Wednesday, 20 Nov 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Perekaman E-KTP Belum Maksimal, Kemendagri Turunkan Relawan ke Daerah Tujuan

Minggu, 20 Januari 2019 - 15:37:13 WIB - 1113
 Perekaman E-KTP Belum Maksimal, Kemendagri Turunkan Relawan ke Daerah Tujuan
Ilustrasi perekaman e-KTP (istimewa)


NASIONAL - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi melepas 138 relawan yang akan bertugas jemput bola perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Para relawan tersebut akan diberangkatkan ke beberapa daerah pelosok yang tersebar di Indonesia.

Relawan ini diterjunkan untuk mengejar target kepemilikan e-KTP di Indonesia saat ini. Pasalnya perekaman e-KTP di seluruh Indonesia baru mencapai 97,21 persen.

Para relawan tersebut direncanakan akan berangkat hari ini, Minggu (20/1/2019).

"Hari ini ada 138 relawan yang akan kita berangkatkan menuju 86 titik layanan yang terbagi di 5 provinsi dan 26 kabupaten/kota," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di kantor Dukcapil Kemendagri, Pasar Minggu, Jakarta Timur. Dikutip dari Suara.com Minggu (20/1/2019).

Ke 138 relawan tersebut berasal dari lima kota yang tingkat kepemilikan KTP elektroniknya sudah mencapai 95 persen.

Dirinya pun berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi setempat yang mau mengirimkan tim relawannya.

"Terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY dan Kalimantan Selatan yang sudah mengirimkan relawannya untuk berangkat," terangnya.

Nantinya para relawan akan diterjunkan ke wilayah Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Maluku dan Maluku Utara. Kelima daerah ini merupakan wilayah dengan kawasan kepemilikan e-KTP di bawah 85 persen.

"Provinsi Sulawesi Barat yang baru terekam mencapai 77,8 persen, Maluku 79,95 persen, Maluku Utara 79,44 persen, Papua Barat itu 64,18 persen dan Papua 37,98 persen," lanjut Zudan.

Tiap titik layanan nantinya akan ditempati oleh empat relawan yang akan melayani pembuatan KTP elektronik. Keempat relawan tiap titik sudah dibekali peralatan lengkap untuk menunjang pembuatan KTP elektronik dengan cepat.

Sehingga semuga warga yang ingin membuat KTP elektronik dari yang berumur 17 tahun atau yang sudah pernah menikah bisa terfasilitasi dengan baik.

"Hasil evaluasi kita 60-70 persen perekaman sudah bisa dicetak 30 menit hingga satu jam. Jadi Saya minta tim yang sudah bisa dicetak langsung di cetak dan dibagikan," terangnya. (*)

Editor/Sumber: Siel Saputra/suara.com
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Kembangkan Sadar Wisata, Ini Dilakukan Dinpar Sumbar

Kembangkan Sadar Wisata, Ini Dilakukan Dinpar Sumbar

PADANG -- Dalam rangka meningkatkan pelaku pariwisata, Dinas Pariwisata Sumbar menggelar Pelatihan peningkatan dan...

Peringati HKN, Puluhan Kader Puskesmas di Mentawai Ikuti Lomba Cerdas Cermat

Peringati HKN, Puluhan Kader Puskesmas di Mentawai Ikuti Lomba Cerdas Cermat

MENTAWAI -- Merayakan Hari Kesehatan Nasional (HKN) yang ke-55, Puluhan Kader Posyandu Perwakilan dari 15 Puskesmas di...

Peringati Hari Pahlawan, Ini Ajakan FPMSI Pada Pengunjung CFD Kota Bandung

Peringati Hari Pahlawan, Ini Ajakan FPMSI Pada Pengunjung CFD Kota Bandung

NASIONAL - Berbagai elemen pegiat media sosial Bandung yang tergabung dalam Forum Pegiat Media Sosial Independen...

Wakil Wali Kota Padang Sampaikan Nota Penjelasan 3 Ranperda, Ini Kata Ketua DPRD Padang

Wakil Wali Kota Padang Sampaikan Nota Penjelasan 3 Ranperda, Ini Kata Ketua DPRD Padang

PARIWARA DPRD KOTA PADANG -- Pemerintah Kota (Pemko) Padang mengajukan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam...

Kabupaten Solok dan Solok Selatan Belum Teken NHPD, Inilah Penjelasan KPU Sumbar

Kabupaten Solok dan Solok Selatan Belum Teken NHPD, Inilah Penjelasan KPU Sumbar

PADANG -- Menyikapi dua daerah yakni kabupaten Solok dan Solok Selatan yang belum teken NPHD, Komisioner KPU Divisi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media