Saturday, 18 Jan 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Curah Hujan Tinggi, Banjir Kembali Rendam Beberapa Daerah di Pasaman Barat

Kamis, 08 November 2018 - 15:38:57 WIB - 1135
Curah Hujan Tinggi, Banjir Kembali Rendam Beberapa Daerah di Pasaman Barat
Suasana banjir di Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat - Sumbar, Kamis (8/11).


PASAMAN BARAT - Curah hujan yang tinggi mengguyur di Kabupaten Pasaman Barat - Sumbar sejak, Rabu (7/11/2018) siang hingga malam, mengakibatkan beberapa sungai-sungai besar di daerah tersebut meluap dan merendam ratusan rumah masyarakat setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasaman Barat Triwahluyo, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Roni Hendri Eka Putra kepada MinangkabauNews menyampaikan, daerah-daerah yang terpapar banjir yakni, di Kecamatan Pasaman, tepatnya di Nagari Aia Gadang, di Kecamatan Ranah Batahan , Ujung Gading, Kecamatan Sungai Aur dan Kecamatan Kinali. Sementara di Kecamatan Talamau terjadi longsor.

"Debit air mulai naik sekira pukul 18.00 Rabu (7/11) Sore. Tadi malam, kita sudah melakukan evakuasi dan sebagian masyarakat sudah diungsikan kerumah kerabat terdekat yang tidak terkena banjir", Katanya.

Disampaikan, sejak habis magrib sekira pukul 19.30 Wib, jalan lintas Simpang Empat menuju Ujing Gading tepatnya di Batang Saman, Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, sudah tidak bisa di lewati kendraan roda dua maupun roda empat karena badan jalan sudah digenangi air setinggi 1 sampai 1,5 meter.

"Jalan lintas Simpang Empat menuju Ujung Gading tepatnya di Nagari Aia Gadang baru bisa dilewati pada pagi tadi , Kamis (8/11) sekitar pukul 07.30 Wib. Jalan terputus kurang lebih selama 12 jam", ujarnya.

Sementara itu, Jalan lintas Simpang Empat - Talu Kecamatan Talamau Masih terputus akibat material longsor dan kayu tumbang yang menimbun badan jalan tepatnya di Lubang Japang Talu, Kabupaten Pasaman Barat.

"Untuk saat ini tim dari Tim reaksi Cepat BPBD Pasbar, Basarnas dan dibantu masyarakat setempat melakukan evakuasi material longsor menggunakan Alat Berat eskavator, chainsaw, dan Bekhu loader", sebutnya.

Disampaikannya, dalam bencana banjir tersebut, ada satu orang korban, dan masih dalam pencarian.

"Ada korban, seorang anak berusua 10 tahun yang dilaporkan hanyut, untuk sampai saai ini masih dalam pencarian", lanjut Roni.

Ia menghimbau, agar masyarakat tetap waspada dan siap siaga bencana. "Menurut BMKG, perkiraan cuaca di Pasaman Barat masing tinggi intensitas hujan. Ini diperkirakan sampai tanggal 9 November 2018. Diharapkan selalu tetap waspada dan siagga", himbaunya. (EL)

Loading...
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pasaman-barat,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Sebut Muslimah Tak Wajib Berhijab, Istri Gusdur Diserbu Warganet

Sebut Muslimah Tak Wajib Berhijab, Istri Gusdur Diserbu Warganet

NASIONAL - Pandangan Sinta Nuriyah, istri mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menuai kontroversi terkait...

Polres Padang Panjang Tanam Ribuan Bibit di Hari Sejuta Pohon

Polres Padang Panjang Tanam Ribuan Bibit di Hari Sejuta Pohon

PADANG PANJANG - Kepala Kepolisian Resort (Polres) Padang Panjang AKBP. Sugeng Hariadi, S.IK. MH. melakukan penanaman...

Garam Beryodium UD Indra Agung Bengkalis Kantongi Sertifikat Halal dan BPOM

Garam Beryodium UD Indra Agung Bengkalis Kantongi Sertifikat Halal dan BPOM

BENGKALIS - Masing-masing individu disarankan agar dapat memenuhi asupan yodium di dalam kehidupan...

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2020, Ini Yang Dilakukan Binmas Polsek Sikakap

Peringati Hari Lingkungan Hidup 2020, Ini Yang Dilakukan Binmas Polsek Sikakap

MENTAWAI -- Memperingati Hari Lingkungan Hidup 2020, Kanit Binmas Polsek Sikakap, Ipda Januar melakukan kegiatan dengan...

54 Wali Nagari Akan Dilantik, Ini Pesan Sekdako Solok

54 Wali Nagari Akan Dilantik, Ini Pesan Sekdako Solok

...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media