Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Malaysia Hapus Hukuman Mati, Begini Respon Internasional

Jumat, 12 Oktober 2018 - 09:52:25 WIB - 1051
Malaysia Hapus Hukuman Mati, Begini Respon Internasional
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Kedai Pena)


INTERNASIONAL - Kabinet Malaysia telah sepakat untuk menghapus hukuman mati di negaranya dan menghentikan eksekusi hukuman yang tertunda. Kebijakan ini mendapat pujian dari kelompok hak asasi manusia internasional dan diplomat asing.

Dikutip dari laman Aljazeera, Jumat (12/10/2018), disebutkan Rancangan Undang-undang yang akan menghapus hukuman mati tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Pemerintah ketika Parlemen Malaysia bersidang pada Senin pekan depan.

"Semua hukuman mati akan dihapus. Berhenti penuh," Jelas Menteri Hukum Malaysia Liew Vui Keong. Dengan demikian, pemerintah Malaysia meminta penghentian semua eksekusi sampai keputusan itu berlaku.

"Kami akan menginformasikan kepada Dewan Pengampunan untuk melihat berbagai aplikasi untuk narapidana dalam daftar tunggu (hukuman mati) untuk diringankan atau dibebaskan," tambahnya.

Dikutip dari laman Viva.co.id, Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Gobind Singh Deo pun menegaskan bahwa kabinet yang bertemu pada Rabu lalu, telah memutuskan untuk mengakhiri hukuman mati.

"Saya berharap undang-undang itu akan segera diubah," katanya.

Diketahui lebih dari 1.200 orang terpidana mati di Malaysia, di mana hukumannya adalah hukuman gantung atas berbagai kejahatan termasuk pembunuhan, penculikan, perdagangan narkoba dan pengkhianatan.

Sementara itu, Duta besar Swedia untuk Malaysia Dag Juhlin-Dannfelt, menyambut baik pengumuman yang dilakukan oleh Pemerintah Malaysia yang berniat untuk menghapus hukuman mati di negaranya.

"Langkah yang mengesankan dan berani," tegas Dag Juhlin.

Amnesty International kemudian menyatakan hukuman mati adalah hukuman biadab dan sangat kejam. Sehingga, dengan keputusan ini Pemerintah Malaysia memiliki moral untuk perjuangkan kehidupan warga Malaysia yang juga hadapi hukuman mati di luar negeri.

Sampai saat ini, banyak negara Asia seperti Cina dan negara tetangga Singapura, Indonesia, Thailand dan Vietnam, masih memberlakukan hukuman mati, sementara 142 negara di seluruh dunia telah menolaknya. (vv)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/viva.co.id
Tag: hukum,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dua Orang Pelaku Peyalahgunaan Narkoba Berhasil Ditangkap Polres Pasaman

Dua Orang Pelaku Peyalahgunaan Narkoba Berhasil Ditangkap Polres Pasaman

PASAMAN -- Personil Satuan Narkoba Polres Pasaman berhasil mengamankan dua orang pelaku narkoba di dua daerah...

Judul Skripsi #2019GantiPresiden Mengantarkan Regita Menjadi Wisudawati Terbaik di UNPAD

Judul Skripsi #2019GantiPresiden Mengantarkan Regita Menjadi Wisudawati Terbaik di UNPAD

NASIONAL - Wisudawati Universitas Padjajaran (UNPAD) meraih gelar cumlaude dengan tema skripsi #2019GantiPresiden...

Terkait Buruknya Kualitas Pelayanan, DPRD Pessel Akan Panggi Direktur RSUD M. Zein Painan

Terkait Buruknya Kualitas Pelayanan, DPRD Pessel Akan Panggi Direktur RSUD M. Zein Painan

PESISIR SELATAN - Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan, Marwan Anas bakal...

Terkait Pengrusakan Magrove di Mandeh, Siapapun yang Melanggar Hukum Akan Ditindak Tegas

Terkait Pengrusakan Magrove di Mandeh, Siapapun yang Melanggar Hukum Akan Ditindak Tegas

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan Hendrajoni, mengatakan secara tegas, terkait kasus perusakan...

40 Sekolah se-Pasbar Siap Berkompetisi Untuk Masuk ke IAIN Batusangkar

40 Sekolah se-Pasbar Siap Berkompetisi Untuk Masuk ke IAIN Batusangkar

BATUSANGKAR - Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar mensosialisasikan Jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media