Wednesday, 26 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Buya Gusrizal : Umat Islam Jangan Ikut Latah Rayakan Malam Tahun Baru

Senin, 31 Desember 2018 - 09:08:40 WIB - 1981
Buya Gusrizal : Umat Islam Jangan Ikut Latah Rayakan Malam Tahun Baru
Buya Gusrizal Gazahar Ketum MUI Sumbar


PADANG -- Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Sumatera Barat mengimbau umat Islam di daerah tersebut agar tidak ikut latah dalam perayaan malam pergantian tahun 2018 ke 2019.

Ketua MUI Sumbar, Buya Gusrizal datuk Palimo Basa berpesan kepada anak-anak muda Islam terkait perayaan tahun baru 2019.

Buya Goes meminta para orangtua agar melarang anak-anak mereka keluar rumah di malam tahun baru untuk ikut merayakannya

"Keistimewaan suatu hari dalam waktu dalam keyakinan kaum muslimin hanya bersandar kepada ketetapan dari syariat Islam. Kalau kita buat sendiri keistimewaan itu berdasarkan pengalaman yang kita lalui, tak sedikit hari dan tanggal keberuntungan menurut kita ternyata juga hari kemalangan bagi kita. Hanya saja kita terlambat mengetahuinya," ujar Buya Goes kepada MinangkabauNews.com, Ahad (30/12/2018)

Jadi, menjadikan waktu atau hari sebagai suatu yang istimewa tanpa ada alasan syari, tak lebih dari mengikuti ukuran kebahagiaan materi dan kesenangan nafsu semata.

Buya menyampaikan Malam tahun baru miladiyyah sebenarnya adalah malam biasa seperti malam-malam lainnya. Tentu tidak ada keutamaan apa-apa termasuk alasan keafdhalannya. Karena tidak ada nash apapun yang menjadikan rujukan. Bagi sebagian kaum muslimin yang ikut-ikutan latah merayakannya, mencoba mencari pembenaran dengan menjadikan acara malam itu sebagai ajang bersilaturrahim dan menjalin kebersamaan dan suatu kegiatan yang pada asalnya adalah baik namun tetap saja menyisakan pertanyaan, "kenapa harus di malam itu?"

Tambahnya, Bukankah sepanjang tahun adalah waktu bersilaturrahim dan menjalin ukhuwwah (persaudaraan)? Langsung atau tidak langsung berbagai kegiatan di malam itu, tetap saja menjadikan malam itu sebagaisosuatu yang berbeda dari malam lainnya. Kalau pun ada sebagian ulama membuat kegiatan tabligh akbar di malam
itu, tentu itu bukanlah tujuan akhir tapi hanya alat sementara untuk pengalihan perhatian di berhura-hura kepada semangat memahami
agama.

Tentu ulama tidak bermaksud menciptakan suatu kegiatan ibadah pada malam akhir tahun miladiyyah yang bisa mengarah kepada membuat sebagaimana yang kita ketahui bersama bahwa tak ada hak siapapun untuk membuat syariat selain Allah SWT.

Tambahnya, bila demikian adanya, maka malam ini tak ubahnya seperti malam kemarin yang senantiasa kita manfaatkan untuk bermuhasabah dan ibadah lainnya.

Semestinya kegiatan-kegiatan itu menjadi rutinitas seorang muslim tanpa menunggu malam tertentu karena setiap saat yang berlaku dengan ketundukan kepada Allah SWT berarti lenyaplah sebagian dari diri tanpa ada manfaat dan itu adalah kerugian besar Ronungkanlah petuah al-imam al-Hasan al-Bashrly berikut ini : "Wahai anak Adam, engkau hanyalah hari-hari yang tersusun). Bila satu hari berlalu maka hilang sebagian dari dirimu" Kita semestinya tak periu ambil pusing dangan malam tahun baru itu.

Tak ada petunjuk dalam syariat kita untuk melakukan kegiatan apapun, katanya, secara khusus malam itu kita buat sepi dari berbagai kegiatan ibadah dan syiar yang tidak biasa kita lakukan karena itu bisa menyeret kita kepada tindakan "takalluf" (over akting).

Hanya saja, umat tidak bisa diseret dari kebiasaan latah perayaan selama ini melainkan dengan bertahap maka biarkanlah dakwah itu berproses! Karena itu, di malam ini berjanjilah dan berpesanlah kepada diri dan keluarga bahwa bersilaturrahim serta menjalin kebersamaan bukanlah keistimewaan malam akhir tahun miladiyyah. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: indonesia,nasional,reliji

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Tahun Ajaran 2019/2020 SD dan SMP di Pariaman Akan Terima 4.000 Siswa

Tahun Ajaran 2019/2020 SD dan SMP di Pariaman Akan Terima 4.000 Siswa

PARIAMAN - Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Pariaman Kanderi mengatakan, tahun ajaran 2019/2020 SD...

Menjaga Kebersihan, Kadis Pol PP Pariaman Minta Petugas Kebersihan Stand By di Lokasi Objek Wisata

Menjaga Kebersihan, Kadis Pol PP Pariaman Minta Petugas Kebersihan Stand By di Lokasi Objek Wisata

PARIAMAN - Kepala Dinas (Kadis) Polisi Pamong Praja (Pol PP) dan Damkar Pariaman Elvis Candra meminta petugas...

Forkopimda Pasaman Gelar Deklarasi Tolak Kerusuhan

Forkopimda Pasaman Gelar Deklarasi Tolak Kerusuhan

LUBUK SIKAPING -- Forkopimda Kabupaten Pasaman menggelar deklarasi tolak kerusuhan seraya melaksanakan acara Halal bi...

Kedisiplinan Sudah Menjiwai Bagi ASN Setwan DPRD Pasaman

Kedisiplinan Sudah Menjiwai Bagi ASN Setwan DPRD Pasaman

PASAMAN - ASN Sekretariat DPRD Kabupaten Pasaman Mengikuti apel Organik perdana setelah lebaran bersama ASN lainnya, di...

Wisata Lebaran, Pantai Kata di Pariaman Tampilkan Nuansa Wisata Berbeda

Wisata Lebaran, Pantai Kata di Pariaman Tampilkan Nuansa Wisata Berbeda

PARIAMAN - Objek Wisata Pantai Kata Pariaman tampilkan nuansa wisata berbeda dengan menghadirkan batu berwarana dan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media