Wednesday, 26 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Ranah Minang Kembali Berbaiat, Urang Kampuang dan Rantau Diminta Berkumpul

Selasa, 11 Desember 2018 - 12:58:35 WIB - 5067
Ranah Minang Kembali Berbaiat, Urang Kampuang dan Rantau Diminta Berkumpul
Baliho sumpah sati Marapalam jilid 2, Selasa (11/12)


PADANG -- Menyikapi massivenya "serangan" terhadap nilai-nilai Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) baik dari pengaruh asing maupun di ranah minang sendiri, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar menggelar Baiat Bukik Marapalam Jilid 2 di Istano Pagaruyung, Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Ahad (16/12/2018) mendatang.

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar mengatakan, "Baiat Bukik Marapalam jilid dua akan digelar setelah menimbang prinsip hidup yang menjadi jati diri orang Minang itu telah dihantam bertubi-tubi. Patut diingat, Baiat ini bukan untuk mengubah walau sebaris, bukan untuk menghapus walau setitik," ungkap Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal Gazahar, di Padang, Selasa, (11/12/2018).

Lanjut Buya Gusrizal, Ranah minang menghendaki Sumpah Sati Bukik Marapalam perlu diteguhkan dan diperkokoh kembali. Dengan semangat meneguhkan kembali itu, ia memastikan tidak akan ada upaya untuk mengubah isi dari sumpah sati tersebut.

"MUI Sumbar hanya bertugas menjaga sumpah sati itu. Bagi MUI, Syarak Mangato dan Adaik Mamakai itu sudah menjadi petunjuk yang jelas tentang landasan kehidupan bermasyarakat di Ranah Minang dan pola dakwah yang tepat dalam berkeIslaman," tuturnya.

Gusrizal menilai, ada yang goyah di dalam dada anak-kamanakan di Ranah Minang saat ini, sehingga posisi sumpah sati perlu diteguhkan dan diperkokoh kembali.

"Kami mencermati sikap umat pasca MUI Sumbar menolak Islam Nusantara, ada sebagian yang mengakui ABS-SBK-SM-AM, tapi setuju pula dengan Islam Nusantara, dan tidak tersinggung saat ada aturan syarak yang ditolak sebagai landasan hidup berbangsa dan bernegara," terang Buya Gusrizal

Tambahnya, Indikator yang menunjukkan ada keyakinan yang goyah tersebut, sebutnya, seperti tingkat kemaksiatan yang semakin mengkhawatirkan di Ranah Minang. Belum lagi indikator lain yang membuat MUI Sumbar menilai sudah saatnya Sumpah Sati atau Baiat Bukik Marapalam diperkokoh kembali.

Menurutnya, Kegiatan itu sendiri nantinya, akan terdiri dari tiga bagian mulai dari mudzakarah, pengukuhan kembali baiat, dan malewakan baiat. Meski serba terbatas dari sarana dan fasilitas, MUI tetap berkerjasama dengan Pemkab Tanah Datar dan berkoordinasi dengan seluruh pemerintah daerah dan organisasi masyarakat adat yang ada di Sumbar.

"Landasan pengukuhan kembali Sumpah Sati Bukik Marapalam ini jelas dan dalam jalan musyawarah sesuai anjuran Alquran surat Assyura 42:38 dan sunnah Rasulullah bahwa bila seseorang dari kalian minta bermusyawarah, maka hendaklah diberikannya pandangan kepada saudaranya itu," jelas Buya

Berdasarkan musyawarah akhir jelang Baiat Bukik Marapalam Jilid 2 dengan alim ulama, niniak mamak (Bakor KAN, LKAAM, dan MTKAAM), bundo kanduang, unsur pemerintahan, serta beberapa tokoh masyarakat, maka diperoleh keputusan akhir tentang tema besar kegiatan berupa Mengukuhkan Kembali Sumpah Satu Bukik Marapalam. (Ril)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,metro,padang,sumatra-barat,tanah-datar

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Bupati Pasaman Resmikan KLIPP

Tingkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat, Bupati Pasaman Resmikan KLIPP

PASAMAN -- Bupati Pasaman, Yusuf Lubis resmikan Klinik Layanan Informasi Pembimbingan Perbantuan/OSS (KLIPP) di Dinas...

Uhamka Jakarta Gelar Bedah Buku "Drs R. Moh Zuhdan Berjuang di Tanah Seberang" di Padang Panjang

Uhamka Jakarta Gelar Bedah Buku "Drs R. Moh Zuhdan Berjuang di Tanah Seberang" di Padang Panjang

PADANG PANJANG -- Buku berjudul "Drs R. Moh Zuhdan berjuangan di Tanah Seberang" karya Anwar Thahar...

Sambut Lebaran 2019, Ini Pesan Gubernur Irwan Prayitno

Sambut Lebaran 2019, Ini Pesan Gubernur Irwan Prayitno

PADANG -- Gubernur Sumatera Barat H. Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Nasrul Abit sholat Idul Fitri 1440 H mengikuti...

Dinas Pariwisata Mentawai Akan Rampungkan Kesiapan Festival Pesona Mentawai 2019 Kamis Depan

Dinas Pariwisata Mentawai Akan Rampungkan Kesiapan Festival Pesona Mentawai 2019 Kamis Depan

MENTAWAI - Segala persiapan pelaksanaan ajang tahunan Festival Pesona Mentawai tahun 2019, sampai saat ini sudah...

Ini Cara Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat Untuk Berantas Hama Tikus di Sawahlunto

Ini Cara Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat Untuk Berantas Hama Tikus di Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Program ini dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat berdasarkan laporan dari dinas...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media