Tuesday, 16 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Internasional

Malaysia Hapus Hukuman Mati, Begini Respon Internasional

Jumat, 12 Oktober 2018 - 09:52:25 WIB - 1199
Malaysia Hapus Hukuman Mati, Begini Respon Internasional
Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad (Foto: Kedai Pena)


INTERNASIONAL - Kabinet Malaysia telah sepakat untuk menghapus hukuman mati di negaranya dan menghentikan eksekusi hukuman yang tertunda. Kebijakan ini mendapat pujian dari kelompok hak asasi manusia internasional dan diplomat asing.

Dikutip dari laman Aljazeera, Jumat (12/10/2018), disebutkan Rancangan Undang-undang yang akan menghapus hukuman mati tersebut akan dibahas lebih lanjut oleh Pemerintah ketika Parlemen Malaysia bersidang pada Senin pekan depan.

"Semua hukuman mati akan dihapus. Berhenti penuh," Jelas Menteri Hukum Malaysia Liew Vui Keong. Dengan demikian, pemerintah Malaysia meminta penghentian semua eksekusi sampai keputusan itu berlaku.

"Kami akan menginformasikan kepada Dewan Pengampunan untuk melihat berbagai aplikasi untuk narapidana dalam daftar tunggu (hukuman mati) untuk diringankan atau dibebaskan," tambahnya.

Dikutip dari laman Viva.co.id, Menteri Komunikasi dan Multimedia Malaysia Gobind Singh Deo pun menegaskan bahwa kabinet yang bertemu pada Rabu lalu, telah memutuskan untuk mengakhiri hukuman mati.

"Saya berharap undang-undang itu akan segera diubah," katanya.

Diketahui lebih dari 1.200 orang terpidana mati di Malaysia, di mana hukumannya adalah hukuman gantung atas berbagai kejahatan termasuk pembunuhan, penculikan, perdagangan narkoba dan pengkhianatan.

Sementara itu, Duta besar Swedia untuk Malaysia Dag Juhlin-Dannfelt, menyambut baik pengumuman yang dilakukan oleh Pemerintah Malaysia yang berniat untuk menghapus hukuman mati di negaranya.

"Langkah yang mengesankan dan berani," tegas Dag Juhlin.

Amnesty International kemudian menyatakan hukuman mati adalah hukuman biadab dan sangat kejam. Sehingga, dengan keputusan ini Pemerintah Malaysia memiliki moral untuk perjuangkan kehidupan warga Malaysia yang juga hadapi hukuman mati di luar negeri.

Sampai saat ini, banyak negara Asia seperti Cina dan negara tetangga Singapura, Indonesia, Thailand dan Vietnam, masih memberlakukan hukuman mati, sementara 142 negara di seluruh dunia telah menolaknya. (vv)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/viva.co.id
Tag: hukum,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Karena Hal Ini, KPU Mentawai Tunda Pleno Penetapan Calon Anggota DPRD Terpilih

Karena Hal Ini, KPU Mentawai Tunda Pleno Penetapan Calon Anggota DPRD Terpilih

MENTAWAI - Rapat Pleno Terbuka Penetapan Hasil Calon Legislatif Anggota DPRD terpilih dan Perolehan Kursi Kabupaten...

Layanan Paspor Jemput Bola di Pasaman Sangat Diminati Warga

Layanan Paspor Jemput Bola di Pasaman Sangat Diminati Warga

PASAMAN -- Pelayanan pembuatan paspor sistem jemput bola (Jempol) yang dilaksanakan oleh kantor Imigrasi kelas II Agam...

Hadiri Rakorda Baznas se Sumbar, Ketua Baznas Pasaman Serahkan Ini Pada Bupati Pessel

Hadiri Rakorda Baznas se Sumbar, Ketua Baznas Pasaman Serahkan Ini Pada Bupati Pessel

PASAMAN - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pasaman turut hadir pada acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda)...

Walikota Pariaman Buka Lomba Sehat Lansia Tingkat Sumbar

Walikota Pariaman Buka Lomba Sehat Lansia Tingkat Sumbar

PARIAMAN - Walikota Pariaman Genius Umar buka lomba sehat Lansia tingkat Sumbar di rumah tabuik pasa Kel Karan Aur pada...

TP PKK Kota Bukittinggi Terima Penghargaan Pakarti Utama III di Ajang Harganas ke XXVI Tahun 2019

TP PKK Kota Bukittinggi Terima Penghargaan Pakarti Utama III di Ajang Harganas ke XXVI Tahun 2019

BUKITTINGGI - Ketua Umum Pusat Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dr. Erni Guntarti Tjahyo...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media