Tuesday, 22 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu

Selasa, 04 Desember 2018 - 11:43:46 WIB - 1390
Tim Gabungan Amankan Kayu Ilegal Loging Di Tonang Talu
Tim Polisi Kehutanan Pasaman Raya, bersama Polres setempat saat memeriksa kayu yang diamankan di Tonang Talu, Senin (3/12)


PASAMAN - Sekitar 6 kubik kayu olah berhasil diamankan tim gabungan yang terdiri dari Polisi Kehutanan UPTD KPHL Pasaman Raya, dengan dibantu pihak Kepolisian Polres Pasaman di daerah Tonang Talu Kabupaten Pasaman, Senin (03/12) pukul 11.30 Wib kemarin.

Kepala UPTD KPHL Pasaman Raya, Yandesman pada awak media di Lubuk Sikaping, Senin sore mengatakan, 6 kubik kayu yang berhasil diamankan oleh tim nya itu merupakan kayu temuan yang terdapat di daerah kawasan hutan Tonang-Talu.

Lebih lanjut dikatakan Yandesman, informasi dari anggota kita, kayu ilegal itu ditemukan di sekitar tempat dua orang sopir truck cold diesel memuat kayu yang tertangkap oleh Tim gabungan Polhut Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar beberapa hari lalu.

Semula anggota Polhut didampingi anggota Polres Pasaman dan dua orang sopir yang menjadi tersangka dalam kasus pengangkut kayu illegal loging dari Tonang-Talu itu hanya ingin melihat koordinat tempat dimuatnya kayu ilegal loging tertangkap itu. Namun, sesampainya di lokasi, Tim langsung menemukan tumpukan-tumpukan kayu berbagai ukuran dan tim kemudian memeriksa tumpukan kayu olahan itu, "jelas Yandesman

"Kayu yang ditemukan itu ada sekitar empat tumpukan, jaraknya pun ada yang berdekatan, dan ada juga 40 meter letaknya dari badan jalan Umum Tonang-Talu tersebut. Karena banyaknya kayu itu, kita langsung membawa pekerja dari Lubuksikaping untuk mengangkat kayu-kayu tersebut ke dalam truck, kemudian selanjutnya dibawa dan diamankan di gudang kayu UPTD KPHL Pasaman Raya," ucapnya.

Yandesman menambahkan, pihaknya akan intens melakukan patroli dan pengawasan dibeberapa tempat, karena umumnya, para pelaku ilog memanfaatkan tingginya curah hujan untuk mengeluarkan kayu-kayu yang mereka ambil.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk bisa ikut mengawasi hutan, apalagi sekarang musim penghujan. Jika kasus penebangan liar ini turus dibiarkan, tentu kedepan akan berdampak pada masyarakat kita seperti terjadinya bencana banjir dan tanah longsor.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengamanan Hutan dan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), Mei Basrul Simarmata, didampingi Polhut UPTD KPHL Pasaman Raya, Marihot Simanullang yang memimpin kegiatan penemuan kayu illegal loging itu mengatakan, kayu temuan sekitar 6 kubik itu telah diolah dan dipotong dengan berbagai ukuran.

"Kayu olahan yang kita amankan itu, masuk dalam kategori kelompok meranti, dengan panjang 4 meter, dan ada juga panjang 2 meter," ujarnya.

Menurutnya, diduga kayu ilegal loging itu diambil oleh warga dari kawasan hutan Talu Pasaman Barat dan diangkut dari hutan mengunakan kerbau dan sepeda motor hingga ke pinggir jalan. "Dilokasi penemuan kayu itu, kita juga melihat adanya jejak-jejak kaki kerbau, ditambah jejak sepeda motor yang diduga digunakan sebagai sarana pengangkut kayu olahan dari dalam kawasan hutan," kata Mei Basrul lagi.

Sebelumnya, Tim Polhut Dinas Kehutanan provinsi Sumbar bersama anggota Sub Denpom, anggota Polda Sumbar, serta UPTD KPHL Pasaman berhasil menangkap dua unit truk cold diesel berisi kayu pecahan kelompok meranti campuran yang diduga ilegal.

Dua truk pengangkut kayu ilegal itu, ditangkap Tim Polhut di daerah kawasan jalan umum Tonang-Talu, Nagari Sundatar, Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman pada, Kamis (29/11) malam lalu. Selain berhasil mengamankan 225 keping kayu ilegal, dan dua truck cold diesel, tim Polhut juga berhasil mengamankan dua orang sopir yang kini menjadi tersangka dalam kasus tersebut. (Verdi)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kabut Asap Kembali Selimuti Solok, Warga Diminta Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

Kabut Asap Kembali Selimuti Solok, Warga Diminta Gunakan Masker Saat Keluar Rumah

SOLOK - Kabut asap kembali selimuti wilayah Solok, dan kondisinya sudah merangkak pada taraf membahayakan. Tebalnya...

21 Ahli Madya Keperawatan Akper Aisyiyah Padang Wisuda, Ini Pesan Direktur dan Ketua PWA Sumbar

21 Ahli Madya Keperawatan Akper Aisyiyah Padang Wisuda, Ini Pesan Direktur dan Ketua PWA Sumbar

...

Kapolsek Sikabaluan Mentawai Disertijab, Ini Dua PR Besar yang Harus Diselesaikan Kapolsek Baru

Kapolsek Sikabaluan Mentawai Disertijab, Ini Dua PR Besar yang Harus Diselesaikan Kapolsek Baru

MENTAWAI - Polres Kabupaten Kepulauan Mentawai gelar Serah terima Jabatan Kapolsek Sikabaluan, berlangsung di Halaman...

Saat Hendak Mencuri, Pelaku Curanmor Dicokok Tim Jatanras Polres Bukittinggi

Saat Hendak Mencuri, Pelaku Curanmor Dicokok Tim Jatanras Polres Bukittinggi

BUKITTINGGI -- Tim Jatanras Polres Bukittinggi kembali berhasil menangkap satu orang pelaku pencurian kendaraan...

KSAL Dukung Peringatan Hari Nusantara 2019 di Kota Pariaman

KSAL Dukung Peringatan Hari Nusantara 2019 di Kota Pariaman

PARIAMAN -- Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), Laksamana TNI Siwi Sukma Adji, S.E., M.M mendukung penuh Peringatan Hari...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media