Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

PSI Cibir FPI Soal Ada Intelijen Hitam untuk Membungkam Habib Rizieq

Jumat, 09 November 2018 - 10:34:15 WIB - 1970
PSI Cibir FPI Soal Ada Intelijen Hitam untuk Membungkam Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab (Foto: Dok. Istimewa)


POLITIK - Tokoh Front Pembela Islam, Novel Bamukmin, menengarai kerja rekayasa intelijen dalam peristiwa penempelan bendera berlafaz kalimat tauhid di rumah Habib Rizieq Shihab di Mekah, Arab Saudi.

Novel mencurigai itu berdasarkan beberapa alasan. Pertama, Habib Rizieq bahkan tak tahu orang yang memasang atau menempelkan bendera yang diasosiasikan juga sebagai bendera Hizbut Tahrir itu di rumahnya. Lagi pula, tak mungkin Habib Rizieq memasangnya sementara dia tahu itu bisa membuat masalah di Saudi.

Kedua, kata Novel, peristiwa itu berkaitan erat dengan beberapa kriminalisasi terhadap Habib Rizieq di Indonesia, misal, kasus obrolan mesum pada aplikasi percakapan Whatsapp, kasus dugaan penodaan Pancasila, dan lain-lain. Tujuannya jelas, menurutnya, untuk membungkam Habib Rizieq.

"Ini ada intelijen hitam untuk membungkam Habib Rizieq, karena Habib Rizieq masih bisa memberikan instruksi meski di Arab Saudi, agar Habib Rizieq tidak bisa memberikan instruksi kepada umat," kata Novel, Jumat, (9/11/2018) dikutip dari laman Viva.co.id

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni 212 itu menuding rezim pemerintah sebagai dalang di balik rekayasa penempelan bendera tauhid di rumah Habib Rizieq. Rezim, katanya, mulai merasa tak nyaman dengan aktivitas Habib Rizieq yang tetap berpengaruh di Tanah Air meski kini bermukim di luar negeri.

Bagi Novel, sudah cukup jelas rekayasa penempelan bendera yang kemudian difoto dan disebarkan melalui media sosial di Indonesia itu untuk membuat kegaduhan. "Ini grand desain (rekayasa besar) untuk memprovokasi, untuk membuat resah dan gaduh di negeri ini."

Namun tudingan Novel itu disanggah Guntur Romli, seorang politikus Partai Solidaritas Indonesia. Dia menganggap tuduhan itu terlalu mengada-ada karena berlebihan kalau menganggapnya sebagai ulah intelijen rezim pemerintah Indonesia.

Guntur malah menantang Novel untuk menyebutkan dengan lugas lembaga atau badan intelijen yang merekayasa peristiwa bendera. "Sebut saja siapa intelijennya: BIN, atau siapa?".

Novel tak menanggapi tantangan Guntur dan tetap berkukuh bahwa mustahil Habib Rizieq yang melakukannya, sementara dia menyadari sebagai warga pendatang di Arab Saudi.

"Dia (Novel Bamukmin) enggak berani," Guntur mencibir. (vv)

Editor/Sumber: Ikhlas Bakri/viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,internasional,metro,nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kecelakaan Truck dan Minibus Terjadi Di Payakumbuh, Dua orang terluka

Kecelakaan Truck dan Minibus Terjadi Di Payakumbuh, Dua orang terluka

PAYAKUMBUH - Kecelakaan Lalulintas terjadi di jalan raya Payakumbuh-Bukittinggi antara mobil truck Mitsubishi Colt...

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

Sudah Lakukan Pencurian Belasan Kali, Dua Lelaki ini Akhirnya Diciduk Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI - Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Bukittinggi di bawah pimpinan Kasat Resnarkoba AKP Pradipta Putra...

Diduga Ini Penyebab Terjadinya Tabrakan Beruntun di Jalan Padang Panjang - Bukittinggi

Diduga Ini Penyebab Terjadinya Tabrakan Beruntun di Jalan Padang Panjang - Bukittinggi

TANAH DATAR - Diduga rem blong, truck Tronton nomor polisi BK 9375 BL hantam beberapa kendaraan dan timpa rumah warga...

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

Bupati Pasaman Serahkan Hadiah Pemenang Lomba Catur HUT Pasaman ke-74

LUBUK SIKAPING - Bupati Pasaman Yusuf Lubis yang didampingi Sekretaris Daerah, Mara Ondak menyerahkan secara resmi...

Meriahkan Hut Kabupaten Mentawai ke 20, Dandim 0319 Mentawai Adakan Turnamen Futsal Antar SD

Meriahkan Hut Kabupaten Mentawai ke 20, Dandim 0319 Mentawai Adakan Turnamen Futsal Antar SD

MENTAWAI - Masih dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) TNI yang ke - 74, Komandan Kodim (Dandim) 0319 Mentawai Didid...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media