Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Ekonomi

MWF Dan Whita Membangun Konsep Ekonomi Halal

Kamis, 27 Desember 2018 - 08:06:10 WIB - 1110
MWF Dan Whita Membangun Konsep Ekonomi Halal
Foto bersama pengurus MWF Dan Whita,


JAKARTA - Betha A. Djardjis Chairman Whita Trade menjelaskan kepada MinangkabauNews.com, Rabu (26/12/2018) bahwa World Halal Industry & Trade Alliance (WHITA) adalah perkumpulan berbagai Perusahaan, Lembaga Pendidikan dan Lembaga Swadaya Masyarakat di dunia, yang ingin membangun konsep Ekonomi Halal serta menyumbangkan pengetahuan, pengalaman, keterampilan usaha dan jaringan kerja kepada seluruh masyarakat di Kabupaten/Kota di Indonesia.

WHITA sebagai Consultant Minangkabau World Foundation (MWF), membantu MWF untuk merencanakan dan mengembankan Halal Business Development Center (HBDC) di Sumatera Barat yang bisa menjadi asset dunia. "Kalau kita bisa mengcreate History, karena ini adalah yang pertama di dunia," Katanya.

HBDC direncanakan akan bisa mencapai target jadi asset global, secara bertahap pihaknya akan mencoba memberdayakan lingkungan seperti MUI Sumatera Barat, Universitas Andalas, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, MWF, MDNG untuk berkolaborasi agar terbentuk Team Work yang solid.

Selanjutnya dikatakan Betha A.Djardjis, Konsep Ekonomi Halal akan dilaksanakan melalui pola kerjasama antara Pemerintah dan Swasta (Public-Private Partnership) secara terpadu dan berkelanjutan untuk mengurangi kemiskinan dan membangun pondasi Ekonomi Halal yang kokoh di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia.

"Program kerja WHITA akan menyasar lima sektor utama yaitu, sosial kemasyarakatan, penguatan ekonomi, pengelolaan lingkungan, kesehatan dan pendidikan. Sentuhan awal pada sektor sosial kemasyarakatan dan Ekonomi Halal, adalah membangun pondasi rantai tata niaga industri makanan, pertanian, peternakan, perikanan dan kehutanan yang kokoh untuk mendukung keberhasilan pembangunan pada sektor lainnya secara berkelanjutan," terangnya.

Disamping itu, Henry F Jusuf CEO PT WHITA Aplikasi Nusantara dan Executive Committee Halal Business Consortium juga mempersiapkan Model Business berjemaah ala Japanese Sogo Sosha bersama Mr Yoshihiro Kobi Managing Director WHITA Japan Corporation untuk Perencanaan dan Pengembangan WHITA Senior Citizen Living Property dengan President Director PT Adhi Persada Property Ir Agus Sitaba, "Insyaallah Prof Dr Harun Al-Rasyid Senior Consultant WHITA Trade lagi mempersiapkan Feasibility Study untuk project ini di Kawasan Sentul Bogor," Ucapnya.

"Insya Allah model kerjasama Senior Citizen Living Property ini akan dilanjutkan ke Sumatera Barat dengan Yayasan Minangkabau Word Foundation (MWF) di bawah ketua pembina Sukri Bey dan ketua pengurus, Revri Aroes dan sekjen Tundra Meliala yang tahun lalu tepatnya 16 Desember 2017 dikukuhkan dan dilantik Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno", lanjut Betha A.Djardjis.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menyampaikan, Selama ini hubungan masyarakat Minangkabau di ranah dan di rantau sering kali terabaikan. Padahal, banyak orang Minangkabau di perantauan yang sukses dan kaya-kaya. Mereka tersebar di seluruh pelosok dunia.

"Untuk itu, sudah saatnya potensi orang Minangkabau di rantau dihimpun dan menjadi kekuatan dalam membangun ranah Minangkabau. Dengan Kehadiran Yayasan Minangkabau World Foundation merupakan salah satu wujud dalam menghimpun potensi orang rantau untuk membangun Sumatera Barat," ucap Irwan Prayitno.

Langkah-langkah konkret yang dilakukan MWF untuk menegakkan filosofi Minangkabau Adat Basandi Syara, Syara Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Disamping itu menguatkan berbagai aspek, yaitu kuat budaya, spiritualitas, dan ekonomi, yang sesuai dengan misi yayasan MWF membangun tekad bersama, bergandeng tangan memberantas kebodohan dan kemiskinan.

Sementara itu ketua dewan pembina, Sukri Bey menjelaskan agar Provinsi Sumatera Barat kiranya dapat menggunakan konsep Halal di segala bidang, apakah itu di bidang industri pariwsata maupun di bidang sistim digital.

"Provinsi Sumatera Barat telah dikenal dunia, karena baru-baru ini unggul dalam ajang destinasi halal, jadi agar dunia tahu bahwa di Indonesia ada destinasi yang dijamin Halal yaitu di ranah Minang yang kita cintai ini," dalam pergerakan memajukan provinsi Sumatera Barat, Yayasan Minangkabu World Foundation berdiri dengan mandiri dengan tidak akan menggantungkan dana atau menarik dari APBD," kata Sukri Bey.

Sedangkan ketua dewan pengurus, Revri Aroes, mengatakan "nantinya orang di rantau dan di kampung halaman bisa bersatu padu untuk membangun Ranah Minang, juga kita akan terus memperkuat keagamaan bagi anak-anak kita yang ada Sumatera Barat," berlatar pemikiran bahwa Minangkabau mendunia dalam pengertian budaya dan adat, sekelompok perantau asal Minangkabau yang sukses menbentuk wadah untuk membangun nagari yang bernama Yayasan Minangkabau World Foundation (MWF). Bahkan, Yayasan MWF ini memperluas bidang kerjanya dan tidak terfokus pada adat budaya saja, ungkap Revri Aroes. (Iwin SB)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: ekonomi

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kemenag Pessel Ungkapkan Penyebab Anjloknya Prestasi Dalam Ajang MTQ ke-38 Sumbar

Kemenag Pessel Ungkapkan Penyebab Anjloknya Prestasi Dalam Ajang MTQ ke-38 Sumbar

PESISIR SELATAN - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menyebutkan, anjloknya prestasi...

Dana APBN Sebesar Rp 520 Miliar Akan Dikucurkan Untuk Pembangunan Bandara Rokot di Mentawai

Dana APBN Sebesar Rp 520 Miliar Akan Dikucurkan Untuk Pembangunan Bandara Rokot di Mentawai

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten Kabupaten Kepulauan Mentawai akan menerima anggaran sebanyak Rp 520 Miliar dari...

DSP3A Padang Pariaman Uji Coba Peluncuran Pusat Layanan Terpadu Penanganan Kemiskinan

DSP3A Padang Pariaman Uji Coba Peluncuran Pusat Layanan Terpadu Penanganan Kemiskinan

PADANG PARIAMAN - DSP3A Kabupaten Padang Pariaman melakukan ujicoba peluncuran Pusat Layanan Terpadu Penanganan...

Larang Pemakaian Alat Tangkapan Lampar, Ini Pernyataan Tegas Wagub Sumbar

Larang Pemakaian Alat Tangkapan Lampar, Ini Pernyataan Tegas Wagub Sumbar

PADANG -- Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencatat 115 nelayan di Kecamatan Linggo...

Pansus II DPRD Kabupaten Tanah Datar Kunjungi DPRD Pasaman, Ini Tujuannya

Pansus II DPRD Kabupaten Tanah Datar Kunjungi DPRD Pasaman, Ini Tujuannya

PASAMAN - Kabag Umum dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman Delsi Syafei mewakili DPRD Kabupaten Pasaman...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media