Wednesday, 23 Oct 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Sosialisasikan Nomadic Tourism dan Digital Tourism, Ini Kata Kadis Pariwisata Sumbar

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:41:06 WIB - 1030
Sosialisasikan Nomadic Tourism dan Digital Tourism, Ini Kata Kadis Pariwisata Sumbar
Sosialisasi Nomadic Tourism dan Digital Tourism di Hotel Pangeran Beach Padang, Rabu (5/12/2018)


PADANG -- Dinas Pariwisata Sumatera Barat menggelar Sosialisasi Nomadic Tourism dan Digital Tourism di Hotel Pangeran Beach Padang, Rabu (5/12/2018). Hadir dalam acara teesebut Asisten Deputi pengembangan infrastruktur dan Ekosistem Kemenpar RI, Indra Netua.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Oni Yulfian mengatakan Konsep nomadic tourism sebagai salah satu gaya baru dalam dunia pariwisata di Indonesia. Konsep ini diklaim mampu mengatasi keterbatasan tersedianya amenitas di daerah wisata.

"Dalam Perda dinyatakan pariwisata sangat penting dan mendukung kesejahteraan masyarakat Sumbar, Membangun pariwisata Sumbar dengan konsep lama sudah tidak relevan. Nomadic Tourism inilah formulasi ideal dari Kemenpar RI," katanya

Beberapa bentuk dari nomadic tourism ini menurut Dinpar di antaranya berupa glamp camp, home pod hingga caravan. Kadis Pariwisata Sumbar Oni menilai nomadic tourism memiliki nilai ekonomi tinggi dan treatment yang mudah sehingga sehingga menarik para pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan bisnis tersebut.

"Nomadic Tourism berupa penggunaan glamp camp, home pod, dan caravan menjadi salah satu program terobosan yang dilakukan oleh Kempar bersama stakeholder pariwisata (para pelaku bisnis) dalam memenuhi tuntutan pasar atau permintaan wisatawan serta untuk mengatasi keterbatasan tersedianya amenitas sebagai unsur penting dari 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) di daerah tujuan wisata yang mengandalkan unsur budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade)," ujarnya.

Kadinpar Sumbar juga menjelaskan bahwa destinasi digital adalah destinasi yang heboh di dunia maya, viral di media sosial, dan nge-hits di Instagram. Generasi milenial atau lebih populer Kids Zaman Now sering menyebut diferensiasi produk destinasi baru ini dengan istilah instagramable

Asisten Deputi pengembangan infrastruktur dan Ekosistem Kemenpar RI, Indra Netua menyampaikan, "Investasi di bidang pariwisata adalah menjual yang ada bukan menjual yang tidak ada sangat simpel, seperti saeah dijual keindahan alamnya," ujar

Kasi Pengembangan Destinasi Dinpar Sumbar, Anatasya mengatakan kegiatan diikuti sebanyak 70 peserta yakni genpi, Asita, biro tour dan perwakilan dinas pariwisata kab/kota. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Terkait Pemberhentian 21 Orang Perangkat Nagari, PPDI Sumbar Surati Kementerian Dalam Negeri

Terkait Pemberhentian 21 Orang Perangkat Nagari, PPDI Sumbar Surati Kementerian Dalam Negeri

PADANG ARO -- Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Sumatera Barat (Sumbar), kirimkan surat protes kepada Dirjen...

Tausiah Subuh Mubaraqah bersama Syekh dari Pakistan di Padang Panjang

Tausiah Subuh Mubaraqah bersama Syekh dari Pakistan di Padang Panjang

...

Yurnaldi Kritisi Kosa Kata Jurnalis Kota Solok

Yurnaldi Kritisi Kosa Kata Jurnalis Kota Solok

SOLOK -- Yurnaldi, columnis, budayawan, dan penulis ulung dari Propinsi Sumatera Barat dan telah melahirkan puluhan...

Wagub Nasrul Abit: Relawan adalah Ujung Tombak PMI dalam Misi Kemanusiaan

Wagub Nasrul Abit: Relawan adalah Ujung Tombak PMI dalam Misi Kemanusiaan

PADANG -- Palang Merah Indonesia (PMI) se Sumatera Barat menggelar Musyawarah ke-X tahun 2019 yang diselenggarakan di...

Anggota DPR RI Guspardi Gaus Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Tanwir PP Muhammadiyah

Anggota DPR RI Guspardi Gaus Hadiri Peletakan Batu Pertama Masjid Tanwir PP Muhammadiyah

JAKARTA -- Anggota DPR RI Fraksi PAN, Drs. H. Guspardi Gaus,Msi menghadiri acara ground breaking (peletakan batu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media