Thursday, 17 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Dua Kali Penanganan Medis, Kanker Terus Mengganas di Wajah Buruh Tani Asal 50 Kota Ini

Kamis, 18 Oktober 2018 - 22:46:26 WIB - 47950
Dua Kali Penanganan Medis, Kanker Terus Mengganas di Wajah Buruh Tani Asal 50 Kota Ini
Yusman (60) pasien penderita kanker asal Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tangah Simalangang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).


LIMA PULUH KOTA - Seorang buruh tani, Yusman (60), warga Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tangah Simalangang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) penderita kanker ganas pada hidung dan pipi ini sejak dua tahun lalu, terpaksa terbaring lemas di rumahnya tanpa penanganan medis.

Menurut keterangan pihak keluarga, Arina Wilda (42), warga Koto Tangah Simalanggang kepada wartawan, Kamis (18/10) siang, penyakit yang diderita Yusman sudah berlangsung sejak dua tahun belakangan.

Menurut ponakanya itu, mulanya merasakan gejala sakit akibat ada pembengkakan seperti benjolan kecil di dalam rongga hidung. "Sejak pertengahan 2006 lalu mulai sakit. Mulanya hanya benjolan kecil, tapi lama-kelamaan semakin membesar. Mamak saya, tiap hari mengeluhkan sakitnya itu, hingga menjalar ke beberapa bagian wajah," sebut Arina, yang sehari-hari berprofesi ibu rumah tangga.

Dijelaskan Arina, beberapa bulan kemudian, pembengkakan di rongga hidung Yusman semakin membesar. Untuk mengobati dan memberikan penanganan medis bagi Yusman, pihak keluarga sempat membawanya ke RSUD Achmad Darwis di Suliki. Itu pun hanya dengan biaya patungan keluarga, mengingat kartu BPJS Yusman kala itu sedang tidak aktif.

Pemerintah nagari Koto Tangah Simalanggang, bersama usur masyarakat yang peduli telah memberi bantuan alakadarnya, serta mengurus administrasi penjaminan kesehatan untuk meringankan biaya berobat. "Mamak saya, sempat menjalani operasi dua kali, dengan membuang benjolan di dalam hidung dan pipinya. Tapi, setelah dioperasi terjadi lagi pembengkakan, sampai membesar seperti ini," tuturnya.

Menurut keterangan tim dokter di RSUD Suliki kepada pihak keluarga, Yusman didiagnosa menderita penyakit kanker ganas di rongga hidung dan tulang pipinya. Tim dokter pun menyarankan agar keluarga, merujuk Yusman untuk menjalani pengobatan dan perawatan medis di Padang atau Rumah Sakit khusus Kanker di Jakarta. Pihak rumah sakit beralasan karena peralatan untuk kemotherapi guna mematikan jaringan sel kanker tidak ada di Suliki. Itu pun, pihak keluarga dikabarkan harus menyiapkan uang sekitar Rp70 sampai 100 juta. Arina berharap, pemerintah daerah atau para dermawan mau membantu meringankan biaya pengobatan Yusman, yang kini kondisinya semakin memburuk.

"Karena ketiadaan biaya sebanyak itu, meskipun kini BPJS Mamak saya sudah aktif, untuk biaya lain seperti akomodasi kami tidak punya. Karena jujur saja, keluarga kami keluarga kurang berpunya. Untuk biaya hidup sehari-hari saja susah, apalagi Mamak saya ini cuma bekerja tani," pungkas Arina. (Rino)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,kesehatan,limapuluh-kota,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

1 Januari 2019 Ujian SIM Online Diberlakukan di Pariaman, Ini Persyaratan dan Langkah-langkahnya

1 Januari 2019 Ujian SIM Online Diberlakukan di Pariaman, Ini Persyaratan dan Langkah-langkahnya

PARIAMAN - Satlantas Polres Pariaman telah memberlakukan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) baru secara Online...

Kuliah Praktisi Fakultas Pariwisata UMSB Kembangkan Karya Tulis Mahasiswa

Kuliah Praktisi Fakultas Pariwisata UMSB Kembangkan Karya Tulis Mahasiswa

...

Pemkab Mentawai Lanjutkan Pembangunan Jalan Dusun Berkat, Kepala Dusun: Ini Sudah Lama Kami Idamkan

Pemkab Mentawai Lanjutkan Pembangunan Jalan Dusun Berkat, Kepala Dusun: Ini Sudah Lama Kami Idamkan

MENTAWAI - Bupati kepulauan Mentawai Yudas sabaggalet di dampingi Camat sipora Utara melakukan peninjauan pembangunan...

Pengobatan Alternatif Menggunakan Ubi Hadir di Minangkabau, Abah Mufid : Setiap Penyakit Ada Obatnya

Pengobatan Alternatif Menggunakan Ubi Hadir di Minangkabau, Abah Mufid : Setiap Penyakit Ada Obatnya

PARIAMAN - Bagi Anda pengidap penyakit kronis dan berat yang membutuhkan pengobatan lama seperti lumpuh, stroke, AIDS,...

Dugaan Pelanggaran Netralitas Oknum ASN Kemenag Padang Pariaman, Bawaslu Akan Periksa Saksi Tambahan

Dugaan Pelanggaran Netralitas Oknum ASN Kemenag Padang Pariaman, Bawaslu Akan Periksa Saksi Tambahan

PADANG PARIAMAN - Terkait dugaan pelanggaran netralitas yang dilakukan oleh salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media