Tuesday, 22 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Buya Gusrizal : Umat Islam Jangan Ikut Latah Rayakan Malam Tahun Baru

Senin, 31 Desember 2018 - 09:08:40 WIB - 1817
Buya Gusrizal : Umat Islam Jangan Ikut Latah Rayakan Malam Tahun Baru
Buya Gusrizal Gazahar Ketum MUI Sumbar


PADANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat mengimbau umat Islam di daerah tersebut agar tidak ikut latah dalam perayaan malam pergantian tahun 2018 ke 2019.

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal datuk Palimo Basa berpesan kepada anak-anak muda Islam terkait perayaan tahun baru 2019.

Buya Goes meminta para orangtua agar melarang anak-anak mereka keluar rumah di malam tahun baru untuk ikut merayakannya

"Keistimewaan suatu hari dalam waktu dalam keyakinan kaum muslimin hanya bersandar kepada ketetapan dari syariat Islam. Kalau kita buat sendiri keistimewaan itu berdasarkan pengalaman yang kita lalui, tak sedikit hari dan tanggal keberuntungan menurut kita ternyata juga hari kemalangan bagi kita. Hanya saja kita terlambat mengetahuinya," ujar Buya Goes kepada MinangkabauNews.com, Ahad (30/12/2018)

Jadi, menjadikan waktu atau hari sebagai suatu yang istimewa tanpa ada alasan syari, tak lebih dari mengikuti ukuran kebahagiaan materi dan kesenangan nafsu semata.

Buya menyampaikan Malam tahun baru miladiyyah sebenarnya adalah malam biasa seperti malam-malam lainnya. Tentu tidak ada keutamaan apa-apa termasuk alasan keafdhalannya. Karena tidak ada nash apapun yang menjadikan rujukan. Bagi sebagian kaum muslimin yang ikut-ikutan latah merayakannya, mencoba mencari pembenaran dengan menjadikan acara malam itu sebagai ajang bersilaturrahim dan menjalin kebersamaan dan suatu kegiatan yang pada asalnya adalah baik namun tetap saja menyisakan pertanyaan, "kenapa harus di malam itu?"

Tambahnya, Bukankah sepanjang tahun adalah waktu bersilaturrahim dan menjalin ukhuwwah (persaudaraan)? Langsung atau tidak langsung berbagai kegiatan di malam itu, tetap saja menjadikan malam itu sebagaisosuatu yang berbeda dari malam lainnya. Kalau pun ada sebagian ulama membuat kegiatan tabligh akbar di malam
itu, tentu itu bukanlah tujuan akhir tapi hanya alat sementara untuk pengalihan perhatian di berhura-hura kepada semangat memahami
agama.

Tentu ulama tidak bermaksud menciptakan suatu kegiatan ibadah pada malam akhir tahun miladiyyah yang bisa mengarah kepada membuat sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa tak ada hak siapapun untuk membuat syariat selain Allah SWT.

Tambahnya, bila demikian adanya, maka malam ini tak ubahnya seperti malam kemarin yang senantiasa kita manfaatkan untuk bermuhasabah dan ibadah lainnya.

Semestinya kegiatan-kegiatan itu menjadi rutinitas seorang muslim tanpa menunggu malam tertentu karena setiap saat yang berlaku dengan ketundukan kepada Allah SWT berarti lenyaplah sebagian dari diri tanpa ada manfaat dan itu adalah kerugian besar Ronungkanlah petuah al-imam al-Hasan al-Bashrly berikut ini : "Wahai anak Adam, engkau hanyalah hari-hari yang tersusun). Bila satu hari berlalu maka hilang sebagian dari dirimu" Kita semestinya tak periu ambil pusing dangan malam tahun baru itu.

Tak ada petunjuk dalam syariat kita untuk melakukan kegiatan apapun, katanya, secara khusus malam itu kita buat sepi dari berbagai kegiatan ibadah dan syiar yang tidak biasa kita lakukan karena itu bisa menyeret kita kepada tindakan "takalluf" (over akting).

Hanya saja, umat tidak bisa diseret dari kebiasaan latah perayaan selama ini melainkan dengan bertahap maka biarkanlah dakwah itu berproses! Karena itu, di malam ini berjanjilah dan berpesanlah kepada diri dan keluarga bahwa bersilaturrahim serta menjalin kebersamaan bukanlah keistimewaan malam akhir tahun miladiyyah. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional,reliji

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Pasar Rao-rao Tanah Datar Diresmikan, Wakil Bupati: Pasar Dapat Mensejahterakan Masyarakat

Pasar Rao-rao Tanah Datar Diresmikan, Wakil Bupati: Pasar Dapat Mensejahterakan Masyarakat

TANAH DATAR - Pemerintah Daerah Tanah Datar resmikan pemakaian pasar Nagari Rao-rao di Balai Sotu Nagari Rao-rao,...

Bom Geranat Ditemukan di Perkarangan Rumah, Padang Panjang Buncah

Bom Geranat Ditemukan di Perkarangan Rumah, Padang Panjang Buncah

PADANG PANJANG - Warga Bukik Kanduang Rt.9 kelurahan Gantiang, kecamatan Padang Panjang Timur, Padang Panjang, Sumatera...

Alumni SMAN 10 Jakarta Angkatan 80an Kehilangan Sahabat, Iwin SB: Selamat Jalan Kawan

Alumni SMAN 10 Jakarta Angkatan 80an Kehilangan Sahabat, Iwin SB: Selamat Jalan Kawan

BUKITTINGGI - Terasa semasa bersama-sama di tahun 80 an duduk di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10...

Puluhan Mahasiswa Lakukan Aksi Demo di Kantor Bupati Pessel, Ini yang Mereka Pertanyakan

Puluhan Mahasiswa Lakukan Aksi Demo di Kantor Bupati Pessel, Ini yang Mereka Pertanyakan

PESSEL - Puluhan Mahasiswa peduli Pesisir Selatan Menggelar aksi Demo di Halaman Kantor Bupati Kabupaten Pesisir...

Makam Syuhada Lurah Kincie Situjuah, Moeldoko: Orang Minang Ikut Menuntukan Kejayaan Bangsa

Makam Syuhada Lurah Kincie Situjuah, Moeldoko: Orang Minang Ikut Menuntukan Kejayaan Bangsa

LIMAPULUH KOTA - Perjuangan serta beberapa proses dilakukan Bupati Limapuluh Kota, Irfendi Arbi, bersama tokoh muda...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media