Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman barat

Lestarikan Tradisi, Pasaman Barat Adakan Festival Maapam

Jumat, 04 Januari 2019 - 21:06:23 WIB - 1684
Lestarikan Tradisi, Pasaman Barat Adakan Festival Maapam
Festifal Maapam


PASAMAN BARAT - Kegiatan Maapam (memasak sarabi) merupakan kegiatan rutin yang diadakan masyarakat Minangkabau di Pasaman Barat, Sumatera Barat setiap tahun. Untuk melestarikan tradisi tersebut, Pemerintah Daerah Pasaman Barat adakan festival yang diadakan dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten setempat.

Proses Maapam itu sendiri dilangsungkan di perlintasan jalan Pertanian Padang Tujuh, nagari Aua Kuniang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan organisasi lainnya se Pasbar, Jumat (4/1).

"Festival ini digagas dengan tujuan agar kita lebih mengenal dan melestarikan ciri khas makanan tradisional kita termasuk Apam," kata Bupati Pasbar H. Syahiran.

Selain melestarikan tradisi, kegiatan itu juga dapat melihat persatuan sesama OPD dengan masyarakat sekitar dan otomatis akan meningkatkan tali silahturrahmi, Ujarnya.

"Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Pasbar ke-15, sebuah gagasan baru terlaksana yaitu festival Maapam serta kegiatan-kegiatan lainnya. Dengan festival maapam maka tidak melupakan ciri khas makanan dari leluhur kita. Banyak makanan ciri khas dahulu kala yang terkadang sering terlupakan karena sudah banyak masuk makanan-makanan yang siap saji dan modern yang ada di pasarkan sekarang," tuturnya.

Makanan apam ini adalah salah satu makanan yang tidak pakai bahan pengawet dan zat kimia, maka aman untuk di konsumsi buat siapa saja karena bahan apam adalah bahan-bahan alami seperti tepung, santan, garam, gula merah itu salah satu bahan alami yang tidak berbahaya, lanjutnya.

"Maka dari itu, mari kita sama-sama mengenal makanan ciri khas daerah kita agar dipelajari kembali dan diturunkan kepada anak-anak kita, karena mengkonsumsi makanan tanpa bahan pengawet dan zat-zat berbahaya dapat memperpanjang usia dan salah satu pola hidup sehat," ajak Syahiran. (EL)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: minangkabau,pasaman-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Konflik Lahan 30 Tahun, Pemangku Adat Tapian Kandih Agam Mengadu Ke Komnas HAM Sumbar

Konflik Lahan 30 Tahun, Pemangku Adat Tapian Kandih Agam Mengadu Ke Komnas HAM Sumbar

PADANG -- Sudah 30 tahun lamanya, pemangku adat yang berada di Tapian Kandih, Salareh Aia, Kecamatan Palembayan,...

Lazismu KL Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar bagikan 475 Paket Lebaran

Lazismu KL Masjid Taqwa Muhammadiyah Sumbar bagikan 475 Paket Lebaran

PADANG -- Menyambut datangnya hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah, lazismu Kantor Layanan Masjid Taqwa Muhammadiyah...

Ngauman Harimau Kembali Terdengar di Taman Satwa Kandi Sawahlunto

Ngauman Harimau Kembali Terdengar di Taman Satwa Kandi Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Setelah sekian lama kandang harimau di Taman Satwa Kandi kosong tak berpenghuni akibat harimau yang lama...

Longsor Terjadi di Jorong Bantiang Agam, Akibat Curah Hujan Yang Tinggi

Longsor Terjadi di Jorong Bantiang Agam, Akibat Curah Hujan Yang Tinggi

AGAM - Curah hujan yang cukup tinggi di sebagian wilayah Kabupaten Agam, Sumatra Barat, (Sumbar), mengakibatkan terjadi...

Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok, HMI Cabang Pasbar Demo Dinas Perkebunan

Harga TBS Kelapa Sawit Anjlok, HMI Cabang Pasbar Demo Dinas Perkebunan

PASAMAN BARAT - Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Pasaman Barat anjlok. Hal ini sangat berdampak kepada...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media