Wednesday, 13 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Panjang

APBD Perubahan Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 Disetujui

Senin, 01 Oktober 2018 - 17:03:33 WIB - 926
APBD Perubahan Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 Disetujui
Rapat Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Panjang.


PADANG PANJANG - Dibahas secara marathon beberapa hari berturut-turut, Akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang kembali laksanakan Rapat Paripurna untuk Pengambilan keputusan mengenai persetujuan terhadap Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Panjang tahun anggaran 2018, yang dilaksanakan di Auditorium Minang Fantasi, Minggu (30/9).

Dari 5 fraksi yang ada di DPRD Kota Padang Panjang, masing-masing menyampaikan Pandangan akhir Fraksi, dan menyampaikan beberapa catatan khusus pada Perubahan APBD 2018, yang merupakan rekomendasi hasil rapat gabungan Komisi-komisi DPRD.

Salah satu juru bicara Fraksi Gerinda PKS, Mesra, menyarankan kepada pemerintah daerah untuk mengupayakan peningkatan Pendapatan Hasil Pajak Daerah, karena Fraksi Gerindra - PKS menilai bahwa peningkatan Pendapatan Hasil Pajak Daerah tersebut belum sesuai dengan Perda Pajak dan Retribusi Daerah Kota Padang Panjang.

"Selain itu, kedepan perlu upaya kreatif para OPD dalam menggali berbagai potensi daerah yang bisa dikembangkan atau ditingkatkan hingga bisa menambah sumber pendapatan asli Daerah selain pajak dan retribusi," sebut Mesra.

Mesra menambahkan, terkait penurunan Pendapatan Asli Daerah pihaknya dapat memahami dan memaklumi, bahwa yang menjadi alasan dasar terjadinya penurunan bersumber dari Pasar Pusat Kota Padang Panjang, yang dikarenakan belum terealisasinya pemindahan pedagang dari penampungan ke Pasar Pusat.

"Seharusnya ini tidak terjadi jika Pemerintah Daerah dapat menjalankan komitmen sesuai dengan target yang telah direncanakan. Kedepan, agar ini menjadi catatan penting dalam hal sebuah perencanaan dan kajian yang matang," jelasnya.

Mesra juga menyampaikan, bahwa pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera melakukan pemindahan pedagang dari penampungan ke dalam Pasar Pusat Kota Padang Panjang pada tahun 2018 ini.

"Menyangkut pembayaran dan retribusi kita menyarankan untuk membebaskan sewa toko 6 bulan pertama setelah pemindahan pedagang ke lokasi yang baru. Kita Fraksi Gerindra PKS sangat setuju dalam hal penempatan pedagang memprioritaskan pemilik verguning lama tanpa memandang asal muasal dan status kependudukannya mengingat historis dan sejarah Pasar Padang Panjang ini adalah Pasar Berserikat," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Padang Panjang dr. H. Mawardi, MKM menyampaikan terima kasih dan Penghargaan kepada DPRD, TAPD, dan seluruh PImpinan OPD yang telah melakukan pembahasan bersama dan menyampaikan masukan yang dinilai sangat konstruktif. serta telah memformulasikannya dengan melahirkan kebijakan strategis hingga disepakatinya Ranperda ini.

"Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas telah disetujuinya rancangan Perubahan APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018. Mudah-mudahan apa yang telah kita sepakati ini dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat," ulas Mawardi.

Pada kesempatan yang sama Mawardi juga menyampaikan, bahwa rapat Paripurna ini merupakan yang terakhir diikutinya sebagai Wakil Walikota Padang Panjang Periode 2013 - 2018, dengan itu ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selaku pribadi dan sebagai Kepala Daerah.

"Dan kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua, Wakil Ketua, Anggota DPRD, rekan-rekan Forkopimda dan seluruhnya atas segala dukungan, koreksi, kritik dan saran selama kurun waktu 5 tahun ini, yang mana hal tersebut menjadi masukan yang sangat berharga dalam menunjang pelaksanaan tugas kami selaku Kepala Daerah," pungkasnya. (Edi Fatra)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,legislator,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

 Getah Karet di Dharmasraya Tidak Lagi Menetes, Ini Penyebabnya

Getah Karet di Dharmasraya Tidak Lagi Menetes, Ini Penyebabnya

DHARMASRAYA -- Para pekerja penyadap karet di daerah Koto Besar, Nagari Koto Besar, Kecamatan Koto Besar Kabupaten...

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Mewaspadai Aksi Kekerasan Jelang HUT OPM

Oleh : Sabby Kosay Organisasi Papua Merdeka (OPM) bukanla nama baru di bumi Cenderawasih. Jelang 1 Desember yang...

Dasima, Nenek Renta Warga Pariaman Hidup Sebatang Kara di RTLH

Dasima, Nenek Renta Warga Pariaman Hidup Sebatang Kara di RTLH

PARIAMAN - Renta dan sebatang kara Dasima (86) nenek yang tinggal di Desa Sungai Rambai Dusun Sungai Rambai Utara...

TdS 2019, Langkah Awal Hubungkan Akses di Kawasan Sumatra

TdS 2019, Langkah Awal Hubungkan Akses di Kawasan Sumatra

PADANG PARIAMAN --Tour de Singkarak (TdS) 2019 menjadi langkah awal menghubungkan Pulau Sumatra melalui kayuhan sepeda....

KPU Gelar Evaluasi Pencalonan Anggota DPRD Mentawai Pada Pemilu 2019

KPU Gelar Evaluasi Pencalonan Anggota DPRD Mentawai Pada Pemilu 2019

MENTAWAI -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai lakukan evaluasi pencalonan anggota DPRD Mentawai...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media