Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Puluhan warga Desa Ampalu Datangi Kejari Pariaman, Mereka Mengadukan Masalah Ini

Rabu, 26 Desember 2018 - 18:37:00 WIB - 1064
Puluhan warga Desa Ampalu Datangi Kejari Pariaman, Mereka Mengadukan Masalah Ini
Warga Desa Ampalu yang berorasi diterima oleh Kasi Intelijen Kejaksaan Reynold, Rabu (26/12)


PARIAMAN - Puluhan warga Desa Ampalu, Kota Pariaman, Sumatera Barat sampaikan orasi dan laporan ke kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Pariaman pada Rabu siang (26/12).

Warga yang mayoritas perempuan tersebut dengan jumlah sekitar 30 orang mengadukan perihal bantuan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni) yang mereka nilai tidak berpihak pada warga miskin.

"Tuntutan kita, supaya Kepala Desa Ampalu berbuat adil pada setiap warganya. Kemudian yang kita persoalkan lagi tentang bantuan RTLH yang tidak tepat sasaran, contoh: KK ini semestinya tidak dapat, namun mendapatkannya. Sementara warga miskin lainnya masih banyak yang membutuhkan," tutur Juru Bicara warga Efi Masita.

Menjawab hasil laporan warga Kejaksaan Negeri Pariaman diwakili Kasi. Intelijen Reynold mengatakan telah menerima aspirasi warga dan akan memferivikasinya lebih lanjut.

"Kita pelajari dulu isi laporan dari warga Ampalu ini, apa isi subtansinya dan seperti apa, jadi belum ada hasil penyelidikan yang kita sampaikan. Karena baru sebatas menerima laporan," pungkas Reynold.

Kemudian lanjutnya, laporan warga itu akan dikoordinasikan juga dengan APIP, sebagaimana MOU pihak Kejaksaan dan Kepolisian.

Selanjutnya pihak Kejaksaan menfasilitasi para warga Desa Ampalu mewakili sebanyak 5 orang untuk menyerahkan laporan ke Sekretariat.

Dalam hal ini juga diserahkan BB berkas laporan penerima RTLH oleh warga Desa Ampalu ke Kejaksaan.

Meluruskan pengaduan warganya Kepala Desa Ampalu Masrutin didampingi Sek. Herman mengatakan, bahwa warga yang tidak masuk kategori mendapatkan bantuan RTLH dikarenakan rumah tersebut berada di zona merah.

"Setelah datanya kita periksa ternyata rumah warga yang melakukan orasi tersebut pada umumnya berada ditepi pantai. Dikarenakan rumah yang ditepi pantai tersebut terbentur aturan, bahwasanya kawasan tepi pantai masuk zona merah, sehingga bantuan RTLH nya dibatalkan," terang Masrutin.

Pihak Desa sudah memberi penjelasan lanjutnya, akan tetapi para warga tidak bisa menera penjelasan dari Pemerintah Desa. "Kemudian terkait bantuan tumpang tindih dan adanya kwitansi fiktif tersebut, tidak ada kaitannya dengan pihak desa, karena dasar turunnya bantuan RTLH adalah melalui pihak Tarkim/Perkim," ulas Martin.

Kalau ada kekeliruan lanjutnya, maka pihak Fasilitatorlah yang meluruskan. "Jadi kalau ada 1 KK yang dibatalkan diluar zona merah, itu dikarenakan berbedanya data antara nama di KK dengan yang di KTP," terangnya.

Secara data yang diberikan ke Tarkim/Perkim pemerintah Desa Ampalu telah mengajukan data RTLH sebanyak 156 KK pada pemerintahan, namun yang disetujui untuk 2018 baru 65 KK. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: metro,pariaman

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kadis Koperindagkop dan UKM Pariaman: Pedagang Harus Bayar Tunggakan Listrik Sebelum Dipindahkan

Kadis Koperindagkop dan UKM Pariaman: Pedagang Harus Bayar Tunggakan Listrik Sebelum Dipindahkan

PARIAMAN - Kadis Koperindagkop dan UKM Pariaman, Gusniyeti Zaunit meminta terlebih dahulu kepada para pedagang pasar...

Razia Miras di Padang, Ratusan Botol Disita Petugas

Razia Miras di Padang, Ratusan Botol Disita Petugas

PADANG - Ratusan botol minuman beralkohol (minol) kembali disita petugas Operasi Gabungan Satuan Polisi Pamong Praja...

Lantik PAW Anggota PPK dan PPS, Ini Harapan Ketua KPU Pasaman

Lantik PAW Anggota PPK dan PPS, Ini Harapan Ketua KPU Pasaman

PASAMAN -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pasaman melantik empat orang Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota PPK...

Ketua Relasi KPU Mentawai: Pesta Demokrasi Kali Ini Adalah yang Terumit di Dunia

Ketua Relasi KPU Mentawai: Pesta Demokrasi Kali Ini Adalah yang Terumit di Dunia

MENTAWAI - Relawan Demokrasi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai nyisir Sipora Utara. Team...

STIKes Fort De Kock Bukittinggi Mewisuda 152 Mahasiswa

STIKes Fort De Kock Bukittinggi Mewisuda 152 Mahasiswa

BUKITTINGGI - Perjalanan panjang yang ditempuh selama mengikuti kuliah di STIKes For de Kock dan kini adalah hari yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media