Monday, 18 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Lima Puluh Kota

Dua Kali Penanganan Medis, Kanker Terus Mengganas di Wajah Buruh Tani Asal 50 Kota Ini

Kamis, 18 Oktober 2018 - 22:46:26 WIB - 48064
Dua Kali Penanganan Medis, Kanker Terus Mengganas di Wajah Buruh Tani Asal 50 Kota Ini
Yusman (60) pasien penderita kanker asal Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tangah Simalangang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar).


LIMA PULUH KOTA - Seorang buruh tani, Yusman (60), warga Jorong Kapalo Koto, Nagari Koto Tangah Simalangang, Kecamatan Payakumbuh, Lima Puluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) penderita kanker ganas pada hidung dan pipi ini sejak dua tahun lalu, terpaksa terbaring lemas di rumahnya tanpa penanganan medis.

Menurut keterangan pihak keluarga, Arina Wilda (42), warga Koto Tangah Simalanggang kepada wartawan, Kamis (18/10) siang, penyakit yang diderita Yusman sudah berlangsung sejak dua tahun belakangan.

Menurut ponakanya itu, mulanya merasakan gejala sakit akibat ada pembengkakan seperti benjolan kecil di dalam rongga hidung. "Sejak pertengahan 2006 lalu mulai sakit. Mulanya hanya benjolan kecil, tapi lama-kelamaan semakin membesar. Mamak saya, tiap hari mengeluhkan sakitnya itu, hingga menjalar ke beberapa bagian wajah," sebut Arina, yang sehari-hari berprofesi ibu rumah tangga.

Dijelaskan Arina, beberapa bulan kemudian, pembengkakan di rongga hidung Yusman semakin membesar. Untuk mengobati dan memberikan penanganan medis bagi Yusman, pihak keluarga sempat membawanya ke RSUD Achmad Darwis di Suliki. Itu pun hanya dengan biaya patungan keluarga, mengingat kartu BPJS Yusman kala itu sedang tidak aktif.

Pemerintah nagari Koto Tangah Simalanggang, bersama usur masyarakat yang peduli telah memberi bantuan alakadarnya, serta mengurus administrasi penjaminan kesehatan untuk meringankan biaya berobat. "Mamak saya, sempat menjalani operasi dua kali, dengan membuang benjolan di dalam hidung dan pipinya. Tapi, setelah dioperasi terjadi lagi pembengkakan, sampai membesar seperti ini," tuturnya.

Menurut keterangan tim dokter di RSUD Suliki kepada pihak keluarga, Yusman didiagnosa menderita penyakit kanker ganas di rongga hidung dan tulang pipinya. Tim dokter pun menyarankan agar keluarga, merujuk Yusman untuk menjalani pengobatan dan perawatan medis di Padang atau Rumah Sakit khusus Kanker di Jakarta. Pihak rumah sakit beralasan karena peralatan untuk kemotherapi guna mematikan jaringan sel kanker tidak ada di Suliki. Itu pun, pihak keluarga dikabarkan harus menyiapkan uang sekitar Rp70 sampai 100 juta. Arina berharap, pemerintah daerah atau para dermawan mau membantu meringankan biaya pengobatan Yusman, yang kini kondisinya semakin memburuk.

"Karena ketiadaan biaya sebanyak itu, meskipun kini BPJS Mamak saya sudah aktif, untuk biaya lain seperti akomodasi kami tidak punya. Karena jujur saja, keluarga kami keluarga kurang berpunya. Untuk biaya hidup sehari-hari saja susah, apalagi Mamak saya ini cuma bekerja tani," pungkas Arina. (Rino)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,kesehatan,limapuluh-kota,metro,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Jurusan Perbankan Syariah IAIN Batusangkar di Visitasi BAN-PT

Jurusan Perbankan Syariah IAIN Batusangkar di Visitasi BAN-PT

BATUSANGKAR - Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar melaksanakan...

267 CPNS di Mentawai Diyatakan Lulus, Bupati Akan Serahkan SK

267 CPNS di Mentawai Diyatakan Lulus, Bupati Akan Serahkan SK

MENTAWAI - Sebanyak 267 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dinyatakan lulus seleksi berdasarkan pengumuman Bupati...

Kades Betumonga: ADD Akan Kita Fokuskan Pada Pembangunan Jalan Fisik dan Jembatan

Kades Betumonga: ADD Akan Kita Fokuskan Pada Pembangunan Jalan Fisik dan Jembatan

MENTAWAI - Pemerintah Desa Betumonga Kecamatan Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai, akan mengarahkan Anggaran...

Selamatkan Arsip, Kota Padang Panjang Bersama Anri Canangkan Gnsta dan Aplikasi Tambo

Selamatkan Arsip, Kota Padang Panjang Bersama Anri Canangkan Gnsta dan Aplikasi Tambo

PADANG PANJANG - Tidak ada orang ataupun organisasi yang bisa mengingkari bahwa arsip adalah sesuatu yang sangat...

Mulai Mekar, Bunga Bangkai di Agam Menjadi Salah Satu Daya Tarik Wisatawan

Mulai Mekar, Bunga Bangkai di Agam Menjadi Salah Satu Daya Tarik Wisatawan

AGAM - Kembali ditemukan tanaman langka jenis (Amorphophallus Titanum) atau Bunga Bangkai di perbatasan Jorong Palupuah...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media