Monday, 18 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Perahu Terbalik, Seorang Penambang Pasir Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pasaman

Rabu, 07 November 2018 - 23:26:58 WIB - 913
Perahu Terbalik, Seorang Penambang Pasir Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pasaman
Tim gabungan BPBD Pasaman melakukan pencarian korban hanyut bernama Johan.


PASAMAN - Seorang warga Sungai Pandahan, Kecamatan Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman bernama Johan (35) hanyut saat mengambil pasir di sungai Batang Sumpur, Rabu (7/11/2018) sekira pukul 12.00 WIB.

"Ya benar, ada seorang warga pencari pasir yang hanyut karena perahunya terbalik. Dan korban tidak bisa berenang, hingga saat ini belum ditemukan," kata Kepala BPBD Pasaman, Masfet Kenedi pada Minangkabaunews Rabu sore.

Menurut Masfet, hingga malam ini (7/11/2018) personil Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD dibantu warga setempat berupaya melakukan pencarian terhadap korban. Personil melakukan penyisiran sepanjang sungai. Personil yang diturunkan sekitar lima orang dengan menggunakan perahu karet.

Kondisi saat ini air sungai keruh disertai hujan deras sehingga menyulitkan pencarian korban. "Kita akan terus melakukan pencarian hingga korban nanti ditemukan. Selain menyisir sungai personil juga melakukan penyelaman" jelasnya.

Masfet Kenedi mengatakan, pencarian dilakukan dengan penyisir sungai hingga satu kilometer. Lima orang personil melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet.

Kemudian lima orang lagi dengan menyisir sungai dan menyelam. Hingga saat ini korban belum juga ditemukan.

"Kedalaman sungai sekitar 2 meter, namun arus sungai sangat deras sehingga menyulitkan personil melakukan pencarian" terang Masfet.

Kemudian, selain personil BPBD Pasaman. Saat ini tim SAR sedang dalam perjalanan untuk menuju lokasi tempat korban hanyut tersebut.

Kejadiannya bermula Saat Johan ingin menyeberangi sungai dengan mambawa pasir di dalam perahu, diduga perahunya terbalik. Sementara korban tidak bisa berenang sehingga hanyut terbawa arus.

Ratusan masyarakat setempat berdatangan ke lokasi kejadian. Sebagian warga ikut melakukan pencarian. Sementara warga lainnya menyaksikan personil yang melakukan pencarian korban.

Dari Pantauan Minangkabaunews, Pencarian korban bernama Johan dihentikan malam ini. Pasalnya, cuaca tidak mendukung, karena hujan deras terus mengguyur daerah itu sejak Rabu 7 November 2018 siang hingga tengah malam.

"Pencarian korban malam ini dihentikan, sebab air Batang Sumpur semakin deras dan hujan tidak kunjung berhenti," kata Kapolsek Lubuk Sikaping Iptu Fion Jhoni Hayes.

Menurut Fion, pencarian direncanakan akan dilanjutkan besok pagi bersama tim dari Basarnas dan BPBD Pasaman serta polisi dan warga setempat. Saat ini Tim Basarnas sudah berada di Lubuk Sikaping.

Menurut Fion, jika dipaksakan mencari korban di saat cuaca buruk, bisa membahayakan bagi personil yang melakukan pencarian. (M. Afrizal)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pasaman,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Mahasiswa Asal Tanah Datar Meraih Juara Lomba Opini Tingkat Nasional

Mahasiswa Asal Tanah Datar Meraih Juara Lomba Opini Tingkat Nasional

NASIONAL - Mahasiswa Program Studi Ilmu Politik Universitas Malikussaleh, Septian Fuji Syukri, berhasil mengharumkan...

KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional

KPU Pasaman Targetkan Partisipasi Pemilih Lampaui Target Secara Nasional

PASAMAN - Tiga Puluh dua hari menjelang Pemilihan Umum 17 April 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman...

Nasir Ahmad: Humas Mesti Buktikan Kerja yang Hebat

Nasir Ahmad: Humas Mesti Buktikan Kerja yang Hebat

PADANG - Butuh perjuangan panjang mendudukan kembali Biro Humas sebagai salah satu unit kerja Sekretariat Daerah...

Satgas TMMD ke 104 Kodim 0319/Mentawai Tanami Pohon Mangrove di Pesisir Pantai

Satgas TMMD ke 104 Kodim 0319/Mentawai Tanami Pohon Mangrove di Pesisir Pantai

MENTAWAI - Menanam mangrove dapat mencegah bencana alam. Sebab, salah satu fungsi utama hutan bakau atau mangrove untuk...

Kadis Koperindagkop dan UKM Pariaman: Pedagang Harus Bayar Tunggakan Listrik Sebelum Dipindahkan

Kadis Koperindagkop dan UKM Pariaman: Pedagang Harus Bayar Tunggakan Listrik Sebelum Dipindahkan

PARIAMAN - Kadis Koperindagkop dan UKM Pariaman, Gusniyeti Zaunit meminta terlebih dahulu kepada para pedagang pasar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media