Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Temuan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kota Payakumbuh Bentuk Tim Pencegahan

Kamis, 29 November 2018 - 14:56:33 WIB - 679
Temuan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Kota Payakumbuh Bentuk Tim Pencegahan
insert


PAYAKUMBUH - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Payakumbuh, provinsi Sumatera Barat (sumbar) mencatat telah menemukan ribuan pelanggaran dan laporan terkait penyelenggaraan Pemilu untuk tahun 2019 mendatang. Baik pra maupun pasca penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) para Calon Legislatif. Terbanyak, pelanggaran terjadi di Alat Peraga Kampanye (APK). Namun, ada juga kegiatan yang dilakukan para caleg maupun Partai Politik yang bertentangan dengan UU maupun Perda yang di terapkan oleh Pemko Payakumbuh terkait Pemilu.

Menanggapi hal ini, Bawaslu Kota Payakumbuh membuat tim khusus untuk mencegah dan menyelesaikan seluruh pelanggaran ini sampai proses Pemilu 2019 selesai. Ini upaya terakhir Bawaslu agar peserta Pemilu 2019 taat pada aturan. Jika upaya ini gagal, Bawaslu mengancam akan membeberkan pelanggaran yang dilakukan para Caleg maupun Parpol kepada publik.

Adapun yang masuk kedalam tim ini dari unsur kepolisian, BIN, PLN, Telkom dan Pemko Payakumbuh yang terdiri dari Dinas Kominfo, Lingkungan Hidup, Satpol PP, Kesbangpol, Perhubungan, Pelayanan Satu Pintu dan BKD.

"Ini upaya kami terakhir. Jika para peserta Pemilu masih tetap membandel, kami akan beberkan data ke publik dan biarlah masyarakat menilainya sendiri. Data ini berupa seperti apa kesalahan peserta pemilu tersebut dan sampai mana tingkat pelanggarannya," kata Ketua Bawaslu Kota Payakumbuh M. Khadafi, Rabu (28/11/2018).

Dikatakan Khadafi, selama ini banyak APK yang membahayakan masyarakat. Seperti halnya APK membuat kabel dan tiang listrik rusak. Ini membahayakan masyarakat dan mengganggu fasilitas umum. Bahkan ada yang memasang APK di persimpangan jalan yang sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

"Berbagai kreatifitas peserta pemilu yang kami pandang sebagai sebuah pelanggaran. Jadi kami meminta agar peserta pemilu untuk taat kepada aturan. Ini untuk masyarakat dan peserta pemilu itu juga," kata Khadafi.

Harapan Khadafi, dirinya menggandeng berbagai instansi untuk membentuk tim ini tidak lain agar tercipta Pemilu yang damai dan sehat. Masing-masing instansi yang dirangkul memiliki tupoksi masing-masing untuk bertugas.

"Harapan kami pasti baik dalam helatan pesta demokrasi 2019 nanti. Agar tercipta kondisi yang sehat dan damai. Semoga partisipasi masyarakat Payakumbuh untuk Pemilu 2019 melebihi 77.5 persen sebagaimana target yang kami harapkan," jelasnya.

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: daerah,payakumbuh

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bebas Memilih dengan Nurani

Bebas Memilih dengan Nurani

Oleh: Hardisman, MD, PhD Tinggal tiga hari lagi kita akan melaksanakan pemilihan umum serentak tahun 2019 ini. Kita...

SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi

SK 4 Turun Tertibkan Tempat Hiburan di Bukittinggi

...

Berhasil Amankan Tahanan yang Kabur dari Lapas, Seorang TNI di Solok Tuai Pujian

Berhasil Amankan Tahanan yang Kabur dari Lapas, Seorang TNI di Solok Tuai Pujian

SOLOK - Bertindak cepat dan menangkap tahanan Lapas Klas IIB Laing Solok yang kabur dan sedang berkeliaran di Gurun...

Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu 2019, Ketua KPU Kota Padang Panjang: Persiapan Sudah 95%

Gelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemilu 2019, Ketua KPU Kota Padang Panjang: Persiapan Sudah 95%

PADANG PANJANG - Menjelang pesta demokrasi dimulai, Komisi Pemilihan Umum Kota Padang Panjang gelar Rapat Koordinasi...

Rismaidi, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Tampung Inspirasi Masyarakat Aur Birugo Tigo Baleh

Rismaidi, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Tampung Inspirasi Masyarakat Aur Birugo Tigo Baleh

BUKITTINGGI - Dalam mempertanggungjawabkan kepada masyarakat atas kinerja selama tahun 2014 - 2019, Drs Rismaidi SH...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media