Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Perekaman E-KTP Belum Maksimal, Kemendagri Turunkan Relawan ke Daerah Tujuan

Minggu, 20 Januari 2019 - 15:37:13 WIB - 761
 Perekaman E-KTP Belum Maksimal, Kemendagri Turunkan Relawan ke Daerah Tujuan
Ilustrasi perekaman e-KTP (istimewa)


NASIONAL - Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) resmi melepas 138 relawan yang akan bertugas jemput bola perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP).

Para relawan tersebut akan diberangkatkan ke beberapa daerah pelosok yang tersebar di Indonesia.

Relawan ini diterjunkan untuk mengejar target kepemilikan e-KTP di Indonesia saat ini. Pasalnya perekaman e-KTP di seluruh Indonesia baru mencapai 97,21 persen.

Para relawan tersebut direncanakan akan berangkat hari ini, Minggu (20/1/2019).

"Hari ini ada 138 relawan yang akan kita berangkatkan menuju 86 titik layanan yang terbagi di 5 provinsi dan 26 kabupaten/kota," ujar Dirjen Dukcapil Kemendagri Zudan Arif Fakrulloh di kantor Dukcapil Kemendagri, Pasar Minggu, Jakarta Timur. Dikutip dari Suara.com Minggu (20/1/2019).

Ke 138 relawan tersebut berasal dari lima kota yang tingkat kepemilikan KTP elektroniknya sudah mencapai 95 persen.

Dirinya pun berterimakasih kepada Pemerintah Provinsi setempat yang mau mengirimkan tim relawannya.

"Terima kasih kepada Bapak Gubernur Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY dan Kalimantan Selatan yang sudah mengirimkan relawannya untuk berangkat," terangnya.

Nantinya para relawan akan diterjunkan ke wilayah Papua, Papua Barat, Sulawesi Barat, Maluku dan Maluku Utara. Kelima daerah ini merupakan wilayah dengan kawasan kepemilikan e-KTP di bawah 85 persen.

"Provinsi Sulawesi Barat yang baru terekam mencapai 77,8 persen, Maluku 79,95 persen, Maluku Utara 79,44 persen, Papua Barat itu 64,18 persen dan Papua 37,98 persen," lanjut Zudan.

Tiap titik layanan nantinya akan ditempati oleh empat relawan yang akan melayani pembuatan KTP elektronik. Keempat relawan tiap titik sudah dibekali peralatan lengkap untuk menunjang pembuatan KTP elektronik dengan cepat.

Sehingga semuga warga yang ingin membuat KTP elektronik dari yang berumur 17 tahun atau yang sudah pernah menikah bisa terfasilitasi dengan baik.

"Hasil evaluasi kita 60-70 persen perekaman sudah bisa dicetak 30 menit hingga satu jam. Jadi Saya minta tim yang sudah bisa dicetak langsung di cetak dan dibagikan," terangnya. (*)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra/suara.com
Tag: nasional

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Perdana, SMPN 5 Padang Panjang Luncurkan Majalah Hi-Five

Perdana, SMPN 5 Padang Panjang Luncurkan Majalah Hi-Five

PADANG PANJANG - Melalui gerakan Literasi, SMPN 5 Padang Panjang berhasil meluncurkan Majalah Hi-Five Edisi...

Dugaan Pelanggaran Kampanye oleh Caleg DPRD Gerindra HR, Jaksa Tuntut 6 Bulan Penjara

Dugaan Pelanggaran Kampanye oleh Caleg DPRD Gerindra HR, Jaksa Tuntut 6 Bulan Penjara

SOLOK -- Kasus dugaan curi start iklan kampanye caleg DPRD kota Solok Heltiana Rahmi Dapil 2 Tanjung Harapan Kita...

Kehabisan Buku Kir, Dishub Kota Pariaman Keluarkan Surat Keterangan Sementara

Kehabisan Buku Kir, Dishub Kota Pariaman Keluarkan Surat Keterangan Sementara

PARIAMAN - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pariaman kehabisan buku kir atau buku pemeriksaan kendaraan sehingga harus...

Panwascam Sipora Utara Mentawai Gelar Pelatihan Saksi Parpol, Sesi Pertama Tidak Dihadiri Peserta

Panwascam Sipora Utara Mentawai Gelar Pelatihan Saksi Parpol, Sesi Pertama Tidak Dihadiri Peserta

MENTAWAI -- Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Sipora Utara, gelar Pelatihan Saksi Partai Politik, kegiatan itu...

Kapal Jenis Long Boat di Mentawai Karam, Kakansar: Semua Penumpang Berhasil Diselamatkan

Kapal Jenis Long Boat di Mentawai Karam, Kakansar: Semua Penumpang Berhasil Diselamatkan

MENTAWAI - Badan Sar Nasional (Basarnas) Kabupaten Kepulauan Mentawai lakukan evakuasi terhadap korban kapal karam di...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media