Monday, 18 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Prabowo-Sandi Belum Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

Selasa, 02 Oktober 2018 - 06:14:14 WIB - 8108
Ini Alasan Prabowo-Sandi Belum Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: BreakingNews.co.id)


POLITIK - Calon presiden dan wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum berencana berkunjung ke wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, yang diguncang gempa serta tsunami pada Jumat (28/9). Prabowo tak ingin mempolitisasi musibah yang tengah dialami masyarakat setempat.

"Kalau kita datang berkunjung yang ini bisa merepotkan. Saya tidak mau politisasi, orang (sedang menghadapi) bencana, sedang susah," kata Prabowo di rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin (1/10).

Prabowo mengatakan ketimbang kehadiran dirinya maupun Sandi, pihaknya lebih baik mengirim bantuan makanan hingga selimut yang bermanfaat bagi masyarakat korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu, pihaknya bakal berkunjung pada waktu yang tepat. Menurut Prabowo, ketidakhadiran dirinya maupun Sandi bukan berarti tidak setia kawan dengan masyarakat di sana.

"Tidak berarti kita tidak setia kawan, tapi mereka, aparat perlu ketenangan. Saya paham benar situasi seperti itu," ujarnya dikutip dari laman CNN Indonesia.

"Mereka nanti direcoki oleh kunjungan, tokoh-tokoh, pejabat. Lebih baik konsentrasi. Kami beri dukungan lewat satu pintu, yaitu pemerintah Indonesia," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan.

Prabowo menyebut bersama Sandi telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan kampanye di wilayah Sulawesi Tengah. Menurutnya, kegiatan di tempat lain juga ada yang ditunda. Prabowo menyatakan pihaknya siap membantu pemerintah bila dibutuhkan.

"Selanjutnya kami memutuskan untuk sementara menghentikan kegiatan kampanye kami di Sulawesi Tengah, juga untuk menunda kegiatan di tempat lain," ujarnya.

Pilih Galang Dana

Prabowo menyatakan bakal mengumpulkan petinggi partai serta sayap partai untuk menghimpun dana untuk korban gempa dan tsunami.

"Kami memutuskan segera mengumpulkan petinggi partai kemudian sayap partai. Kami ingin menghimpun dana bantuan untuk diserahkan ke situ," ucap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga berencana menginventarisir relawan dari sayap-sayap Partai Gerindra. Mereka akan disiapkan untuk dikirim ke lokasi bencana.

"Bila diminta pemerintah, kita siapkan untuk membantu aparat di daerah bencana," ujar Prabowo.

"Kami siap dalam kapasitas terbatas kami," lanjutnya.

Dia mengklaim memiliki pemuda-pemuda yang dapat membantu pemerintah menangani korban bencana di Palu dan Donggala. Selain itu, Prabowo juga mengatakan memiliki tim medis yang terdiri dari dokter serta perawat.

"Saya dan Pak Sandiaga siap dipanggil oleh pemerintah, untuk melihat seandainya pemerintah ingin menggunakan beberapa resources yang ada pada kami," kata Prabowo.

Nantinya, para relawan dan tim medis dari gerindra akan mengikuti arahan dari aparat yang berwenang di lokasi bencana. Prabowo menyerahkan kepada aparat untuk mengatur relawan yang dikirimnya.

"Kami paham ini harus di bawah satu komando, satu koordinasi," kata Prabowo.

Tak lupa, Prabowo juga mengucapkan bela sungkawa terhadap korban bencana gempa serta tsunami di Sulawesi Tengah. Selain berdoa agar para korban luka dapat segera sembuh ia berharap kondisi di Sulteng lekas pulih. Warga juga diharapkan mendapat perlindungan yang layak setelah kehilangan tempat tinggal.

"Selanjutnya kami memutuskan sementara untuk menghentikan kegiatan kampanye di Sulawesi juga menunda kegiatan di tempat lain," ucap Prabowo.

Di tempat yang sama, calon wakil presiden Sandiaga Salahuddi Uno menambahkan apa yang disampaikan Prabowo. Dia mengatakan saat ini adalah momen di mana masyarakat Indonesia mesti bergotong royong. Tentu dalam rangka membantu meringankan derita korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala.

"Keadaan di sana memerlukan bantuan dari semua elemen. ini sangat tepat bergotong royong. kami lagi mencoba menghitung crowdfunding," imbuh Sandi.

Selain itu, Sandi menilai saat ini juga merupakan momen yang tepat bagi dirinya dan Prabowo untuk membuktikan komitmen bergotong royong.

"Ini merupakan satu kesempatan untuk meninggalkan politic as usual sementara, tapi menggunakan kesempatan untuk meningkatkan jati diri yaitu gotong royong," katanya. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

PWNA Sumbar Gelar Muskerwil dan Dialog Ideopolitor, Ini Kata Desi Asmaret

PWNA Sumbar Gelar Muskerwil dan Dialog Ideopolitor, Ini Kata Desi Asmaret

PADANG -- Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (PWNA) Sumatera Barat menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil)...

Transmigran Parit Pasbar Merasa Tidak Diperhatikan, Tokoh Masyarakat: Kami Dibiarka Begitu Saja

Transmigran Parit Pasbar Merasa Tidak Diperhatikan, Tokoh Masyarakat: Kami Dibiarka Begitu Saja

PASAMAN BARAT -- Masyarakat Transmigran Jawa di Jorong Pemungkiman Baru (PB) II, Nagari Parit, Kecamatan Koto Balingka,...

Polres Bukittinggi Sosialisasikan Millennial Road Safety Festival ke Pesantren Thawalib Parabek

Polres Bukittinggi Sosialisasikan Millennial Road Safety Festival ke Pesantren Thawalib Parabek

BUKITTINGGI - Satuan lalulintas (Satlantas) Polres Bukittinggi mengadakan sosialisasi Millennial Road Safety Festival...

BNPB dan BMKG Sumbar Akan Bawa Pakar ke Kepulauan Mentawai

BNPB dan BMKG Sumbar Akan Bawa Pakar ke Kepulauan Mentawai

MENTAWAI - Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabelekake, pimpin rapat persiapan kunjungan Kepala Badan Nasional...

Temukan 119 Kotak Suara Rusak, KPU Kabupaten Agam Akan Surati KPU Provinsi

Temukan 119 Kotak Suara Rusak, KPU Kabupaten Agam Akan Surati KPU Provinsi

AGAM - Sebanyak 119 kotak suara diterima oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media