Saturday, 22 Feb 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Ditinggal Kedua Orang Tua, Balita Hidrosefalus Hanya Bisa Berbaring dan Menangis Dipangkuan Nenek

Senin, 10 Desember 2018 - 18:06:14 WIB - 2340
Ditinggal Kedua Orang Tua, Balita Hidrosefalus Hanya Bisa Berbaring dan Menangis Dipangkuan Nenek
Arfan, Balita penderita Hidrosefalus warga Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, digendong Neneknya Yus Epino. (Foto: Iyung)


PAYAKUMBUH Seorang anak laki-laki berusia satu tahun Sembilan bulan, warga Kelurahan Tanjung Pauh, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), hanya bisa berbaring dipangkuan neneknya. Anak Pasangan dari Ifkar (34) dan Weni (25) kondisi kesehatannya beberapa kali menurun akibat menderita hidrosefalus sejak lahir. Akibat dari terus membesarnya kepala balita bernama Muhammad Arfan itu, kondisi kesehatan tubuhnya yang lain juga ikut terganggu, balita itu sering mengalami gejala demam tinggi.

Menurut keterangan warga, sejak balita itu ditinggal pergi tanpa kabar oleh kedua orang tuanya, Arfan bersama 3 saudara kandung diasuh oleh neneknya bernama Yus Epino (58). Selain mengasuh Arfan disela waktu keseharian hanya berdagang kecil-kecilan untuk memenuhi kebutuhan Arfan. Disegala keterbatasan ekonomi, upaya pengobatan sudah dilakukan, namun dokter menyarankan sekali dalam tiga bulan wajib melakukan kontroling ke dokter spesialis di Rumah Sakit M Djamil Padang. Karna keterbatasan biaya, konsultasi hanya mampu dilakukan satu kali.

"Orang tua balita itu entah kemana tanpa ada kabar. Ekonomi cukup sulit sehingga tidak memiliki biaya untuk Kontrol penyakit yang diderita Arfan. Hanya sekali melakukan kontroling, setelah itu tidak ada lagi," Kata Yulidarnis yang akrab disapa Iyung, pengurus karang taruna peduli Tanjung Pauh, kepada minangkabaunews.com, Senin (10/12).

Ditambambahkan Iyung, warga sering memberikan bantuan secukupnya, namun biaya untuk pulang pergi serta konsulatasi dokter ke kota Padang yang cukup tinggi membuat nenek Epi kehabisan akal untuk membiayai. Ditambah lagi saudara perempuan Arfan juga mengalami penyakit di rongga mulut sehingga tidak dapat berbicara.

"Warga disini juga sering memberikan bantuan, Pernah di bawa ke RSUP M Djamil Padang, namun hanya sekali, sekarang tidak pernah lagi karna tidak memiliki biaya. Sebetulnya kakak dari Arfan juga mengalami penyakit di rongga mulut, sehingga tidak dapat bicara." tutup Iyung.

Bagi dermawan yang ingin membantu meringankan beban Arfan berikut nomor rekening Bank BRI 5505-01-025454-53-6 atas nama Yus Epino.


Loading...
Editor/Sumber: Rino Chandra
Tag: kesehatan,payakumbuh

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Seorang Pelaku Curanmor di Pasbar Diciduk Polisi, Begini Kronologisnya

Seorang Pelaku Curanmor di Pasbar Diciduk Polisi, Begini Kronologisnya

PASAMAN BARAT - Jajaran Polsek Kinali berhasil menangkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang juga...

Kabupaten Pasaman Diperiksa Tim BPK RI, Ada Apa??

Kabupaten Pasaman Diperiksa Tim BPK RI, Ada Apa??

PASAMAN - BPK RI perwakilan provinsi Sumatera Barat melakukan pemeriksaan rutin sekali se tahun di kabupaten Pasaman,...

Aktif Memberikan Info Melalui Medsos, Polres Kota Bukittinggi Raih Juara 1

Aktif Memberikan Info Melalui Medsos, Polres Kota Bukittinggi Raih Juara 1

BUKITTINGGI - Polres Kota Bukittinggi di awal tahun inj mendapatkan penghargaan dari Kepala Polisi Daerah Sumatera...

Wow, Ada Penampakan Kain Kafan di Planet Mars

Wow, Ada Penampakan Kain Kafan di Planet Mars

UNIK ANEH - Seorang bioengineer JJ Hastings bersama perancang busana Pia Interlandi sedang menjalankan sebuah proyek...

Ngisap Lem dan Bawa Golok, 6 Remaja Diamankan Satpol PP Padang

Ngisap Lem dan Bawa Golok, 6 Remaja Diamankan Satpol PP Padang

PADANG - Enam orang remaja diamankan Satpol PP di kawasan jempatan Purus, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) sekira...


KOMENTAR ANDA



Loading...
kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media