Tuesday, 02 Jun 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Panjang

APBD Perubahan Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 Disetujui

Senin, 01 Oktober 2018 - 17:03:33 WIB - 1083
APBD Perubahan Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018 Disetujui
Rapat Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Panjang.


PADANG PANJANG - Dibahas secara marathon beberapa hari berturut-turut, Akhirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Panjang kembali laksanakan Rapat Paripurna untuk Pengambilan keputusan mengenai persetujuan terhadap Ranperda tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Panjang tahun anggaran 2018, yang dilaksanakan di Auditorium Minang Fantasi, Minggu (30/9).

Dari 5 fraksi yang ada di DPRD Kota Padang Panjang, masing-masing menyampaikan Pandangan akhir Fraksi, dan menyampaikan beberapa catatan khusus pada Perubahan APBD 2018, yang merupakan rekomendasi hasil rapat gabungan Komisi-komisi DPRD.

Salah satu juru bicara Fraksi Gerinda PKS, Mesra, menyarankan kepada pemerintah daerah untuk mengupayakan peningkatan Pendapatan Hasil Pajak Daerah, karena Fraksi Gerindra - PKS menilai bahwa peningkatan Pendapatan Hasil Pajak Daerah tersebut belum sesuai dengan Perda Pajak dan Retribusi Daerah Kota Padang Panjang.

"Selain itu, kedepan perlu upaya kreatif para OPD dalam menggali berbagai potensi daerah yang bisa dikembangkan atau ditingkatkan hingga bisa menambah sumber pendapatan asli Daerah selain pajak dan retribusi," sebut Mesra.

Mesra menambahkan, terkait penurunan Pendapatan Asli Daerah pihaknya dapat memahami dan memaklumi, bahwa yang menjadi alasan dasar terjadinya penurunan bersumber dari Pasar Pusat Kota Padang Panjang, yang dikarenakan belum terealisasinya pemindahan pedagang dari penampungan ke Pasar Pusat.

"Seharusnya ini tidak terjadi jika Pemerintah Daerah dapat menjalankan komitmen sesuai dengan target yang telah direncanakan. Kedepan, agar ini menjadi catatan penting dalam hal sebuah perencanaan dan kajian yang matang," jelasnya.

Mesra juga menyampaikan, bahwa pihaknya meminta kepada Pemerintah Daerah agar segera melakukan pemindahan pedagang dari penampungan ke dalam Pasar Pusat Kota Padang Panjang pada tahun 2018 ini.

"Menyangkut pembayaran dan retribusi kita menyarankan untuk membebaskan sewa toko 6 bulan pertama setelah pemindahan pedagang ke lokasi yang baru. Kita Fraksi Gerindra PKS sangat setuju dalam hal penempatan pedagang memprioritaskan pemilik verguning lama tanpa memandang asal muasal dan status kependudukannya mengingat historis dan sejarah Pasar Padang Panjang ini adalah Pasar Berserikat," jelasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Padang Panjang dr. H. Mawardi, MKM menyampaikan terima kasih dan Penghargaan kepada DPRD, TAPD, dan seluruh PImpinan OPD yang telah melakukan pembahasan bersama dan menyampaikan masukan yang dinilai sangat konstruktif. serta telah memformulasikannya dengan melahirkan kebijakan strategis hingga disepakatinya Ranperda ini.

"Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan yang setulus-tulusnya atas telah disetujuinya rancangan Perubahan APBD Kota Padang Panjang Tahun Anggaran 2018. Mudah-mudahan apa yang telah kita sepakati ini dapat kita laksanakan dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat," ulas Mawardi.

Pada kesempatan yang sama Mawardi juga menyampaikan, bahwa rapat Paripurna ini merupakan yang terakhir diikutinya sebagai Wakil Walikota Padang Panjang Periode 2013 - 2018, dengan itu ia menyampaikan permohonan maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan selaku pribadi dan sebagai Kepala Daerah.

"Dan kami mengucapkan terimakasih kepada Ketua, Wakil Ketua, Anggota DPRD, rekan-rekan Forkopimda dan seluruhnya atas segala dukungan, koreksi, kritik dan saran selama kurun waktu 5 tahun ini, yang mana hal tersebut menjadi masukan yang sangat berharga dalam menunjang pelaksanaan tugas kami selaku Kepala Daerah," pungkasnya. (Edi Fatra)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,legislator,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Bupati Yudas Sabaggalet Terima APD dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar

Bupati Yudas Sabaggalet Terima APD dari Anggota DPRD Provinsi Sumbar

MENTAWAI - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet di dampingi Juru Bicara Penanganan dan Pencegahan...

Dokter Ini Klaim Virus Corona Mulai Tak Mematikan, Benarkah?

Dokter Ini Klaim Virus Corona Mulai Tak Mematikan, Benarkah?

INTERNASIONAL - Virus corona jenis baru atau COVID-19 diklaim telah kehilangan "kekuatannya" dan menjadi...

Viral Demonstran di Amerika Bertato Peta Indonesia, Ternyata Begini Faktanya

Viral Demonstran di Amerika Bertato Peta Indonesia, Ternyata Begini Faktanya

INTERNASIONAL - Di tengah aksi unjuk rasa yang meluas di Amerika Serikat (AS) buntut dari pembunuhan George Floyd,...

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapeijat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

Kabar Gembira, Sebanyak 765 KK Desa Tuapeijat Akan Menerima BLT Dari Kemensos dan Provinsi

MENTAWAI - Sebanyak 765 Kepala keluarga (KK) di Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai akan...

Inilah Alasan Kenapa Buya Gusrizal Gazahar Pilih Islamic Life Style Ketimbang New Normal

Inilah Alasan Kenapa Buya Gusrizal Gazahar Pilih Islamic Life Style Ketimbang New Normal

PADANG -- Majelis Ulama Indonesia Sumatra Barat memunculkan istilah "Islamic Life Style" sebagai pengganti...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1
kaos minang unik dan lucu