Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Sejumlah Anak Dibawah Umur di Denpasar Juga Terlibat Prostitusi Online

Sabtu, 12 Januari 2019 - 23:29:19 WIB - 833
Sejumlah Anak Dibawah Umur di Denpasar Juga Terlibat Prostitusi Online
Ilustrasi


NASIONAL - Praktik prostitusi online dibawah umur berhasil diungkap di Kelurahan Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar, Provinsi Bali, Sabtu, (12/1/2019) oleh Polda Bali.

Dalam kasus tersebut diketahui gadis cilik berusia 14 tahun yang dijual oleh mucikari dan dipaksa melayani tamu hingga 8 orang per hari dan kemaluannya bengkak hingga kesakitan saat buang air kecil. Sebagaimana dikutip dari Suara.com.

Melalui Kasubdit IV Renakta Polda Bali Ajun Komisaris Besar Sang Ayu Putu Alit Saparini mengatakan aparat mengamankan 5 anak dibawah umur korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan 2 orang mucikari.

"Kita mengamankan 5 orang anak dibawah umur korban TPPO yang masing-masing berusia 17, 14, 14, 15 dan 16. Nama kelima korban disamarkan karena masih di bawah umur. Sedangkan dua tersangka masing-masing seorang wanita berinisial NKS (49) dan NWK (51) di tempat prostitusi 3B Jalan Sekar Waru 3B Sanur Denpasar."ujarnya

Lanjutnya, korban melayani pria hidung belang dengan iming-iming diberikan banyak uang. Dalam satu hari, maksimal melayani 8 orang dan bekerja dari jam 5 sore hingga jam 5 pagi, dan korban rata-rata berasal dari Bekasi, Jawa Barat,"

"Maaf ya, akibat dari melayani pelanggan gadis berusia 14 tahun tersebut sampai susah buang air kecil."

Selain itu, dampak yang dari kegiatan tersebut membuat psikologis korban dalam kondisi labil. Jadi memang butuh pemdamping untuk menstabilkan pemikiran tesebut."reka ingin keluar dari sana dan ingin dibantu. Namun, karna mereka rela dan terpaksa melakukan itu karena tergiyur dengan materi. Nah, itu tugas pendamping membimbing kejalan yang benar,"pungkasnya

Disamping itu, penanganan kasus perdagangan manusia tersebut, bukan hanya aspek hukum, tapi pencegahan, rehabilitasi, dan restitusinya.

"Mengembalikan korban ke tengah masyarakat agar diterima. Itu sangat penting, bukan soal hukum saja," tutupnya. (JNS)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Ketua PWM Sumbar Shofwan Karim : Lebaran Idul Fitri 1440 H Jadi Momentum Merajut Ukhuwah

Ketua PWM Sumbar Shofwan Karim : Lebaran Idul Fitri 1440 H Jadi Momentum Merajut Ukhuwah

PADANG -- Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Muhammadiyah Sumatra Barat, Shofwan Karim mengatakan pentingnya momentum Ramadhan...

Gempa Bumi 7,7 M di Maluku Tenggara Barat Bikin Warga Panik

Gempa Bumi 7,7 M di Maluku Tenggara Barat Bikin Warga Panik

MALUKU TENGGARA -- Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku. Gempa bumi itu...

Kejari Tanah Datar Musnahkan BB Narkoba dan Ijazah Palsu

Kejari Tanah Datar Musnahkan BB Narkoba dan Ijazah Palsu

TANAH DATAR - Kejaksaan Negeri Tanah Datar, dikomandoi kajari M. Fatria, SH MH mengadakan giat Pemusnahan Barang Bukti...

Hadiri MTQ ke-38 Tingkat Sumbar, Bupati dan Wako Pariaman Sempatkan Sambangi PKDP Solok

Hadiri MTQ ke-38 Tingkat Sumbar, Bupati dan Wako Pariaman Sempatkan Sambangi PKDP Solok

SOLOK - Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni dan Walikota Pariaman bakal mengunjungi warga Persatuan Keluarga Daerah...

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Pariaman Bermaaf-maafan dengan ASN

Hari Pertama Masuk Kerja, Wali Kota Pariaman Bermaaf-maafan dengan ASN

PARIAMAN -- Hari pertama masuk kerja, Pemerintah Kota Pariaman menggelar Apel Gabungan sekaligus Halal Bihalal dengan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media