Wednesday, 12 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Prabowo-Sandi Belum Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

Selasa, 02 Oktober 2018 - 06:14:14 WIB - 7939
Ini Alasan Prabowo-Sandi Belum Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: BreakingNews.co.id)


POLITIK - Calon presiden dan wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum berencana berkunjung ke wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, yang diguncang gempa serta tsunami pada Jumat (28/9). Prabowo tak ingin mempolitisasi musibah yang tengah dialami masyarakat setempat.

"Kalau kita datang berkunjung yang ini bisa merepotkan. Saya tidak mau politisasi, orang (sedang menghadapi) bencana, sedang susah," kata Prabowo di rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin (1/10).

Prabowo mengatakan ketimbang kehadiran dirinya maupun Sandi, pihaknya lebih baik mengirim bantuan makanan hingga selimut yang bermanfaat bagi masyarakat korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu, pihaknya bakal berkunjung pada waktu yang tepat. Menurut Prabowo, ketidakhadiran dirinya maupun Sandi bukan berarti tidak setia kawan dengan masyarakat di sana.

"Tidak berarti kita tidak setia kawan, tapi mereka, aparat perlu ketenangan. Saya paham benar situasi seperti itu," ujarnya dikutip dari laman CNN Indonesia.

"Mereka nanti direcoki oleh kunjungan, tokoh-tokoh, pejabat. Lebih baik konsentrasi. Kami beri dukungan lewat satu pintu, yaitu pemerintah Indonesia," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan.

Prabowo menyebut bersama Sandi telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan kampanye di wilayah Sulawesi Tengah. Menurutnya, kegiatan di tempat lain juga ada yang ditunda. Prabowo menyatakan pihaknya siap membantu pemerintah bila dibutuhkan.

"Selanjutnya kami memutuskan untuk sementara menghentikan kegiatan kampanye kami di Sulawesi Tengah, juga untuk menunda kegiatan di tempat lain," ujarnya.

Pilih Galang Dana

Prabowo menyatakan bakal mengumpulkan petinggi partai serta sayap partai untuk menghimpun dana untuk korban gempa dan tsunami.

"Kami memutuskan segera mengumpulkan petinggi partai kemudian sayap partai. Kami ingin menghimpun dana bantuan untuk diserahkan ke situ," ucap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga berencana menginventarisir relawan dari sayap-sayap Partai Gerindra. Mereka akan disiapkan untuk dikirim ke lokasi bencana.

"Bila diminta pemerintah, kita siapkan untuk membantu aparat di daerah bencana," ujar Prabowo.

"Kami siap dalam kapasitas terbatas kami," lanjutnya.

Dia mengklaim memiliki pemuda-pemuda yang dapat membantu pemerintah menangani korban bencana di Palu dan Donggala. Selain itu, Prabowo juga mengatakan memiliki tim medis yang terdiri dari dokter serta perawat.

"Saya dan Pak Sandiaga siap dipanggil oleh pemerintah, untuk melihat seandainya pemerintah ingin menggunakan beberapa resources yang ada pada kami," kata Prabowo.

Nantinya, para relawan dan tim medis dari gerindra akan mengikuti arahan dari aparat yang berwenang di lokasi bencana. Prabowo menyerahkan kepada aparat untuk mengatur relawan yang dikirimnya.

"Kami paham ini harus di bawah satu komando, satu koordinasi," kata Prabowo.

Tak lupa, Prabowo juga mengucapkan bela sungkawa terhadap korban bencana gempa serta tsunami di Sulawesi Tengah. Selain berdoa agar para korban luka dapat segera sembuh ia berharap kondisi di Sulteng lekas pulih. Warga juga diharapkan mendapat perlindungan yang layak setelah kehilangan tempat tinggal.

"Selanjutnya kami memutuskan sementara untuk menghentikan kegiatan kampanye di Sulawesi juga menunda kegiatan di tempat lain," ucap Prabowo.

Di tempat yang sama, calon wakil presiden Sandiaga Salahuddi Uno menambahkan apa yang disampaikan Prabowo. Dia mengatakan saat ini adalah momen di mana masyarakat Indonesia mesti bergotong royong. Tentu dalam rangka membantu meringankan derita korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala.

"Keadaan di sana memerlukan bantuan dari semua elemen. ini sangat tepat bergotong royong. kami lagi mencoba menghitung crowdfunding," imbuh Sandi.

Selain itu, Sandi menilai saat ini juga merupakan momen yang tepat bagi dirinya dan Prabowo untuk membuktikan komitmen bergotong royong.

"Ini merupakan satu kesempatan untuk meninggalkan politic as usual sementara, tapi menggunakan kesempatan untuk meningkatkan jati diri yaitu gotong royong," katanya. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Lomba Memasak Randang Terbanyak di Ajang FNM Pecahkan Rekor Muri

Lomba Memasak Randang Terbanyak di Ajang FNM Pecahkan Rekor Muri

JAKARTA - Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) menyerahkan piagam penghargaan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat...

Lagi Asyik Tidur, Warga Mentawai Terbangun karena Ranjang Digoyang Gempa

Lagi Asyik Tidur, Warga Mentawai Terbangun karena Ranjang Digoyang Gempa

MENTAWAI -- Gempa berkekuatan 5, 2 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Rabu, ...

Pelatihan Jurnalistik bagi Humas se-Sumbar, Gubernur Ingatkan OPD Jangan Takut dengan Wartawan

Pelatihan Jurnalistik bagi Humas se-Sumbar, Gubernur Ingatkan OPD Jangan Takut dengan Wartawan

PADANG -- Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mengadakan Pelatihan Jurnalistik Bagi Aparat Humas Organisasi Perangkat...

Nagari persiapan Tapus Damai Ujung Gading Pasbar, Gandeng PMI Dalam Hal Ini

Nagari persiapan Tapus Damai Ujung Gading Pasbar, Gandeng PMI Dalam Hal Ini

PASAMAN BARAT - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat gelar aksi sosial donor darah dan pemeriksaan...

Emak-emak Komplek Jadi Sasaran KPU Pasaman

Emak-emak Komplek Jadi Sasaran KPU Pasaman

PASAMAN - Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Pasaman gelar Sosialisasi Pendidikan dan Penyadaran Pemilih dalam rangka...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media