Tuesday, 22 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Puluhan warga Desa Ampalu Datangi Kejari Pariaman, Mereka Mengadukan Masalah Ini

Rabu, 26 Desember 2018 - 18:37:00 WIB - 915
Puluhan warga Desa Ampalu Datangi Kejari Pariaman, Mereka Mengadukan Masalah Ini
Warga Desa Ampalu yang berorasi diterima oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Reynold, Rabu (26/12)


PARIAMAN - Puluhan warga Desa Ampalu, Kota Pariaman, Sumatera Barat sampaikan orasi dan laporan ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman pada Rabu siang (26/12).

Warga yang mayoritas perempuan tersebut dengan jumlah sekitar 30 orang mengadukan perihal bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang mereka nilai tidak berpihak pada warga miskin.

"Tuntutan kita, supaya Kepala Desa Ampalu berbuat adil pada setiap warganya. Kemudian yang kita persoalkan lagi tentang bantuan RTLH yang tidak tepat sasaran, contoh: KK ini semestinya tidak dapat, namun mendapatkannya. Sementara warga miskin lainnya masih banyak yang membutuhkan," tutur Juru Bicara warga Efi Masita.

Menjawab hasil laporan warga Kejaksaan Negeri Pariaman diwakili Kasi. Intelijen Reynold mengatakan telah menerima aspirasi warga dan akan memferivikasinya lebih lanjut.

"Kita pelajari dulu isi laporan dari warga Ampalu ini, apa isi subtansinya dan seperti apa, jadi belum ada hasil penyelidikan yang kita sampaikan. Karena baru sebatas menerima laporan," pungkas Reynold.

Kemudian lanjutnya, laporan warga itu akan dikoordinasikan juga dengan APIP, sebagaimana MOU pihak Kejaksaan dan Kepolisian.

Selanjutnya pihak Kejaksaan menfasilitasi para warga Desa Ampalu mewakili sebanyak 5 orang untuk menyerahkan laporan ke Sekretariat.

Dalam hal ini juga diserahkan BB berkas laporan penerima RTLH oleh warga Desa Ampalu ke Kejaksaan.

Meluruskan pengaduan warganya Kepala Desa Ampalu Masrutin didampingi Sek. Herman mengatakan, bahwa warga yang tidak masuk kategori mendapatkan bantuan RTLH dikarenakan rumah tersebut berada di zona merah.

"Setelah datanya kita periksa ternyata rumah warga yang melakukan orasi tersebut pada umumnya berada ditepi pantai. Dikarenakan rumah yang ditepi pantai tersebut terbentur aturan, bahwasanya kawasan tepi pantai masuk zona merah, sehingga bantuan RTLH nya dibatalkan," terang Masrutin.

Pihak Desa sudah memberi penjelasan lanjutnya, akan tetapi para warga tidak bisa menera penjelasan dari Pemerintah Desa. "Kemudian terkait bantuan tumpang tindih dan adanya kwitansi fiktif tersebut, tidak ada kaitannya dengan pihak desa, karena dasar turunnya bantuan RTLH adalah melalui pihak Tarkim/Perkim," ulas Martin.

Kalau ada kekeliruan lanjutnya, maka pihak Fasilitatorlah yang meluruskan. "Jadi kalau ada 1 KK yang dibatalkan diluar zona merah, itu dikarenakan berbedanya data antara nama di KK dengan yang di KTP," terangnya.

Secara data yang diberikan ke Tarkim/Perkim pemerintah Desa Ampalu telah mengajukan data RTLH sebanyak 156 KK pada pemerintahan, namun yang disetujui untuk 2018 baru 65 KK. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,pariaman

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pemanfaatan Klinik Konsultasi Bisnis di Kota Pariaman Masih Rendah

Pemanfaatan Klinik Konsultasi Bisnis di Kota Pariaman Masih Rendah

PARIAMAN - Pemanfaatan Klinik Konsultasi Bisnis (KKB) oleh Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Pariaman masih...

Minimalisir Kecelakaan Lalu Lintas,Polres Mentawai Launching Program Millennial Road Safeti Festival

Minimalisir Kecelakaan Lalu Lintas,Polres Mentawai Launching Program Millennial Road Safeti Festival

MENTAWAI - Demi mengurangi angka kecelakaan dan ugal ugalan para pengendara motor, Polisi Resort (Polres) Kabupaten...

Ketua KPI Pusat Berikan Motivasi dan Masukan Kepada Pemko Padang Panjang

Ketua KPI Pusat Berikan Motivasi dan Masukan Kepada Pemko Padang Panjang

...

Warga Lubuk Landur Pasbar Tumpah Ruah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

Warga Lubuk Landur Pasbar Tumpah Ruah Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H

PASAMAN BARAT - Acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H dan Wirid Yasin Nagari persiapan Lubuk Landur Kecamatan Pasaman,...

Kolaborasi Dua Daerah di Sumbar Ini Ciptakan Peluang Investasi

Kolaborasi Dua Daerah di Sumbar Ini Ciptakan Peluang Investasi

PARIAMAN - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu dan Perindustrian (DPMPTP) Padang Pariaman dengan Dinas Penanaman...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media