Tuesday, 11 Dec 2018
Minangkabaunews
headline
home berita Opini

Seperti Apakah Fenomenanya Generasi Milenial, Berikut Ulasannya

Kamis, 06 Desember 2018 - 08:32:32 WIB - 536
Seperti Apakah Fenomenanya Generasi Milenial, Berikut Ulasannya
Ilustrasi Generasi milenial (foto : Nalarpolitik.com)


Oleh : Dhiyaa Safira Putri

Fenomena Generasi Milenial

OPINI - Kalimat yang sering kita dengar mengenai generasi milenial disaat sekarang ini telah memberi pengaruh yang cukup besar bagi kehidupan kita, seberapa sering orang menyebutnya, dan seberapa sering kita mendengar mengenai generasi milenial ini membuat banyak sekali ulasan mengenai generasi milenial yang menimbulkan beberapa pendapat dari masyarakat kita sehigga muncul lah sebuah fenomena generasi milenial ini.

Sebenarnya, generasi milenial merupakan lanjutan dari generasi-generasi yang telah ada sebelumnya, sedikit ulasan mengenai timbulnya bermacam jenis generasi semenjak munculnya teori generasi oleh Karl Mannheim pada 1923, ada lima jenis generasi berbeda yang mempunyai karakteristik masing-masingnya.

Generasi menurut KBBI merupakan orang-orang yang kira-kira sama waktu hidupnya atau orang-orang yang satu angkatan hidup. Generasi pertama kita sebut dengan generasi Baby Boomer (1946-1964) generasi yang telah ada pasca perang dunia ke 2 yang merupakan generasi dimana orang-orang belum menggunakan teknologi digital, dan rata-rata pekerjaan generasi Baby Boomer ini adalah pensiunan yang memiliki waktu santai yang lebih banyak.

Generasi kedua yaitu generasi X (1965-1980) dimana generasi ini merupakan tahun awal lahirnya penggunaan PC (Personal Computer), video games, tv kabel, dan internet. Namun belum terlalu besar pengaruh internet pada generasi ini. Karakteristik dari generasi X ini salah satunya merupakan orang-orang yang mampu beradaptasi dan seorang pekerja keras.

Lanjut ke generasi selanjutnya yaitu generasi Y (1981-1994) yang dikenal dengan sebutan generasi milenial atau milenium. Ungkapan generasi Y mulai digunakan pada editorial koran besar Amerika Serikat pada Agustus 1993. Generasi ini merupakan generasi yang mahir dan gandrung akan teknologi informasi dan berbagai aplikasi komputer, sering berkomunikasi lewat jejaring sosial atau media sosial seperti facebook, twitter, email, dll.

Kemudian generasi keempat yaitu generasi Z (1995-2010) dimana orang-orang di generasi ini sejak kecil mereka sudah mengenal teknologi, dan akrab dengan gadget canggih yang secara tidak langsung berpengaruh terhadap kepribadian mereka, mereka mampu mengaplikasikan semua kegiatan dalam satu waktu, seperti bermain gadget, menggunakan media sosial yang beragam, dan mendengarkan musik menggunakan headset.

Ada sedikit kesamaan dengan mereka generasi Y yang telah terfokus pada teknologi informasi. Dan generasi yang terakhir yaitu generasi Alpha (2011-sekarang) dimana generasi ini merupakan generasi yang sangat terdidik karena masuk sekolah lebih awal dan banyak belajar, banyak pakar yang berpendapat bahwa generasi ini merupakan generasi yang paling terpelajar.

Nah, setelah sedikit ulasan dari beberapa jenis generasi ini, generasi yang paling sering disebut dan yang paling sering di dengar yaitu generasi milenial. Lalu, ada apa sebenarnya dengan generasi milenial? Menurut beberapa pendapat masyarakat Indonesia, generasi milineal dianggap generasi yang sensitif sehingga beberapa orang sedikit memberi perspektif buruk pada generasi milenial ini.

Generasi milenial dianggap generasi yang paling narsis, generasi yang tidak bisa lepas dari smartphone, terobsesi dengan teknologi dan internet, juga dianggap sebagai generasi yang tidak suka dikritik dan tidak mau bekerja keras. Apa karena generasi milenial ini merupakan generasi yang cerdas akan teknologi oleh karena itu orang-orang beranggapan bahwa tingkat kepedulian mereka terhadap masa lalu dan hal-hal yang berkaitan dengan lingkungan sekitarnya masih rendah? Coba kita netralkan tanggapan dan pemikiran ini.

"Anak sekarang enak banget ya, nyari informasi, tugas, dan semacamnya bisa dari internet, main nya hp mulu, orang ngomong gak didengerin, respon nya lama, cuek banget sih sama orang-orang disekitarnya", inilah sedikit kalimat-kalimat yang sering kita dengar mengenai generasi milenial.

Generasi milenial merupakan generasi yang lahir setelah generasi X dimana pada generasi ini berkaitan dengan kecanggihan teknologi dan internet, generasi yang dianggap mahir dan cerdas dalam menggunakan teknologi informasi sehingga ditakutkan pada generasi ini timbul rasa keegoisan diri, dimana hanya mementingkan diri sendiri tanpa sadar dan peka pada kehidupan di lingkungan sosialnya.

Namun menurut Severin dan Tankard (2005), sejumlah penelitian tentang dampak internet menunjukkan bahwa internet bisa menjadi sumber utama untuk media belajar, media hiburan, dan media informasi lainnya. Dan banyak manfaat dari internet jika kita paham bagaimana menggunakannya secara bijak.

Dari perspektif masyarakat sekarang menganggap bahwa generasi milenial dalam menggunakan internet atau bermedia sosial sudah terlalu melampaui batas, kenapa? Karena beberapa kalangan remaja tidak paham betul bagaimana bermedia sosial dan menggunakan teknologi canggih ini secara bijak, seperti hal nya belum mampu dalam memilah aktivitas apa yang dilakukan dalam bermedia sosial, terlalu terpaku akan teknologi, cuek terhadap lingkungan sehingga dikenal kurang sopan dibanding generasi sebelumnya.

Namun alangkah lebih baik jika kita melihat dulu dari segi positif adanya generasi milenial ini, seperti memberi pengakuan bahwa kemampuan anak generasi milenial dalam menggunakan teknologi lebih baik dibandingkan dengan generasi sebelumnya, menciptakan hal baru dengan cara yang kreatif.

Generasi milenial juga bisa dibilang cepat tanggap dalam menerima informasi baru, mampu mempelajari hal baru dengan cepat dan bersifat fleksibel, kenapa? Karena mereka akan dapat dengan mudah beradaptasi pada setiap perubahan asalkan perubahan itu bernilai positif.

Memang pada dasarnya suatu generasi mempunyai kepercayaannya masing-masing baik dalam nilai sosial budaya, apa yang menjadi minatnya, dan setiap generasi pasti mempunyai ciri khas nya masing-masing. Tidak bisa dipungkiri jika pada generasi milenial sudah memang jamannya teknologi berkembang, teknologi semakin canggih, dan memang tidak bisa dihindari namun kita harus tetap bisa menyesuaikannya. Beda generasi pastinya beda juga perspektif yang akan timbul, beda penyelesaian masalahnya, dan beda juga solusi yang akan digunakan. Dengan munculnya beberapa gaya hidup yang berbeda pada setiap generasi, kita harus sama-sama menghargai apa yang menjadi karakteristik dari generasi tersebut, pasti ada sisi positif yang dapat kita jadikan perspektif baik untuk menilainya.

Namun, untuk generasi milenial ada sedikit pesan nih, jadilah orang-orang yang cerdas,kreatif,inovatif dalam berteknologi dengan memilih dan memilah yang terbaik terlebih dahulu, tetap jaga sopan santun dan berkomunikasi secara langsung itu sangat penting dibanding harus dengan menggunakan smartphone melalui via chat dll, agar lebih dekat lagi dengan orang yang berada disekitar kita.

Generasi milenial harus bisa menyesuaikan diri dengan generasi sebelumnya, dan generasi sebelumnya juga harus memahami dan lebih mengerti sifat-sifat dari generasi milenial agar kita sama-sama terhindar dari perspektif-perspektif negatif yang bermunculan.

Penulis : Dhiyaa Safira Putri (Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Andalas)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: opini

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Gerombolan Teroris Bantai 31 Pekerja Jembatan Habema-Mugi Papua

Gerombolan Teroris Bantai 31 Pekerja Jembatan Habema-Mugi Papua

NASIONAL -- Gerombolan teroris melakukan pembantaian massal terhadap 31 pekerja dari PT Istaka Karya (BUMN)Jembatan...

Tahun 2019 Randang di Payakumbuh Menggunakan Teknologi Retouch.

Tahun 2019 Randang di Payakumbuh Menggunakan Teknologi Retouch.

PAYAKUMBUH - Randang, begitu nama kuliner khas di Minangkabau satu ini. Sebagian masyarakat Indonesia bahkan dibelahan...

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP  Padang Sita Miras Tanpa Izin Edar

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Satpol PP Padang Sita Miras Tanpa Izin Edar

PADANG -- Jelang Natal dan Tahun baru, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menggelar operasi penyakit masyarakat...

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

Triathlon 2018: 8 Negara Lintasi Destinasi Wisata Kota Pariaman

PARIAMAN - Hari pertama gelaran Pariaman international Triathlon 2018 berlangsung semarak. Walikota Pariaman Genius...

Kota Bukittinggi Bersama 7 Daerah Lainnya Terima Sertifikat Geopark Nasional

Kota Bukittinggi Bersama 7 Daerah Lainnya Terima Sertifikat Geopark Nasional

...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media