Friday, 22 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

UAS Resmikan Pusat Kajian Mahzab Syafie di Padang Pariaman

Senin, 21 Januari 2019 - 21:45:25 WIB - 570
UAS Resmikan Pusat Kajian Mahzab Syafie di Padang Pariaman
UAS saat resmikan pusat kajian mazhab syafii di saksikan oleh Bupati Ali Mukhni, Senin (21/1)


PADANG PARIAMAN - Ustad Abdul Somad meresmikan pusat kajian Mahzab Syafie sekaligus menyampaikan tabliq akbar dilapangan Sepak Bola Gempar Parit, Pauhkambar, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (21/1) sore.

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung plang nama pusat kajian Mahzab Syafie oleh Abdul Somad dan sejumlah tokoh penting lainnya kepada pendiri dan pengurus pusat kajian Mahzab Syafie.

Kedatangan dai kondang yang disingkat UAS pada kegiatan tersebut, menyedot kehadiran puluhan ribu pengunjung. Jemaah bukan hanya berasal dari Kabupaten Padang Pariaman, namun dari berbagai kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.

Ketua panitia pusat kajian Mahzab Syafie, M. Nur mengatakan pusat kajian Mahzab Syafie merupakan yang pertama di Sumatera Barat, diharapkan mampu mengkaji Mahzab Syafie lebih mendalam.

"Mungkin yang pertama pula di Indonesia dan kita harapkan berkembang lagi kedepan," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini pusat kajian Mahzab Syafie baru menempati sekretariat sementara. Kedepan, pihaknya akan mengajukan usulan kepada pemerintah provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman agar dibangunkan satu sekretariat tersendiri.

"Kita akan sampaikan proposal kepada bupati dan gubernur agar dapat dibantu pembangunan sekretariatnya," ulasnya.

Abdul Somad menyebut berdirinya pusat kajian Mahzab Syafie di Pauhkambar, yang merupakan bagian dari ranah Minangkabau tidak terlepas dari sejarah perkembangan nusantara. Keberadaan ulama-ulama besar pengembang Islam asal Minangkabau yang bermahzab Syafie, ikut menjadi alasan tepat berdirinya pusat kajian ini.

"Banyak ulama dan pengembang Islam berasal dari bumi Minangkabau. Hampir diseluruh wilayah nusantara, selalu ada ulama Minangkabau," kata dia.

Meski mayoritas masyarakat Sumatera Barat bermahzab Syafie, ia mengajak ummat Islam untuk tidak mempertentangkan mahzab yang ada. Empat Mahzab tersebut antara lain, Syafie, Hambali, Maliki, Hanafi.

"Yang tidak boleh adalah mencampur adukkan mahzab. Cukup satu saja kita jadikan rujukan," pungkasnya. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: padang-pariaman,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Diduga Korupsi Iuran Pendidikan, Kepala SMKN 2 Kota Solok Ditahan Polisi

Diduga Korupsi Iuran Pendidikan, Kepala SMKN 2 Kota Solok Ditahan Polisi

SOLOK - Masih ingat kasus OTT oleh Unit Tipikor Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Solok Kota, terhadap...

Pasaman Berduka, Seorang Guru Olahraga Kharismatik di SMAN 1 Lubuk Sikaping Meninggal Dunia

Pasaman Berduka, Seorang Guru Olahraga Kharismatik di SMAN 1 Lubuk Sikaping Meninggal Dunia

PASAMAN - Segenap Masyarakat Kabupaten dirundung Duka melepas Kepergian Seorang Guru Olahraga kharismatik yang mengabdi...

Wabup Pasaman Ajak Masyarakat Sumbar Dukung Yenti Lida

Wabup Pasaman Ajak Masyarakat Sumbar Dukung Yenti Lida

PASAMAN - Dara Cantik Asal Pasaman bernama Yenti tampil memukau dalam kompetisi Liga Dangdut Indonesia (LIDA) tahun...

Keluyuran Hingga Larut Malam, Lima Remaja di Bawah Umur Diamankan Satpol PP Padang

Keluyuran Hingga Larut Malam, Lima Remaja di Bawah Umur Diamankan Satpol PP Padang

PADANG - Petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang, amankan Lima orang remaja di bawah umur yang...

Polsek Sungai Baremas Fasilitasi Mediasi Masyarakat dengan PT. BPP Terkait Permasalahan Lahan Plasma

Polsek Sungai Baremas Fasilitasi Mediasi Masyarakat dengan PT. BPP Terkait Permasalahan Lahan Plasma

PASAMAN BARAT - Ratusan masyarakat Sikabau Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat datangi...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media