Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Sebanyak 5.759 e-KTP Dimusnahkan di Pariaman, Kabarnya Masih Tersisa Ribuan Lagi

Rabu, 19 Desember 2018 - 17:16:35 WIB - 371
Sebanyak 5.759 e-KTP Dimusnahkan di Pariaman, Kabarnya Masih Tersisa Ribuan Lagi
Suasana Pemusnahan e-KTP di Halaman Kantor Disdukcapil Kota Pariaman, Rabu (19/12)


PARIAMAN - Pemerintah Kota Pariaman musnahkan sebanyak 5.759 e-KTP invalid (rusak), di Halaman Kantor Disukcapil setempat, Rabu (19/12/2018).

Pemusnahan e-KTP dengan cara di bakar secara simbolis oleh Walikota Pariaman Genius Umar, yang diikuti juga oleh Unsur Forkopimda dan Wartawan yang hadir dilokasi.

Genius Umar didampingi Kadis Dukcapil Syafrilman mengatakan, jumlah e-KTP invalid yang dimusnahkan sebagaimana surat edaran Menteri Dalam Negeri yang mana e-KTP rusak terhitung dari tahun 2011 sampai 2013.

"Ini merupakan hari terakhir pemusnahan e-KTP. Sedangkan yang rusak terhitung diatas tahun 2014 sampai 2018 belum dimusnahkan, karena belum ada perintah," sebutnya.

Genius memastikan semua e-KTP yang rusak sebagaimana data yang ada di Dukcapil dipastikan sudah dimusnahkan semuanya.

Menyangkut masih adanya ribuan e-KTP invalid yang tersisa, Ia mengatakan akan mengecek keamanan dan keberadaan data yang ada di Disdukcapil tersebut.

Pada kesempatan itu, Ketua KPU Pariaman Abrar Aziz mengatakan, Disdukcapil hanya melaksanakan tugas pemusnahan sebagaimana Surat Edaran dari Kementerian.

"Sementara yang terhitung dari 2014 ke atas, tidak ada masalah bagi KPU karena data pemilih sudah ada di DPT kita," ujarnya.

Ia beralasan, karena setiap pemilih yang datang ke KPPS sudah terdata sebagaimana KTP yang ada. "Mudah-mudahan nanti ada perintah lagi dari Kemendagri. Untuk memusnahkan e-KTP invalid yang diatas 2014 tadi," pungkas Abrar.

Sementara itu, Riswan Ketua Bawaslu Pariaman menyebutkan, akan meminta jaminan pada Dukcapil atas e-KTP yang tersisa, supaya dikemudian hari tidak akan muncul penyalahgunaan.

"Nanti kita minta kejelasan pada Dukcapil. Wajarlah kita merasa khawatir, tapi tidak hanya kita saja, namun semua stake holder dan unsur terkait harus ikut juga mengawasi," pungkasnya.

Riswan mengatakan, upaya antisipasi akan terus dilakukan, supaya tidak adanya penyalahgunaan e-KTP dikemudian hari. (War)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,pariaman

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kakemenag Agam: Hasil Penilaian KPK, di Kemenag Agam Dipastikan Bersih dan Tidak Ada Praktek Korupsi

Kakemenag Agam: Hasil Penilaian KPK, di Kemenag Agam Dipastikan Bersih dan Tidak Ada Praktek Korupsi

AGAM - Saat ini sedang maraknya kasus jual beli jabatan di lingkungan Kementrian Agama yang beberapa waktu lalu. Hal...

Akademisi dari STP Bandung: Peserta Bimtek Dminta Beri Pelayanan Excelent pada Wisatawan

Akademisi dari STP Bandung: Peserta Bimtek Dminta Beri Pelayanan Excelent pada Wisatawan

PADANG -- Dinas Pariwisata Sumatera Barat menggelar bimtek gerakan sadar wisata bagi 100 pengelolah obyek wisata Solok...

Untuk Pemindahan Pedagang Kaki Lima, DPRD Padang Panjang dan OPD Terkait Lakukan Hearing

Untuk Pemindahan Pedagang Kaki Lima, DPRD Padang Panjang dan OPD Terkait Lakukan Hearing

PADANG PANJANG - Menindak lanjuti keluhan pedagang yang berunjuk rasa ke Kantor DPRD Kota Padang Panjang pagi tadi...

Kanagarian Kamang Hilia di Agam, Ternyata Menyimpan Banyak Sejarah Perjuangan Rakyar Sumbar

Kanagarian Kamang Hilia di Agam, Ternyata Menyimpan Banyak Sejarah Perjuangan Rakyar Sumbar

...

Team Wasev PJO Tinjau Pembangunan TMMD ke - 104 Tahun 2019 Kodim 0319 Mentawai

Team Wasev PJO Tinjau Pembangunan TMMD ke - 104 Tahun 2019 Kodim 0319 Mentawai

MENTAWAI - Team Pengawas dan Evaluasi (Team Wasev) Penanggung Jawab Operasi (PJO) TMMD ke - 104 tahun 2019, dari Staf...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media