Tuesday, 13 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Dua Kali Penanganan Medis, Kanker Terus Mengganas di Wajah Buruh Tani Asal 50 Kota Ini

Kamis, 18 Oktober 2018 - 22:46:26 WIB - 46957
Dua Kali Penanganan Medis, Kanker Terus Mengganas di Wajah Buruh Tani Asal 50 Kota Ini
Yusman (60) pasien penderita kanker asal Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tangah Simalangang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).


LIMA PULUH KOTA - Seorang buruh tani, Yusman (60), warga Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tangah Simalangang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) penderita kanker ganas pada hidung dan pipi ini sejak dua tahun lalu, terpaksa terbaring lemas di rumahnya tanpa penanganan medis.

Menurut keterangan pihak keluarga, Arina Wilda (42), warga Koto Tangah Simalanggang kepada wartawan, Kamis (18/10) siang, penyakit yang diderita Yusman sudah berlangsung sejak dua tahun belakangan.

Menurut ponakanya itu, mulanya merasakan gejala sakit akibat ada pembengkakan seperti benjolan kecil di dalam rongga hidung. "Sejak pertengahan 2006 lalu mulai sakit. Mulanya hanya benjolan kecil, tapi lama-kelamaan semakin membesar. Mamak saya, tiap hari mengeluhkan sakitnya itu, hingga menjalar ke beberapa bagian wajah," sebut Arina, yang sehari-hari berprofesi ibu rumah tangga.

Dijelaskan Arina, beberapa bulan kemudian, pembengkakan di rongga hidung Yusman semakin membesar. Untuk mengobati dan memberikan penanganan medis bagi Yusman, pihak keluarga sempat membawanya ke RSUD Achmad Darwis di Suliki. Itu pun hanya dengan biaya patungan keluarga, mengingat kartu BPJS Yusman kala itu sedang tidak aktif.

Pemerintah nagari Koto Tangah Simalanggang, bersama usur masyarakat yang peduli telah memberi bantuan alakadarnya, serta mengurus administrasi penjaminan kesehatan untuk meringankan biaya berobat. "Mamak saya, sempat menjalani operasi dua kali, dengan membuang benjolan di dalam hidung dan pipinya. Tapi, setelah dioperasi terjadi lagi pembengkakan, sampai membesar seperti ini," tuturnya.

Menurut keterangan tim dokter di RSUD Suliki kepada pihak keluarga, Yusman didiagnosa menderita penyakit kanker ganas di rongga hidung dan tulang pipinya. Tim dokter pun menyarankan agar keluarga, merujuk Yusman untuk menjalani pengobatan dan perawatan medis di Padang atau Rumah Sakit khusus Kanker di Jakarta. Pihak rumah sakit beralasan karena peralatan untuk kemotherapi guna mematikan jaringan sel kanker tidak ada di Suliki. Itu pun, pihak keluarga dikabarkan harus menyiapkan uang sekitar Rp70 sampai 100 juta. Arina berharap, pemerintah daerah atau para dermawan mau membantu meringankan biaya pengobatan Yusman, yang kini kondisinya semakin memburuk.

"Karena ketiadaan biaya sebanyak itu, meskipun kini BPJS Mamak saya sudah aktif, untuk biaya lain seperti akomodasi kami tidak punya. Karena jujur saja, keluarga kami keluarga kurang berpunya. Untuk biaya hidup sehari-hari saja susah, apalagi Mamak saya ini cuma bekerja tani," pungkas Arina. (Rino)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,kesehatan,limapuluh-kota,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Waduh! Diduga Pasangan Lesbian, 10 Wanita Diamankan Satpol PP Padang

Waduh! Diduga Pasangan Lesbian, 10 Wanita Diamankan Satpol PP Padang

PADANG - Maraknya isu perilaku Lesbian, Gay, Biseksual dan transgender/transeksual (LGBT) yang telah meresahkan...

Mengasah Bahasa Inggris, Sejumlah siswa MA KMM Hunting Turis di Bukittinggi

Mengasah Bahasa Inggris, Sejumlah siswa MA KMM Hunting Turis di Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Belajar sambil praktek di lapangan, itulah metode pembelajaran yang diterapkan oleh MA KMM Padang...

Jadi Pengacara Jokowi, Alumni 212 Sebut Yusril Pengkhianatan Luar Biasa

Jadi Pengacara Jokowi, Alumni 212 Sebut Yusril Pengkhianatan Luar Biasa

POLITIK - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra resmi menjadi kuasa hukum pasangan nomor urut 01, Jokowi-Maruf...

Gawat, 12 Persen Balita di Pariaman dalam Kondisi Stunting

Gawat, 12 Persen Balita di Pariaman dalam Kondisi Stunting

PARIAMAN - Dinas Kesehatan Kota Pariaman adakan Rakor (Rapat Koordnasi) tahunan yang dihadiri 150 orang di Balairung...

Hari Pahlawan 2018, Begini Kata Wako Padang Panjang

Hari Pahlawan 2018, Begini Kata Wako Padang Panjang

PADANG PANJANG - Di Lapangan Anas Karim Kota Padang Panjang, upacara peringatan Hari Pahlawan ke 73 tahun 2018...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media