Wednesday, 12 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Ceramah Kontroversial Novel Bamukmin, Begini Tanggapan Jubir Prabowo-Sandi

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 11:39:53 WIB - 2185
Ceramah Kontroversial Novel Bamukmin, Begini Tanggapan Jubir Prabowo-Sandi
Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin (Foto: CNN Indonesia)


POLITIK - Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin mengeluarkan pernyataan tentang masuk surga minta kepada Allah, minta ke Rasul, bersama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Timses Prabowo pun menanggapi pernyataan tersebut.

"Bicara soal pernyataan Novel Bamukmin, tentu itu haknya Mas Novel, dia bicara sebagai perwakilan kelompok 212 ya, yang pasti kita tentu, kami seluruh pendukung Pak Prabowo tentu meminta restu kepada Allah SWT agar Pak Prabowo-Sandi bisa menang dan bisa memberikan Indonesia Adil dan Makmur, bagaimana Pak Prabowo dan Bang Sandi itu bisa dapat keberkahan sehingga masyarakat Indonesia bisa sejahtera bersama Pak Prabowo dan Bang Sandi," kata jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, Jumat (12/10/2018).

Andre mengatakan kerja keras dalam proses pemenangan Pilpres 2019 memang harus disertai doa kepada Allah SWT. Dia berharap doa tersebut dapat mengantarkan Prabowo-Sandi mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur.

"Itu yang bisa kami lakukan, selain kerja keras, tentu kami akan meminta kepada Allah SWT, agar Pak Prabowo bersama Bang Sandi bisa menang dan kemenangan Pak Prabowo dan Bang Sandi benar-benar kesejahteraan sehingga filosofi Indonesia adil dan makmur itu bisa tercapai," ujarnya dikutip dari laman detik.com.

Terlepas dari itu, Andre menegaskan Prabowo-Sandi berkomitmen menjauhi segala isu SARA. Dia ingin pesta demokrasi tersebut diisi adu gagasan dan program.

"Kami juga ingin memastikan bahwa pak Pak Prabowo dan Bang Sandi komit bahwa dalam Pilpres 2019 ini kita menjauhi segala isu SARA-lah, kami ingin pilpres ini dijalani oleh landasan adu program, adu visi-misi, itu yang dikedepankan," tegasnya.

Sebelumnya, Novel menjelaskan soal pembukaan doanya yang menyebut, jika ingin masuk surga, mintalah kepada Allah, Rasul, Prabowo Subianto, dan Sandiaga Uno. Novel juga menyinggung tentang pendukung penista agama.

"Yang saya sampaikan eh... adalah mau masuk surga ya minta sama Allah, sama Rasul, bersama Prabowo-Sandi kali, bukannya minta," kata Novel di Jl HOS Cokroaminoto 93, Menteng, Jakarta Pusat (12/10).

"Tapi, kalaupun seperti itu juga dikatakan, ya artinya ada usaha, ada peluang yang tepat di sini, karena kita bukan pendukung penista agama," imbuh dia. (dt)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/Detik.com
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sijago Merah Hanguskan Sejumlah Toko di Pasar Simpang Tabing Padang

Sijago Merah Hanguskan Sejumlah Toko di Pasar Simpang Tabing Padang

PADANG -- Api menghanguskan sejumlah toko di Pasar Tabing, Koto Tangah, Padang, Sumatera Barat, Kamis, (6/12/2018) pagi...

Istri Rektor Universitas Ekasakti Padang Bertarung di Subang Jawa Barat, Ini Sepak Terjang Teh Neng

Istri Rektor Universitas Ekasakti Padang Bertarung di Subang Jawa Barat, Ini Sepak Terjang Teh Neng

TOKOH -- Sunengsih,ST panggilan akrabnya Teh Neng Lahir di Pilang Sari Desa Pamanukan Udik, kini Desa Pamanukan...

Kota Bukittinggi Bersama 7 Daerah Lainnya Terima Sertifikat Geopark Nasional

Kota Bukittinggi Bersama 7 Daerah Lainnya Terima Sertifikat Geopark Nasional

...

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

PASAMAN - Sekitar 6 kubik kayu olah berhasil diamankan tim gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan UPTD KPHL...

Dapat Apresiasi Kadis Kehutanan Sumbar, Inilah Catatan Akhir Tahun 2018 Warsi

Dapat Apresiasi Kadis Kehutanan Sumbar, Inilah Catatan Akhir Tahun 2018 Warsi

PADANG -- Di penghujung tahun 2018, Komunitas Konversi Indonesia (KKI) WARSI menggelar Media Gathering bersama belasan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media