Tuesday, 25 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Sering Diisukan Kurang Islam dan Tak Pernah Jadi Imam Salat, Begini Komentar Prabowo

Senin, 17 Desember 2018 - 21:59:01 WIB - 865
Sering Diisukan Kurang Islam dan Tak Pernah Jadi Imam Salat, Begini Komentar Prabowo
Prabowo Subianto (Foto: Tribunnews.com)


POLITIK - Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto mengatakan, dalam perjuangannya maju menjadi capres, banyak isu negatif yang diarahkan kepadanya. Mulai dari tuduhan bahwa dia adalah zionis, sampai ia dituduh sebagai Islam garis keras.

Selain itu, Prabowo juga sering disebut tidak bisa menjadi imam salat. Semua tuduhan itu menurutnya hanya diciptakan untuk menjatuhkanya.

"Jadi ada upaya selalu mencari-cari kesalahan. Suatu saat saya dibilang Islam garis keras, tapi besoknya dibilang saya ini kurang Islam. Saya gak bisa jadi imam salat katanya," kata Prabowo di SICC Sentul, Jawa Barat, Senin (17/12/2018).

Prabowo mengatakan, selama ini dia memang tidak mau jadi imam karena merasa tidak pantas memimpin salat. Sebab, banyak orang yang lebih ahli dan lebih tinggi ilmu agamanya ketimbang dia.

"Ya saya merasa tahu diri. Betul? Yang jadi imam ya harus orang yang lebih tinggi ilmunya. Betul? Saya tidak takut mengakui bahwa saya merasa tidak pantas saya menjadi imam salat," kata Prabowo.

Prabowo mengaku tidak ingin bersandiwara dan membohongi rakyat. Untuk urusan agama, dia lebih memilih menyerahkan kepada ahlinya dan itu dianggapnya adalah lebih baik dari pada berpura-pura di depan rakyat.

"Lebih baik saya ikuti orang yang lebih tinggi ilmunya dari saya. Untuk apa saya bohong, untuk apa saya berpura-pura kepada kalian," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan politikus Partai Gerindra, La Nyalla Matalitti, sempat menantang Prabowo untuk membaca bacaan salat dan menjadi imam salat. Tantangan tersebut menurut La Nyalla, untuk menunjukkan seberapa jauh ilmu agama Prabowo dibandingkan Jokowi. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Solok Heboh, Belasan Kios di Pasar Alahan Panjang Ludes Terbakar Dini Hari

Solok Heboh, Belasan Kios di Pasar Alahan Panjang Ludes Terbakar Dini Hari

SOLOK -- Sedikitnya 18 unit kios di kawasan komplek Pasar Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok,...

PPDB Sistem Zonasi, Antara Mempersulit dan Pemerataan Pendidikan

PPDB Sistem Zonasi, Antara Mempersulit dan Pemerataan Pendidikan

EDITORIAL -- Kebijakan Kemendikbud menggunakan PPDB sistem zonasi, dalam penerimaan siswa baru dalam tujuan awalnya...

Usai Dilantik, Ketua KNPI Mentawai Ajak Pengurus Baru Untuk Bangkitkan Kembali Roh KNPI

Usai Dilantik, Ketua KNPI Mentawai Ajak Pengurus Baru Untuk Bangkitkan Kembali Roh KNPI

MENTAWAI - Puluhan Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kepulauan Mentawai serius mengikuti...

Koto Panjang Wakili Kota Padang Panjang Ikuti Penilaian Kelurahan Berprestasi tahun 2019

Koto Panjang Wakili Kota Padang Panjang Ikuti Penilaian Kelurahan Berprestasi tahun 2019

PADANG PANJANG - Tim penilai kelurahan berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat mengunjungi Kelurahan Koto Panjang,...

Libur Lebaran, Taman Jam Gadang Jadi Tujuan Utama Wisatawan di Kota Bukittinggi

Libur Lebaran, Taman Jam Gadang Jadi Tujuan Utama Wisatawan di Kota Bukittinggi

BUKITTINGGI - Kepala bidang pariwisata dan ekonomi kreatif Disparpora Kota Bukittinggi, Suzi Yanti menjelaskan di Kota...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media