Tuesday, 22 Jan 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Padang Pariaman Beli Dua Unit Alat Berat

Selasa, 08 Januari 2019 - 23:34:11 WIB - 763
Percepat Penanganan Banjir, Pemkab Padang Pariaman Beli Dua Unit Alat Berat
Ekskavator (dok istimewa)


PADANG PARIAMAN - Musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Padang Pariaman sejak beberapa waktu terakhir, agaknya menjadi pelajaran berharga bagi jajaran Pemkab setempat, terutama perlunya melengkapi sejumlah peralatan pendukung untuk mengatasi dampak musibah yang terjadi.

Termasuk diantaranya perlunya penambahan peralatan berupa alat berat.

Seperti diakui Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni, untuk memaksimalkan penanganan bencana yang ada di Kabupaten itu, pihaknya dari Pemkab Padang Pariaman telah menganggarkan untuk pembelian dua unit alat berat.

"Karena seperti diketahui, alat berat yang kita miliki saat ini memang ada 6 unit, namun beberapa diantaranya kondisinya telah mengalami beberapa kerusakan, sehingga yang masih bisa dioperasikan dengan baik hanya dua alat berat saja," terang Ali Mukhni.

Makanya dengan berbagai pertimbangan itu pula sebut Ali Mukhni, pihaknya akhirnya memutuskan untuk menambah pembelian dua unit alat berat lagi.

Menurutnya, hal itu memang tidak terlepas untuk menyikapi secara cepat berbagai musibah yang melanda Kabupaten Padang Pariaman sejak beberapa waktu terakhir. Terutama musibah banjir bandang.

Di sisi lain, Ali Mukhni juga menambahkan, untuk mengatasi berbagai dampak yang diakibatkan oleh musibah banjir bandang beberapa waktu lalu, Pemkab Padang Pariaman juga telah memutuskan untuk mengeluarkan dana cadangan atau dana bencana, yang ditujukan untuk membenahi kembali berbagai kerusakan yang diakibatkan oleh musibah banjir bandang yang melanda daerah ini.

"Saat ini dari informasi yang saya terima sedikitnya ada lima buah jembatan yang sedang kita perbaiki atau akan dibangun kembali menggunakan dana cadangan bencana alam yang ada. Karena seperti diketahui, akibat musibah banjir beberapa waktu lalu juga sempat menyebabkan ambruknya beberapa buah jembatan di Kabupaten Padang Pariaman, di samping juga merusak beberapa bagian jembatan lainnya. Berdasarkan hari hasil pengamatan kita di lapangan, berbagai kerusakan terhadap jembatan tersebut umumnya disebabkan karena arus sungai di sekitar kawasan itu umumnya telah mengarah ke bibir jembatan yang ada, makanya tidak ada jalan lain, bagaimana caranya untuk mengamankan jembatan tersebut, termasuk diantaranya perlunya meluruskan kembali aliran sungai yang ada, sehingga tidak lagi mengarah ke bagian badan jembatan," terangnya.

Selain itu, juga ikut berdampak buruk terhadap kondisi sejumlah aliran sungai yang ada di Kabupaten Padang Pariaman. Dimana secara umum kondisi arus sungai telah banyak yang berbelok-belok, di samping ada yang telah mengarah ke pemukiman dan lahan pertanian masyarakat.

"Jadi itulah sebabnya yang memicu rusaknya sejumlah lahan pertanian masyarakat saat musibah banjir yang lalu. Makanya ke depan tidak ada pilihan lain, selain perlunya dilakukan program normalisasi aliran sungai secara massif," terangnya.

Terkait hal itu Bupati tak luput berharap dukungan dari pihak terkait di lingkungan Provinsi Sumbar, sehingga ke depan sungai-sungai di Padang Pariaman bias diluruskan atau dinormalisasi sedemikian rupa.

"Selain itu mengenai besaran sungai tentu juga perlu dipertimbangkan, sehingga nantinya bisa diketahui berapa harusnya kemampuan daya tampung sungai-sungai tersebut misalnya jika terjadi hujan satu atau dua hari berturut-turut," imbuhnya. (War)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: padang-pariaman

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kepala Seksi dan Jaksa Senior Datangi 9 Sekolah di Tanah Datar

Kepala Seksi dan Jaksa Senior Datangi 9 Sekolah di Tanah Datar

TANAH DATAR - Sebanyak 9 sekolah menengah pertama (SMP) di Tanah Datar didatangi oleh kasi dan jaksa senior dari...

Sukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019, KPU Mentawai Gelar Bimtek Untuk Relawan Demokrasi

Sukseskan Pemilu Serentak Tahun 2019, KPU Mentawai Gelar Bimtek Untuk Relawan Demokrasi

MENTAWAI Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Mentawai, menggelar acara Bimbingan Teknis (Bimtek), Relawan...

Pentingnya Pendidikan Politik Perempuan, PW Aisyiyah Kumpulkan Caleg dan Kader Aisyiyah seSumbar

Pentingnya Pendidikan Politik Perempuan, PW Aisyiyah Kumpulkan Caleg dan Kader Aisyiyah seSumbar

PADANG -- PW Aisyiyah Sumbar melalui LPPA PW Aisyiyah Sumbar berkerjasama dengan KPU dan Bawaslu menyelenggarakan...

Mantapkan Poin Kerjasama, Universitas Ekasakti-AAI Padang Terima Study Mobility dari UKM Malaysia

Mantapkan Poin Kerjasama, Universitas Ekasakti-AAI Padang Terima Study Mobility dari UKM Malaysia

PADANG -- Puluhan Mahasiswa dan Dosen Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM)melakukan Study mobility ke Kampus...

Ternyata Ini Bahaya Game Online Bagi Anak

Ternyata Ini Bahaya Game Online Bagi Anak

PESSEL- Di era digital sekarang ini, sejumlah kalangan muda sampai anak-anak hampir semua tanpa terkecuali memiliki...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media