Sunday, 20 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Miris, Diamankan Saat Mengemis, Tiga Bocah di Padang ini Mengaku Disuruh Bapak Kandung

Sabtu, 10 November 2018 - 19:13:48 WIB - 1979
Miris, Diamankan Saat Mengemis, Tiga Bocah di Padang ini Mengaku Disuruh Bapak Kandung
Tiga bocah diamankan Satpol PP Padang saat sedang mengemis.


PADANG - Masa kanak-kanak adalah masa untuk bermain dan belajar. Justru seorang bapak kandung di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) tega mengeksploitasi tiga anaknya dengan menyuruh mereka untuk mengemis dan meminta-minta.

Bapak yang berbuat tega itu adalah Zalmando. Lelaki paruh baya (54) tahun tersebut menyuruh anaknya yang masih berusia 6,8 dan 10 tahun untuk menadahkan tanganya kepada pengendara yang melintas di prapatan lampu merah di sekitar Kota Padang. Hal itu dilakukan setiap harinya.

Satpol PP yang telah mengamati dan dan mencuragai akhirnya membawa ke tiga anak ini Ke Mako Satpol PP, Jalan Tan Malaka Padang.

"Mereka disuruh mengemis di sekitar perapatan lampu merah Jalan Proklamasi dekat Lapangan Imam Bonjol Padang," terang Kasat Pol PP Padang Yadrison, Jumat (09/11/2018).

Ketiga anak tersebut diketahui telah putus sekolah, dan disuruh mengemis oleh bapak yang bertempat tinggal di Jati Parak Salai, Kecamatan Padang Timur ini, dari pagi hingga sore dan telah berlangsung selama 1 tahun terakhir ini.

"Ketiganya mengemis setiap hari sejak pukul 08.00-16.00 WIB," lanjut Yadrison.

Saat mengemis, kedua anak sengaja dibiarkan berpenampilan kumal. Mereka tidak boleh macam-macam saat mengemis, bermain pun tidak dibolehkan.

"Ketiga anak ini harus stor ke sang bapak rata-rata Rp30-50 ribu masing masing anak. Sedangkan mereka hanya diberi Rp2000 saja ," kata yadrison.

"Jika hasil mengemis kurang dari jumlah minimal tersebut, maka kedua anak akan dibentak dan dimarahi oleh sipemulung ini. Kedua anak itu tidak berani membantah karena mereka takut," tambahnya.

Karena telah mengeksploitasi anaknya sendiri, si bapak ini bisa dijerat dengan pasal 88 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk masalah ini," tandas Yadrison. (VN)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pasar Rao-rao Tanah Datar Diresmikan, Wakil Bupati: Pasar Dapat Mensejahterakan Masyarakat

Pasar Rao-rao Tanah Datar Diresmikan, Wakil Bupati: Pasar Dapat Mensejahterakan Masyarakat

TANAH DATAR - Pemerintah Daerah Tanah Datar resmikan pemakaian pasar Nagari Rao-rao di Balai Sotu Nagari Rao-rao,...

MKKS SMPN se-Tanah Datar Gagas OPSI Untuk Lahirkan Peneliti

MKKS SMPN se-Tanah Datar Gagas OPSI Untuk Lahirkan Peneliti

BATUSANGKAR - Banyak prestasi yang diraih kalangan pelajar di Tanah Datar diberbagai bidang, namun belum muncul...

Kota Batusangkar Kembali Terima Penghargaan Adipura

Kota Batusangkar Kembali Terima Penghargaan Adipura

TANAH DATAR - Penghargaan adipura atas penilaian 2017-2018 yang diserahkan hari ini menciptakan rekor baru, di...

Bawaslu Pariaman Adakan Roadshow ke Kantor Parpol

Bawaslu Pariaman Adakan Roadshow ke Kantor Parpol

PARIAMAN - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariaman adakan Roadshow ke Kantor Partai Politik selama tiga...

Polemik Dunia Olahraga Bukittinggi, Sejumlah Pelatih dan Official Protes Bonus Tidak Dibayarkan

Polemik Dunia Olahraga Bukittinggi, Sejumlah Pelatih dan Official Protes Bonus Tidak Dibayarkan

BUKITTINGGI - Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, dengan tegas mengatakan pada saat pemberian reward bonus kepada...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media