Tuesday, 22 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Sebanyak 5.759 e-KTP Dimusnahkan di Pariaman, Kabarnya Masih Tersisa Ribuan Lagi

Rabu, 19 Desember 2018 - 17:16:35 WIB - 316
Sebanyak 5.759 e-KTP Dimusnahkan di Pariaman, Kabarnya Masih Tersisa Ribuan Lagi
Suasana Pemusnahan e-KTP di Halaman Kantor Disdukcapil Kota Pariaman, Rabu (19/12)


PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman musnahkan sebanyak 5.759 e-KTP invalid (rusak), di Halaman Kantor Disukcapil setempat, Rabu (19/12/2018).

Pemusnahan e-KTP dengan cara di bakar secara simbolis oleh Walikota Pariaman Genius Umar, yang diikuti juga oleh Unsur Forkopimda dan Wartawan yang hadir dilokasi.

Genius Umar didampingi Kadis Dukcapil Syafrilman mengatakan, jumlah e-KTP invalid yang dimusnahkan sebagaimana surat edaran Menteri Dalam Negeri yang mana e-KTP rusak terhitung dari tahun 2011 sampai 2013.

"Ini merupakan hari terakhir pemusnahan e-KTP. Sedangkan yang rusak terhitung diatas tahun 2014 sampai 2018 belum dimusnahkan, karena belum ada perintah," sebutnya.

Genius memastikan semua e-KTP yang rusak sebagaimana data yang ada di Dukcapil dipastikan sudah dimusnahkan semuanya.

Menyangkut masih adanya ribuan e-KTP invalid yang tersisa, Ia mengatakan akan mengecek keamanan dan keberadaan data yang ada di Disdukcapil tersebut.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Pariaman Abrar Aziz mengatakan, Disdukcapil hanya melaksanakan tugas pemusnahan sebagaimana Surat Edaran dari Kementerian.

"Sementara yang terhitung dari 2014 ke atas, tidak ada masalah bagi KPU karena data pemilih sudah ada di DPT kita," ujarnya.

Ia beralasan, karena setiap pemilih yang datang ke KPPS sudah terdata sebagaimana KTP yang ada. "Mudah-mudahan nanti ada perintah lagi dari Kemendagri. Untuk memusnahkan e-KTP invalid yang diatas 2014 tadi," pungkas Abrar.

Sementara itu, Riswan Ketua Bawaslu Pariaman menyebutkan, akan meminta jaminan pada Dukcapil atas e-KTP yang tersisa, supaya dikemudian hari tidak akan muncul penyalahgunaan.

"Nanti kita minta kejelasan pada Dukcapil. Wajarlah kita merasa khawatir, tapi tidak hanya kita saja, namun semua stake holder dan unsur terkait harus ikut juga mengawasi," pungkasnya.

Riswan mengatakan, upaya antisipasi akan terus dilakukan, supaya tidak adanya penyalahgunaan e-KTP dikemudian hari. (War)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,pariaman

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemuda Muhammadiyah Serap Aspirasi Pedagang Terkait Kenaikan Retribusi Pasar Hingga 600%

Pemuda Muhammadiyah Serap Aspirasi Pedagang Terkait Kenaikan Retribusi Pasar Hingga 600%

BUKITTINGGI -- Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Bukittinggi, Ilham Nur Shodiq beserta sejumlah pimpinan PDPM menyapa dan...

Ali Mukhni : Pembangunan Kawasan Terpadu Tarok Padang Pariaman Tetap Dilanjutkan

Ali Mukhni : Pembangunan Kawasan Terpadu Tarok Padang Pariaman Tetap Dilanjutkan

PADANG PARIAMAN - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengaku optimis jika kehadiran sejumlah proyek Nasional di...

Warga Lubuk Landur Pasbar Tumpah Ruah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Warga Lubuk Landur Pasbar Tumpah Ruah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

PASAMAN BARAT - Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dan Wirid Yasin Nagari persiapan Lubuk Landur Kecamatan Pasaman,...

Masyarakat Agam Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Tiku

Masyarakat Agam Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Tanpa Identitas di Laut Tiku

AGAM - Masyarakat Tiku, Kabupaten Agam digeger dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di dekat pulau ujung yang...

Jalan Rabat Beton di Kuok Agam Makin Parah Pasca Longsor, Masyarakat Minta Perbaikan

Jalan Rabat Beton di Kuok Agam Makin Parah Pasca Longsor, Masyarakat Minta Perbaikan

AGAM - Pasca diterjang longsong tiga bulan lalu, jalan rabat beton yang berada di dekat mushala amar maruf, Kuok,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media