Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Buya Gusrizal : Umat Islam Jangan Ikut Latah Rayakan Malam Tahun Baru

Senin, 31 Desember 2018 - 09:08:40 WIB - 1900
Buya Gusrizal : Umat Islam Jangan Ikut Latah Rayakan Malam Tahun Baru
Buya Gusrizal Gazahar Ketum MUI Sumbar


PADANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat mengimbau umat Islam di daerah tersebut agar tidak ikut latah dalam perayaan malam pergantian tahun 2018 ke 2019.

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal datuk Palimo Basa berpesan kepada anak-anak muda Islam terkait perayaan tahun baru 2019.

Buya Goes meminta para orangtua agar melarang anak-anak mereka keluar rumah di malam tahun baru untuk ikut merayakannya

"Keistimewaan suatu hari dalam waktu dalam keyakinan kaum muslimin hanya bersandar kepada ketetapan dari syariat Islam. Kalau kita buat sendiri keistimewaan itu berdasarkan pengalaman yang kita lalui, tak sedikit hari dan tanggal keberuntungan menurut kita ternyata juga hari kemalangan bagi kita. Hanya saja kita terlambat mengetahuinya," ujar Buya Goes kepada MinangkabauNews.com, Ahad (30/12/2018)

Jadi, menjadikan waktu atau hari sebagai suatu yang istimewa tanpa ada alasan syari, tak lebih dari mengikuti ukuran kebahagiaan materi dan kesenangan nafsu semata.

Buya menyampaikan Malam tahun baru miladiyyah sebenarnya adalah malam biasa seperti malam-malam lainnya. Tentu tidak ada keutamaan apa-apa termasuk alasan keafdhalannya. Karena tidak ada nash apapun yang menjadikan rujukan. Bagi sebagian kaum muslimin yang ikut-ikutan latah merayakannya, mencoba mencari pembenaran dengan menjadikan acara malam itu sebagai ajang bersilaturrahim dan menjalin kebersamaan dan suatu kegiatan yang pada asalnya adalah baik namun tetap saja menyisakan pertanyaan, "kenapa harus di malam itu?"

Tambahnya, Bukankah sepanjang tahun adalah waktu bersilaturrahim dan menjalin ukhuwwah (persaudaraan)? Langsung atau tidak langsung berbagai kegiatan di malam itu, tetap saja menjadikan malam itu sebagaisosuatu yang berbeda dari malam lainnya. Kalau pun ada sebagian ulama membuat kegiatan tabligh akbar di malam
itu, tentu itu bukanlah tujuan akhir tapi hanya alat sementara untuk pengalihan perhatian di berhura-hura kepada semangat memahami
agama.

Tentu ulama tidak bermaksud menciptakan suatu kegiatan ibadah pada malam akhir tahun miladiyyah yang bisa mengarah kepada membuat sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa tak ada hak siapapun untuk membuat syariat selain Allah SWT.

Tambahnya, bila demikian adanya, maka malam ini tak ubahnya seperti malam kemarin yang senantiasa kita manfaatkan untuk bermuhasabah dan ibadah lainnya.

Semestinya kegiatan-kegiatan itu menjadi rutinitas seorang muslim tanpa menunggu malam tertentu karena setiap saat yang berlaku dengan ketundukan kepada Allah SWT berarti lenyaplah sebagian dari diri tanpa ada manfaat dan itu adalah kerugian besar Ronungkanlah petuah al-imam al-Hasan al-Bashrly berikut ini : "Wahai anak Adam, engkau hanyalah hari-hari yang tersusun). Bila satu hari berlalu maka hilang sebagian dari dirimu" Kita semestinya tak periu ambil pusing dangan malam tahun baru itu.

Tak ada petunjuk dalam syariat kita untuk melakukan kegiatan apapun, katanya, secara khusus malam itu kita buat sepi dari berbagai kegiatan ibadah dan syiar yang tidak biasa kita lakukan karena itu bisa menyeret kita kepada tindakan "takalluf" (over akting).

Hanya saja, umat tidak bisa diseret dari kebiasaan latah perayaan selama ini melainkan dengan bertahap maka biarkanlah dakwah itu berproses! Karena itu, di malam ini berjanjilah dan berpesanlah kepada diri dan keluarga bahwa bersilaturrahim serta menjalin kebersamaan bukanlah keistimewaan malam akhir tahun miladiyyah. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional,reliji

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Resmikan Gedung PAUD, Bupati Syahiran Berharap Dimanfaatkan Dengan Baik

Resmikan Gedung PAUD, Bupati Syahiran Berharap Dimanfaatkan Dengan Baik

PASAMAN BARAT - Bupati Pasaman Barat (Pasbar) H. Syahiran resmikan gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Nagari...

Ketua Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Rencanaan Green City Berbasis IT

Ketua Komisi II DPRD Kota Bukittinggi Rencanaan Green City Berbasis IT

BUKITTINGGI - Dalam dinamika pembangunan internasional maupun nasional bahwa dalam sistim tata kelola ada...

Lembaga ASB Asal Jerman Adakan Pertemuan Dengan FPRB di Mentawai, Mereka Lakukan Ini

Lembaga ASB Asal Jerman Adakan Pertemuan Dengan FPRB di Mentawai, Mereka Lakukan Ini

MENTAWAI - Arbeiter Samariter Bund (ASB) lembaga atau Organisasi Kemanusian asal Jerman, lakukan pertemuan dengan Forum...

Setelah Hilang Tiga Hari Saat BAB, Pria Asal Lubuk Sikaping Ditemukan Selamat

Setelah Hilang Tiga Hari Saat BAB, Pria Asal Lubuk Sikaping Ditemukan Selamat

PASAMAN - Seorang warga Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman yang sempat dilaporkan hilang selama tiga hari yang lalu saat...

Jelang 17 April 2019, Bawaslu Kota Bukittinggi Berikan Sosiliasasi Kepada Pemuka Agama Islam

Jelang 17 April 2019, Bawaslu Kota Bukittinggi Berikan Sosiliasasi Kepada Pemuka Agama Islam

BUKITTINGGI - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Bukittinggi menggelar kegiatan sosialisasi fasilitasi,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media