Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pariwisata

Sosialisasikan Nomadic Tourism dan Digital Tourism, Ini Kata Kadis Pariwisata Sumbar

Rabu, 05 Desember 2018 - 10:41:06 WIB - 1233
Sosialisasikan Nomadic Tourism dan Digital Tourism, Ini Kata Kadis Pariwisata Sumbar
Sosialisasi Nomadic Tourism dan Digital Tourism di Hotel Pangeran Beach Padang, Rabu (5/12/2018)


PADANG -- Dinas Pariwisata Sumatera Barat menggelar Sosialisasi Nomadic Tourism dan Digital Tourism di Hotel Pangeran Beach Padang, Rabu (5/12/2018). Hadir dalam acara teesebut Asisten Deputi pengembangan infrastruktur dan Ekosistem Kemenpar RI, Indra Netua.

Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat, Oni Yulfian mengatakan Konsep nomadic tourism sebagai salah satu gaya baru dalam dunia pariwisata di Indonesia. Konsep ini diklaim mampu mengatasi keterbatasan tersedianya amenitas di daerah wisata.

"Dalam Perda dinyatakan pariwisata sangat penting dan mendukung kesejahteraan masyarakat Sumbar, Membangun pariwisata Sumbar dengan konsep lama sudah tidak relevan. Nomadic Tourism inilah formulasi ideal dari Kemenpar RI," katanya

Beberapa bentuk dari nomadic tourism ini menurut Dinpar di antaranya berupa glamp camp, home pod hingga caravan. Kadis Pariwisata Sumbar Oni menilai nomadic tourism memiliki nilai ekonomi tinggi dan treatment yang mudah sehingga sehingga menarik para pelaku industri pariwisata untuk mengembangkan bisnis tersebut.

"Nomadic Tourism berupa penggunaan glamp camp, home pod, dan caravan menjadi salah satu program terobosan yang dilakukan oleh Kempar bersama stakeholder pariwisata (para pelaku bisnis) dalam memenuhi tuntutan pasar atau permintaan wisatawan serta untuk mengatasi keterbatasan tersedianya amenitas sebagai unsur penting dari 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) di daerah tujuan wisata yang mengandalkan unsur budaya (culture), alam (nature), dan buatan manusia (manmade)," ujarnya.

Kadinpar Sumbar juga menjelaskan bahwa destinasi digital adalah destinasi yang heboh di dunia maya, viral di media sosial, dan nge-hits di Instagram. Generasi milenial atau lebih populer Kids Zaman Now sering menyebut diferensiasi produk destinasi baru ini dengan istilah instagramable

Asisten Deputi pengembangan infrastruktur dan Ekosistem Kemenpar RI, Indra Netua menyampaikan, "Investasi di bidang pariwisata adalah menjual yang ada bukan menjual yang tidak ada sangat simpel, seperti saeah dijual keindahan alamnya," ujar

Kasi Pengembangan Destinasi Dinpar Sumbar, Anatasya mengatakan kegiatan diikuti sebanyak 70 peserta yakni genpi, Asita, biro tour dan perwakilan dinas pariwisata kab/kota. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang,pariwisata,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Emak-Emak Caruik Pungkang Wali Kota Padang MINTA MAAF

Emak-Emak Caruik Pungkang Wali Kota Padang MINTA MAAF

PADANG -- Seorang emak-emak bernama Emi, PKL yang bacaruik pungkang saat ditegur Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah...

Israel Tuding Ada Campur Tangan Iran dalam Peristiwa Ledakan Dahsyat di Lebanon

Israel Tuding Ada Campur Tangan Iran dalam Peristiwa Ledakan Dahsyat di Lebanon

INTERNASIONAL - Duta Besar Israel untuk Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB), Danny Danon menuduh Iran mengeksploitasi...

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Pantai Barat Sumatra, Warga Padang Berhamburan Keluar Rumah

Gempa 5,1 Magnitudo Guncang Pantai Barat Sumatra, Warga Padang Berhamburan Keluar Rumah

PADANG -- Gempa berkekuatan 5,1 magnitudo mengguncang pantai barat Sumatra terasa kuat hingga ke Padang, Sumbar, Rabu,...

BBI Lundar Pasaman Terima 5000 Benih Ikan Dari BRPI

BBI Lundar Pasaman Terima 5000 Benih Ikan Dari BRPI

PASAMAN - Balai Riset dan Pemuliaan Ikan (BRPI) menyerahkan benih ikan mas unggul kepada UPT Balai Benih Ikan (BBI)...

Hari ini, 9 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tanah Datar

Hari ini, 9 Orang Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Tanah Datar

TANAH DATAR - Setelah beberapa hari tidak terdapat kasus positif Covid-19 di Tanah Datar, kini Laboratorium Fakultas...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1