Wednesday, 12 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Musibah Banjir Bandang, Listrik di Lubuk Sikaping Pasaman Mati Total

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 00:02:41 WIB - 1691
Musibah Banjir Bandang, Listrik di Lubuk Sikaping Pasaman Mati Total
Penerangan lampu "Togok" yang digunakan masyarakat Lubuk Sikaping Pasaman (12/10).


PASAMAN - Ironis kala musibah menghampiri sebahagian besar daerah di Sumatera Barat akibat Longsor dan Banjir. Berbagai kesengsaraan, duka dan nestapa di rasakan masyarakat.

Tidak terkecuali di Pasaman, akibat Banjir dan Longsor pada Jumat (12/10/2018) arus listrik di sebagian besar Kabupaten Pasaman lumpuh alias mati total sejak (12/10) dini hari. Padamnya arus listrik disebabkan banyaknya kayu tumbang dari akibat longsor dan banjir sejak beberapa hari belakangan ini.

Dari Pantauan Minangkabaunews, hingga (12/10) sampai pukul 22.52 Wib, keadaan kota Lubuk Sikaping dan sekitarnya masih gelap gulita karena arus listrik masih belum menyala.

Menurut Manager PLN Rayon Lubuk Sikaping, David Yusaf, padamnya arus listrik di Kabupaten Pasaman disebabkan banyaknya gangguan yang cukup parah dari dua arah penyuplai arus ke Pasaman.

"Penyuplai arus listrik yang masuk ke Kabupaten Pasaman dari dua arah, yakni dari Bukittinggi dan Kabupaten Pasaman Barat. Dua daerah penyuplai ini terjadi gangguan yang sangat serius, "kata David.

Ia menerangkan, saat ini sangat banyak tiang listrik yang roboh tertimpa material longsor serta digelondong kayu besar bahkan kabelnya ada yang putus."Personil kita kini tengah berusaha memperbaiki jaringan listrik tersebut, baik dari arah Bukittinggi maupun dari arah Pasaman Barat," terangnya.

Dikatakan David untuk kawasan Kabupaten Pasaman, gangguan listrik terdapat di Kecamatan Bonjol dari arah Bukittinggi dan Kecamatan Duo Koto dari arah Pasaman Barat.

Dari penjelasannya bahwa kerusakan tersebut baru sebatas tiang penyuplai. Belum lagi fasilitas dalam kota atau kecamatan yang tumbang karena dihantam banjir.

"Ada beberapa titik yang sudah kita temukan gangguannya. Ini sudah diperbaiki. Ada juga yang belum bertemu lokasi titik gangguannya. Medan seperti perbukitan ditambah hujan masih deras, menyulitkan tim untuk memperbaiki gangguang. Meski begitu, kami terus berupaya sejak dini hari tadi," pungkasnya. (M.Afrizal)


Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo
Tag: daerah,metro,pasaman,peristiwa,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Lagi Marak Layanan Pinjaman dengan Konsep Peer-to-Peer Lending, Apa Itu?

Lagi Marak Layanan Pinjaman dengan Konsep Peer-to-Peer Lending, Apa Itu?

BISNIS - Pinjaman merupakan solusi keuangan yang, bagi banyak orang, efektif. Apalagi dengan bertambahnya keinginan dan...

Ini Yang Dilakukan Kodim 0307/TD Dalam Rangka Hari Juang Kartika Tahun 2018

Ini Yang Dilakukan Kodim 0307/TD Dalam Rangka Hari Juang Kartika Tahun 2018

PADANG PANJANG - Dalam Rangka Hari Juang Kartika Tahun 2018, Kodim 0307/TD gelar Bakti Sosial Donor Darah bagi unsur...

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

PARIAMAN - Hari pertama gelaran Pariaman international Triathlon 2018 berlangsung semarak. Walikota Pariaman Genius...

Begini Cara SAT Kota Sawahlunto Untuk Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

Begini Cara SAT Kota Sawahlunto Untuk Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

SAWAHLUNTO - Silo Adventur, tim yang awalnya bergerak di bidang Pecinta Alam, berhubung karena musim hujan yang...

Gerombolan Teroris Bantai 31 Pekerja Jembatan Habema-Mugi Papua

Gerombolan Teroris Bantai 31 Pekerja Jembatan Habema-Mugi Papua

NASIONAL -- Gerombolan teroris melakukan pembantaian massal terhadap 31 pekerja dari PT Istaka Karya (BUMN)Jembatan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media