Tuesday, 13 Nov 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Miris, Diamankan Saat Mengemis, Tiga Bocah di Padang ini Mengaku Disuruh Bapak Kandung

Sabtu, 10 November 2018 - 19:13:48 WIB - 1761
Miris, Diamankan Saat Mengemis, Tiga Bocah di Padang ini Mengaku Disuruh Bapak Kandung
Tiga bocah diamankan Satpol PP Padang saat sedang mengemis.


PADANG - Masa kanak-kanak adalah masa untuk bermain dan belajar. Justru seorang bapak kandung di Padang, Sumatera Barat (Sumbar) tega mengeksploitasi tiga anaknya dengan menyuruh mereka untuk mengemis dan meminta-minta.

Bapak yang berbuat tega itu adalah Zalmando. Lelaki paruh baya (54) tahun tersebut menyuruh anaknya yang masih berusia 6,8 dan 10 tahun untuk menadahkan tanganya kepada pengendara yang melintas di prapatan lampu merah di sekitar Kota Padang. Hal itu dilakukan setiap harinya.

Satpol PP yang telah mengamati dan dan mencuragai akhirnya membawa ke tiga anak ini Ke Mako Satpol PP, Jalan Tan Malaka Padang.

"Mereka disuruh mengemis di sekitar perapatan lampu merah Jalan Proklamasi dekat Lapangan Imam Bonjol Padang," terang Kasat Pol PP Padang Yadrison, Jumat (09/11/2018).

Ketiga anak tersebut diketahui telah putus sekolah, dan disuruh mengemis oleh bapak yang bertempat tinggal di Jati Parak Salai, Kecamatan Padang Timur ini, dari pagi hingga sore dan telah berlangsung selama 1 tahun terakhir ini.

"Ketiganya mengemis setiap hari sejak pukul 08.00-16.00 WIB," lanjut Yadrison.

Saat mengemis, kedua anak sengaja dibiarkan berpenampilan kumal. Mereka tidak boleh macam-macam saat mengemis, bermain pun tidak dibolehkan.

"Ketiga anak ini harus stor ke sang bapak rata-rata Rp30-50 ribu masing masing anak. Sedangkan mereka hanya diberi Rp2000 saja ," kata yadrison.

"Jika hasil mengemis kurang dari jumlah minimal tersebut, maka kedua anak akan dibentak dan dimarahi oleh sipemulung ini. Kedua anak itu tidak berani membantah karena mereka takut," tambahnya.

Karena telah mengeksploitasi anaknya sendiri, si bapak ini bisa dijerat dengan pasal 88 UU RI nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

"Kami akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk masalah ini," tandas Yadrison. (VN)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Ikhlas Bakri
Tag: daerah,metro,padang,sosial,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Istana Pagaruyuang Jadi Lokasi Finis Etape 3 TdS 2018

Istana Pagaruyuang Jadi Lokasi Finis Etape 3 TdS 2018

TANAH DATAR - Istana Basa Pagaruyuang, Tanah Datar menjadi lokasi finis etape ke-3 Tour de Singkarak (TDS) yang ke-10...

KONI Padang Panjang Berangkatkan 24 Cabor untuk Ikuti Ajang Porprov XV

KONI Padang Panjang Berangkatkan 24 Cabor untuk Ikuti Ajang Porprov XV

PADANG PANJANG - Kota Padang Panjang siap mengikuti 24 Cabang Olahraga (Cabor) dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov)...

Arsene Wenger Bakal Berlabuh ke Real Madrid?

Arsene Wenger Bakal Berlabuh ke Real Madrid?

BOLA - Arsene Wenger berjanji akan kembali ke dunia sepakbola pada 2019 mendatang. Wenger adalah mantan manajer Arsenal...

PSI Sebut Mesin Politik Capres Prabowo-Sandiaga akan Mati, Ini Alasannya

PSI Sebut Mesin Politik Capres Prabowo-Sandiaga akan Mati, Ini Alasannya

POLITIK - Sekretaris Jenderal Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni berujar mesin politik pasangan calon...

Masyarakat Adat Nagari Aia Gadang Pasaman Barat Gugat PT Anam Koto

Masyarakat Adat Nagari Aia Gadang Pasaman Barat Gugat PT Anam Koto

PASAMAN BARAT - Masyarakat Adat Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat gugat perusahaan kebun...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media