Friday, 22 Mar 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Targetkan 3000 Wanita Menikah di Padang Barat Ikuti IVA Test, Puskesmas Bidik Pasangan Usia Subur

Rabu, 09 Januari 2019 - 12:52:54 WIB - 826
Targetkan 3000 Wanita Menikah di Padang Barat Ikuti IVA Test, Puskesmas Bidik Pasangan Usia Subur
Camat padang barat eri senjaya dan kepala puskesmas paparkan pemeriksaan tes iva


PADANG -- Sebanyak 2594 perempuan usia subur di Padang Barat telah mengikuti tes Inspeksi Visual Asetat (IVA). Kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kecamatan Padang Barat melalui Puskesmas Padang Pasir menjadi utusan Sumbar tingkat nasional ini berlangsung mulai tanggal 1 Januari 2018 hingga 9 Januari 2019. Dari total yang diperiksa 10 persen positiv IVA sebanyak 258 orang dan seluruhnya sudah dilakukan Kreoteraphy.

IVA (Inspeksi Visual Asam asetat) adalah pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan cara melihat, dengan cara ini dapat mendeteksi kanker rahim sedini mungkin.

Kepala Puskesmas Padang Pasir Padang Barat dr. Winanda,MARS, mengatakan pemeriksaan IVA merupakan pemeriksaan yang dilakukan untuk untuk mendeteksi kanker leher rahim dan juga skrining alternatife dari pap smear karena biasanya lebih murah, praktis, sangat mudah untuk dilaksanakan dan peralatan sederhana serta dapat dilakukan oleh tenaga kesehatan selain dokter ginekologi.

"Kami terus melakukan sosialisasi agar para pasangan usia subur bisa melakukan pemeriksaan IVA sehingga terhindar dari kanker mulut rahim dan kanker leher rahim," ungkap kepala puskesmas Padang Pasir

Dengan mengikuti pemeriksaan IVA dapat diketahui secara dini kondisi mulut dan leher rahim, dan jika positif pengobatan bisa dilakukan lebih awal. Winanda menambahkan, IVA test yang digelar di Puskesmas Padang Pasir tersebut diharapkan dapat tercapai target sebanyak 3000 peserta.

Kepala Puskesmas Padang Pasir dr. Winanda,MARS mengharapkan agar semua wanita bisa menjaga alat reproduksi, khususnya terhadap bahaya kanker mulut rahim dan kanker leher rahim yang bisa mengakibatkan bayi cacat dan berujung pada kematian.

"Pemeriksaan dilakukan secara berkala, untuk memastikan bahwa kondisi rahim selalu dalam keadaan sehat, bagi yang telah melakukan pemeriksaan diharapkan mengajak wanita lain bahwa pemeriksaan ini selain gratis juga mudah dan tidak sakit, karena sebagian wanita masih enggan melakukan pemerksaan dengan alasan takut," ujar Winanda.

Winanda juga mengingatkan kepada para wanita akan pentingnya 4T yang perlu dihindari dalam kehamilan, yaitu terlalu tua, terlalu muda, terlalu dekat melahirkan, dan terlalu banyak. Maka dari itu diimbau kepada para bidan agar selalu mengingatkan mengenai pentingnya mengikuti program KB agar terhindar dari 4T tersebut.

"Dengan deteksi dini dimaksudkan untuk meminimalisir penderita kanker serviks, juga mempermudah mengobatinya karena sudah dideteksi dini," kata Winanda.

Sementara itu, Camat Padang Barat, Eri Senjaya berharap kegiatan ini dapat membantu meningkatkan kesehatan perempuan usia kawin subur 30-50 tahun di Kecamatan Padang Barat, sebab kesehatan merupakan faktor penting dalam menunjang produktivitas kerja.

Eri mengatakan, kegiatan ini menjadi bentuk upaya penyadaran bagi masyarakat luas, agar mau secara sukarela melakukan deteksi dini adanya kanker leher rahim melalui tes IVA serta melaksanakan pola hidup yang sehat, baik, dan seimbang.

"Saya juga berharap melalui kegiatan ini dapat menjadi bagian upaya promotif dan preventif pada masyarakat luas pada umumnya, dan pekerja wanita pada khususnya," ujar Eri Senjaya.

Eri Senjaya menjelaskan, kanker serviks merupakan jenis kanker yang memiliki peringkat prevalensi kedua setelah kanker payudara yang banyak ditemukan di Indonesia. Dibutuhkan motivasi dan keberanian untuk menjalani tes IVA.

"Kegiatan ini merupakan upaya kita untuk membangun kesadaran masyarakat luas, agar mau secara sukarela melakukan deteksi dini adanya kanker leher rahim dengan menggunakan Pemeriksaan IVA test serta melaksanakan pola hidup yang sehat, baik dan seimbang," papar Eri Senjaya.

Eri Senjaya berharap kegiatan yang sama dapat terus digelorakan di semua lapisan masyarakat, sehingga dapat tercipta tenaga kerja yang sehat dan produktif. Sebab, katanya, produktivitas merupakan salah satu faktor penting yang menentukan pertumbuhan ekonomi Kota Padang.

Kata Eri Senjaya, inovasi pemeriksaan IVA bersifat adat istiadat dsngan melibatkan pemangku adat menyentuh gugah warga masyarakat.

"Tes IVA dilakukan bagi 50-100 orang perhari dilakukan pemeriksaan IVA lima menit dan gratis, untuk info lebih lanjut silahkan hubungi call center Iva test 08116683971," ujar Eri.

"Untuk yang terdeteksi positif IVA langsung ditangani dengan pengobatan. Kalau yang sudah tidak bisa ditangani langsung direkomendasi untuk dirujuk ke rumah sakit," papar Erlina.

Pihak Puskesmas Padang Pasir Erliana menyampaikan banyak perempuan yang masih takut. Namun sudah dijelaskan penyebabnya karena virus. Dia menyebut pemeriksaan IVA berjaring dengan BPJS. Jika ada yang positif akan dampingi sampai selesai. (RI)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: daerah,kesehatan,padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Terbuka Untuk Umum dan Pelajar, Pendaftaran Sayembara TTG yang Diadakan Kota Pariaman Sudah Dibuka

Terbuka Untuk Umum dan Pelajar, Pendaftaran Sayembara TTG yang Diadakan Kota Pariaman Sudah Dibuka

PARIAMAN - Sayembara merancang alat TTG (Tekhnologi Tepat Guna) bagi umum dan pelajar dibuka pada Senin (18/03/19)....

Aktif Dalam Membantu Korban Bencana,  PP Kota Padang Dapat Penghargaan Dari Basarnas

Aktif Dalam Membantu Korban Bencana, PP Kota Padang Dapat Penghargaan Dari Basarnas

PADANG - Peningakatan dalam pelayanan selalu menjadi target pemerintah yang menjadi tolak ukur keberhasilan bergerak...

Pariaman Jadi Tuan Rumah TMKK Tingkat Nasional 2019, Wako: Akan Dibuka Oleh Panglima TNI

Pariaman Jadi Tuan Rumah TMKK Tingkat Nasional 2019, Wako: Akan Dibuka Oleh Panglima TNI

PARUAMAN - Kota Pariaman jadi tuan rumah pelaksanaan pencanangan Bhakti Sosial Kesehatan (TMKK) tingkat Nasional tahun...

Inilah Alasan Kenapa PBNU Tolak Menggunakan Istilah Kafir

Inilah Alasan Kenapa PBNU Tolak Menggunakan Istilah Kafir

NASIONAL - Bahtsul Masail Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes) 2019 yang baru saja...

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Pasaman Canangkan Bulan Bakti Dasa Wisma

Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Pasaman Canangkan Bulan Bakti Dasa Wisma

PASAMAN - Bupati Pasaman H. Yusuf Lubis canangkan bulan Bhakti Dasawisma Kabupaten Pasaman dihalaman kantor Bupati,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media