Monday, 18 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Gawat, 12 Persen Balita di Pariaman dalam Kondisi Stunting

Kamis, 08 November 2018 - 20:27:52 WIB - 636
Gawat, 12 Persen Balita di Pariaman dalam Kondisi Stunting
Rakor bersama Walikota Pariaman di Balaikota Pariaman, Kamis (8/11).


PARIAMAN - Dinas Kesehatan Kota Pariaman adakan Rakor (Rapat Koordnasi) tahunan yang dihadiri 150 orang di Balairung Rumah Dinas Wako Pariaman yang menghadirkan narasumber dari Kementerian Kesehatan RI, Kamis (8/11).

Peserta terdiri dari Kepala OPD/mewakili, unsur Legislatif Kota Pariaman, Tim PKK, Kepala Kantor/Bagian, Direksi RSUD Pariaman dan RSUD dr. Sadikin, Kepala Puskesmas dan Kepala UPTD serta Kepala Desa/Lurah se-Kota Pariaman yang dibuka secara langsung Wako Pariaman Genius Umar.

Wako Genius dalam sambutannya menuturkan, pembangunan kesehatan merupakan investasi utama bagi pembangunan sumber daya manusia Indonesia. Pembangunan kesehatan pada dasarnya adalah upaya untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, serta kemampuan setiap orang untuk dapat berperilaku hidup sehat, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.

"Sebagaimana yang juga telah menjadi program unggulan sejak kepemimpinan walikota terdahulu Bapak Mukhlis Rahman bersama saya sebagai wakilnya," imbuh Genius.

Sehingga, sambung Genius, dengan diadakannya rapat kerja kesehatan daerah Kota Pariaman tahun ini yang mengusung tema "Peran serta Lintas Sektor dalam menurunkan stunting di Kota Pariaman" diharapkan mampu meningkatkan kerjasama lintas sektor ini penting kita lakukan guna mencapai standar pelayanan minimal (SPM) bidang kesehatan kepada masyarakat yang telah ditetapkan sebagai indikator keberhasilan daerah.

Wako mengulas, bahwasannya dari 6.559 orang anak balita yang ditimbang bulan September 2018 didapatkan anak balita pendek dan sangat pendek sebanyak 806 orang anak balita (12,03%), dimana untuk Kecamatan Pariaman Timur sebanyak 117 orang (1.78%), Kec. Pariaman Tengah sebanyak 415 orang (6,33%), Kec. Pariaman Selatan sebanyak 95 orang (1.45%) dan Kecamatan Pariaman Utara sebanyak 179 orang anak balita (2.73%).

"Yang berdampak pada menurunnya tingkat kecerdasan, kerentanan penyakit, menurunkan produktifitas dan menghambat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kemiskinan dan ketimpangan,"

Sehingga, kata Genius hal ini membutuhkan intervensi yang tepat, karena bila salah penanganan yang tidak tepat akan berdampak fatal terhadap tumbuh kembang anak, maka dengan Rakor ini diharapkan lebih meningkatkan sosialisasi dan tindakan langsung terhadap Balita tersebut demi mencerdaskan generasi Kota Pariaman. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketua Kwartir Cabang 0308 Pasaman: Melalui Pramuka Ciptakan Generasi Bangsa yang Lebih Baik

Ketua Kwartir Cabang 0308 Pasaman: Melalui Pramuka Ciptakan Generasi Bangsa yang Lebih Baik

PASAMAN - Pemerintah kabupaten Pasaman bersama Kwartir Cabang Gerakan Pramuka 0308/Pasaman mempunyai harapan besar...

Rumah Sekaligus Warung di Agam Ludes dilahap Sijago Merah

Rumah Sekaligus Warung di Agam Ludes dilahap Sijago Merah

AGAM - Sebuah rumah sekaligus warung ludes dilahap si jago merah di Pulai Mato Aia, Jorong Sungai Jariang, Nagari...

Bupati Mentawai: Jika Ada Ibu Hamil yang Melakukan Persalinan Tanpa BPJS Harus Dilayani

Bupati Mentawai: Jika Ada Ibu Hamil yang Melakukan Persalinan Tanpa BPJS Harus Dilayani

MENTAWAI - Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet beri arahan terhadap peserta Rapat Koordinasi...

TMMD ke 104 di Mentawai, TNI Bangun Jamban Untuk Warga Kurang Mampu

TMMD ke 104 di Mentawai, TNI Bangun Jamban Untuk Warga Kurang Mampu

MENTAWAI - Jainuddin berusia 67 tahun adalah salah satu keluarga kurang mampu, yang ada di Dusun Bukit Subur Desa Bukit...

Kembangkan Kuliner Khas di Ambun Pagi, Nurleli Olah Buah Labu Menjadi Kerupuk dan Ice Cream

Kembangkan Kuliner Khas di Ambun Pagi, Nurleli Olah Buah Labu Menjadi Kerupuk dan Ice Cream

BUKITTINGGI - Untuk mencitrakan kuliner khas di kawasan ambun pagi Nagari Matur Mudiak, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media