Monday, 22 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok Selatan

Fakultas Kehutanan UMSB Gelar PKM di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Solsel

Jumat, 16 November 2018 - 09:17:31 WIB - 1021
Fakultas Kehutanan UMSB Gelar PKM di Nagari Lubuk Gadang Selatan, Solsel
Hasil PKM UMSB di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar


SOLOK SELATAN -- Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat (UMSB) encar melaksanakan Program Kemitraan Masyarakat (PKM)

Dekan Fakultas Kehutanan UMSB Dr. Drs. Zulmardi sekaligus Ketua PKM mengatakan Peningkatan Softskill Petani dalam Pemeliharaan Kebun Bibit (Nursery) Toona sureni dari Bibit Cabutan Alam di Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Program ini dibiayai Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Sesuai dengan Kontrak Pengabdian Kepada Masyarakat Nomor: 01/kontrakpengabdian/LPPM-UMSB/2018

Menurutnya, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) merupakan rangkaian kegiatan pelatihan untuk peningkatan pengetahuan, pembuatan persemain, dan kebun bibit pohon Surian bagi masyarakat kelompok mitra di Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat. "PKM ini berjudul peningkatan softskill petani dalam pemeliharaan kebun bibit (nursery) Toona sureni dari bibit cabutan alam di Nagari Lubuk Gadang Selatan," ujarnya dalam press rilis kepada minangkabaunews, Jumat (16/11/2018).

Metode PKM berupa penyuluhan tentang tanaman Surian, proses pembuatan bibit surain dari cabutan alam pada lokasi pohon induk suarian dan pembuatan kebun bibit serta pemeliharaan bibit surain dalam waktu delapan (8) bulan, mulai bulan Maret sampai Nopember 2018.

Hasil PKM adalah telah dilaksanakan pertemuan dengan kelompok tani mitra sebanyak tiga kali di bulan Maret, dan April 2018 untuk penjelasan kegiatan PKM, persiapan lokasi, pembersihan lahan nursery, penetapan tahapan pekerjaan. Pertemuan selanjutnya dilakukan sebanyak dua kali pada bulan Agustus 2018 menjelaskan jasa model pembibitan dari cabutan alam untuk jenis pohon Surian.

Hasil PKM Peningkatan soft skill sudah dilakukan pembuatan bedengan semai sebanayak enam bedeng dengan setiap bedeng berisi 570 bibit Surian, sehingga jumlah total sebanyak 3.420 bibit. Pengukuran terhadap tinggi bibit (cm) dan jumlah daun (helai) telah dilakukan pada bulan Agustus 2018 dan diperoleh tingi rerata 3,697 cm dan jumlah daun rerata 2,354 helai daun. Pemeliharaan juga dilakukan berupa penyiramana dan penyiangan gulma, penyiraman dilakukan sekali sehari dan penyiangan gulma dilakukan sekali seminggu.
Kata kunci: peningkatan softskill, kebun bibit (nursery), mitra, Surian, Solok Selatan.

Kegiatan ini juga mengikut sertakan mahasiswa dalam penyusunan skripsi yaitu atas nama Komairan dan Monariza. PKM sudah dilaksanakan sejak bulan April 2018 dan berakhir bulan November 2018.

Metode pelaksanaan kegiatan dan tahapan atau langkah-langkah dalam melaksanakan solusi untuk mengatasi permasalahan dengan mengadakan PKM Peningkatan softskill petani dalam pemeliharaan kebun bibit (nursery) Toona sureni dari bibit cabutan alam di Nagari Lubuk Gadang Selatan Kecamatan Sangir Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Tambahnya, Setelah diberikan pelatihan softskill diharapkan masyarakat dapat mengerti cara-cara pembuatan dan pemeliharaan kebun bibit yang baik, sesuai dengan kaedah ilmu pengetahuan. Permasalahan dalam bidang manajemen.

Setelah diberikan pelatihan softskill diharapkan masyarakat dapat mengerti cara-cara pengelolaan dan pengadaan bibit pohon Suraian secara berkelanjutan, sehingga dapat menjadi sumber penghasilan dalam waktu lama. Permasalahan dalam bidang pemasaran. Setelah diberikan pelatihan softskill diharapkan masyarakat dapat mengerti cara-cara pemasaran bibit atau benih yang dihasilkan dari kebun benih, sehingga dapat dipasarkan di kecamatan sendiri maupun ke kecamatan dan kabupoaten tetangga.

Surian (Toona sureni) merupakan salah satu jenis pohon yang banyak dimanfaatkan sebagai tanaman untuk penghijauan di Indonesia. Surian dikembangkan untuk penanaman pada program Gerakan Rehabilitasi Hutan dan Lahan (GERHAN) serta menjadi jenis pilihan utama pada pengembangan Hutan Rakyat (Sofyan & Islam, 2006). Tanaman surian memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan disukai oleh masyarakat untuk digunakan sebagai bahan bangunan. Permintaan jenis kayu ini meningkat, khususnya untuk pembuatan meubel, interior ruangan, lemari, rangka pintu dan jendela. (Ril)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: solok-selatan,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Masyarakat Pagambiran Kota Padang Antusias Gunakan Hak Pilihnya

Masyarakat Pagambiran Kota Padang Antusias Gunakan Hak Pilihnya

PADANG - Masyarakat Kelurahan Ampalu Pagambiran Nan XX Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg) Kota Padang sangat antusias...

Inilah Alasan KPU Sulit Usut Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Inilah Alasan KPU Sulit Usut Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

POLITIK - Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Arief Budiman mengaku belum bisa mengambil kesimpulan mengenai dugaan...

809 APK Peserta Pemilu di Pariaman Ditertibkan Bawaslu

809 APK Peserta Pemilu di Pariaman Ditertibkan Bawaslu

PARIAMAN - Bawaslu Kota Pariaman menertibkan sebanyak 809 APK (Alat Peraga Kampanye) Peserta Pemilu di tiga Dapil...

Kodim 0307 Tanah Datar Adakan Latihan Tembak Untuk Mantapkan Profesionalitas Prajurit TNI

Kodim 0307 Tanah Datar Adakan Latihan Tembak Untuk Mantapkan Profesionalitas Prajurit TNI

TANAH DATAR - Sumatera Barat - Guna memantapkan dan meningkatkan profesionalitas parajurit TNI dalam menghadapi...

Jurkamnas Prabowo Sandi: Dukungan UAS akan Tuntun Pemilih Menangkan Prabowo Sandi

Jurkamnas Prabowo Sandi: Dukungan UAS akan Tuntun Pemilih Menangkan Prabowo Sandi

JAKARTA -- Ulama kondang asal Riau Ustaz Abdul Somad atau yang tenar dengan sebutan UAS menyampaikan pesan para ulama...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media