Sunday, 21 Oct 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ini Alasan Prabowo-Sandi Belum Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala

Selasa, 02 Oktober 2018 - 06:14:14 WIB - 7788
Ini Alasan Prabowo-Sandi Belum Kunjungi Korban Gempa dan Tsunami Palu-Donggala
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno (Foto: BreakingNews.co.id)


POLITIK - Calon presiden dan wakil presiden nomor 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno belum berencana berkunjung ke wilayah Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, yang diguncang gempa serta tsunami pada Jumat (28/9). Prabowo tak ingin mempolitisasi musibah yang tengah dialami masyarakat setempat.

"Kalau kita datang berkunjung yang ini bisa merepotkan. Saya tidak mau politisasi, orang (sedang menghadapi) bencana, sedang susah," kata Prabowo di rumahnya, Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin (1/10).

Prabowo mengatakan ketimbang kehadiran dirinya maupun Sandi, pihaknya lebih baik mengirim bantuan makanan hingga selimut yang bermanfaat bagi masyarakat korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala.

Mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Danjen Kopassus) itu, pihaknya bakal berkunjung pada waktu yang tepat. Menurut Prabowo, ketidakhadiran dirinya maupun Sandi bukan berarti tidak setia kawan dengan masyarakat di sana.

"Tidak berarti kita tidak setia kawan, tapi mereka, aparat perlu ketenangan. Saya paham benar situasi seperti itu," ujarnya dikutip dari laman CNN Indonesia.

"Mereka nanti direcoki oleh kunjungan, tokoh-tokoh, pejabat. Lebih baik konsentrasi. Kami beri dukungan lewat satu pintu, yaitu pemerintah Indonesia," kata Ketua Umum Partai Gerindra itu menambahkan.

Prabowo menyebut bersama Sandi telah memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan kampanye di wilayah Sulawesi Tengah. Menurutnya, kegiatan di tempat lain juga ada yang ditunda. Prabowo menyatakan pihaknya siap membantu pemerintah bila dibutuhkan.

"Selanjutnya kami memutuskan untuk sementara menghentikan kegiatan kampanye kami di Sulawesi Tengah, juga untuk menunda kegiatan di tempat lain," ujarnya.

Pilih Galang Dana

Prabowo menyatakan bakal mengumpulkan petinggi partai serta sayap partai untuk menghimpun dana untuk korban gempa dan tsunami.

"Kami memutuskan segera mengumpulkan petinggi partai kemudian sayap partai. Kami ingin menghimpun dana bantuan untuk diserahkan ke situ," ucap Prabowo.

Selain itu, Prabowo juga berencana menginventarisir relawan dari sayap-sayap Partai Gerindra. Mereka akan disiapkan untuk dikirim ke lokasi bencana.

"Bila diminta pemerintah, kita siapkan untuk membantu aparat di daerah bencana," ujar Prabowo.

"Kami siap dalam kapasitas terbatas kami," lanjutnya.

Dia mengklaim memiliki pemuda-pemuda yang dapat membantu pemerintah menangani korban bencana di Palu dan Donggala. Selain itu, Prabowo juga mengatakan memiliki tim medis yang terdiri dari dokter serta perawat.

"Saya dan Pak Sandiaga siap dipanggil oleh pemerintah, untuk melihat seandainya pemerintah ingin menggunakan beberapa resources yang ada pada kami," kata Prabowo.

Nantinya, para relawan dan tim medis dari gerindra akan mengikuti arahan dari aparat yang berwenang di lokasi bencana. Prabowo menyerahkan kepada aparat untuk mengatur relawan yang dikirimnya.

"Kami paham ini harus di bawah satu komando, satu koordinasi," kata Prabowo.

Tak lupa, Prabowo juga mengucapkan bela sungkawa terhadap korban bencana gempa serta tsunami di Sulawesi Tengah. Selain berdoa agar para korban luka dapat segera sembuh ia berharap kondisi di Sulteng lekas pulih. Warga juga diharapkan mendapat perlindungan yang layak setelah kehilangan tempat tinggal.

"Selanjutnya kami memutuskan sementara untuk menghentikan kegiatan kampanye di Sulawesi juga menunda kegiatan di tempat lain," ucap Prabowo.

Di tempat yang sama, calon wakil presiden Sandiaga Salahuddi Uno menambahkan apa yang disampaikan Prabowo. Dia mengatakan saat ini adalah momen di mana masyarakat Indonesia mesti bergotong royong. Tentu dalam rangka membantu meringankan derita korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah, khususnya Palu dan Donggala.

"Keadaan di sana memerlukan bantuan dari semua elemen. ini sangat tepat bergotong royong. kami lagi mencoba menghitung crowdfunding," imbuh Sandi.

Selain itu, Sandi menilai saat ini juga merupakan momen yang tepat bagi dirinya dan Prabowo untuk membuktikan komitmen bergotong royong.

"Ini merupakan satu kesempatan untuk meninggalkan politic as usual sementara, tapi menggunakan kesempatan untuk meningkatkan jati diri yaitu gotong royong," katanya. (cn)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/CNN Indonesia
Tag: indonesia,metro,nasional,politik,tokoh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Genius Minta Kepala SOPD Pariaman dapat Selaraskan Progul dengan Rencana Kerja 2019

Genius Minta Kepala SOPD Pariaman dapat Selaraskan Progul dengan Rencana Kerja 2019

PARIAMAN -- Wakil Walikota Pariaman sekaligus Walikota terpilih periode 2018-2023, Genius Umar memaparkan visi misinya...

Timnas Indonesia Gagal Jinakkan Hongkong

Timnas Indonesia Gagal Jinakkan Hongkong

BOLA - Timnas Indonesia gagal memetik kemenangan dalam laga uji coba terakhir jelang Piala AFF 2018. Menjamu Hongkong...

Minangkabau Travel Mart 4 Kenalkan Wisata dan Produk Andalan Kota Padang Panjang

Minangkabau Travel Mart 4 Kenalkan Wisata dan Produk Andalan Kota Padang Panjang

PADANG PANJANG - Sebanyak 200 orang Buyer dan Seller se-Asia Tenggara melakukan meeting business pada event Minangkabau...

Soal Alfateka Jokowi, Begini Komentar TGB

Soal Alfateka Jokowi, Begini Komentar TGB

POLITIK - Belum lama ini video Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka MTQ 2018 di Sumatera Utara menjadi viral. Itu...

Wali Kota: Rumah Dinas Terbuka 24 Jam untuk Masyarakat Padang Panjang

Wali Kota: Rumah Dinas Terbuka 24 Jam untuk Masyarakat Padang Panjang

PADANG PANJANG - Wali Kota Padang Panjang Fadly Amran menggelar syukuran dan pengajian di rumah dinas Wali Kota di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media