman dan Satlantas Polres Pariaman didampingi Dinas Kesehatan lakukan pengecekan...

Kapolres Padang Pariaman Serahkan Langsung Zakat Fitrah Pada Penerima

Kapolres Padang Pariaman Serahkan Langsung Zakat Fitrah Pada Penerima

PADANG PARIAMAN - Kapolres Padang Pariaman Akbp Rizki Nugroho didampingi Kasat Samapta Akp Rahmat dan Kasubag Humas...

Dana APBN Sebesar Rp 520 Miliar Akan Dikucurkan Untuk Pembangunan Bandara Rokot di Mentawai

Dana APBN Sebesar Rp 520 Miliar Akan Dikucurkan Untuk Pembangunan Bandara Rokot di Mentawai

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Mentawai akan menerima anggaran sebanyak Rp 520 Miliar dari...

Tidak Ada Persangketaan, Calon Terpilih Anggota DPRD Mentawai Akan Segera Ditetapkan

Tidak Ada Persangketaan, Calon Terpilih Anggota DPRD Mentawai Akan Segera Ditetapkan

MENTAWAI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai gelar Sosialisasi Hasil Perbaikan dan Paraf Data...

Wakil Walikota Pariaman kunjungi Pemondokan Kafilah MTQ di Solok

Wakil Walikota Pariaman kunjungi Pemondokan Kafilah MTQ di Solok

PARIAMAN - Wakil Wali Kota Pariaman, Mardison Mahyuddin beserta istri, meninjau pemondokan tempat Kafilah Kota Pariaman...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media