Monday, 22 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Pariaman

UAS Resmikan Pusat Kajian Mahzab Syafie di Padang Pariaman

Senin, 21 Januari 2019 - 21:45:25 WIB - 722
UAS Resmikan Pusat Kajian Mahzab Syafie di Padang Pariaman
UAS saat resmikan pusat kajian mazhab syafii di saksikan oleh Bupati Ali Mukhni, Senin (21/1)


PADANG PARIAMAN - Ustad Abdul Somad meresmikan pusat kajian Mahzab Syafie sekaligus menyampaikan tabliq akbar dilapangan Sepak Bola Gempar Parit, Pauhkambar, Kecamatan Nan Sabaris, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (21/1) sore.

Peresmian ditandai dengan pembukaan selubung plang nama pusat kajian Mahzab Syafie oleh Abdul Somad dan sejumlah tokoh penting lainnya kepada pendiri dan pengurus pusat kajian Mahzab Syafie.

Kedatangan dai kondang yang disingkat UAS pada kegiatan tersebut, menyedot kehadiran puluhan ribu pengunjung. Jemaah bukan hanya berasal dari Kabupaten Padang Pariaman, namun dari berbagai kabupaten dan kota lain di Sumatera Barat.

Ketua panitia pusat kajian Mahzab Syafie, M. Nur mengatakan pusat kajian Mahzab Syafie merupakan yang pertama di Sumatera Barat, diharapkan mampu mengkaji Mahzab Syafie lebih mendalam.

"Mungkin yang pertama pula di Indonesia dan kita harapkan berkembang lagi kedepan," ujarnya.

Ia mengatakan saat ini pusat kajian Mahzab Syafie baru menempati sekretariat sementara. Kedepan, pihaknya akan mengajukan usulan kepada pemerintah provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Padang Pariaman agar dibangunkan satu sekretariat tersendiri.

"Kita akan sampaikan proposal kepada bupati dan gubernur agar dapat dibantu pembangunan sekretariatnya," ulasnya.

Abdul Somad menyebut berdirinya pusat kajian Mahzab Syafie di Pauhkambar, yang merupakan bagian dari ranah Minangkabau tidak terlepas dari sejarah perkembangan nusantara. Keberadaan ulama-ulama besar pengembang Islam asal Minangkabau yang bermahzab Syafie, ikut menjadi alasan tepat berdirinya pusat kajian ini.

"Banyak ulama dan pengembang Islam berasal dari bumi Minangkabau. Hampir diseluruh wilayah nusantara, selalu ada ulama Minangkabau," kata dia.

Meski mayoritas masyarakat Sumatera Barat bermahzab Syafie, ia mengajak ummat Islam untuk tidak mempertentangkan mahzab yang ada. Empat Mahzab tersebut antara lain, Syafie, Hambali, Maliki, Hanafi.

"Yang tidak boleh adalah mencampur adukkan mahzab. Cukup satu saja kita jadikan rujukan," pungkasnya. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: padang-pariaman,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Dugaan Surat Suara yang Tercecer di Kabupaten Kampar, KPU Tanah Datar Surati KPU Provinsi Sumbar

Dugaan Surat Suara yang Tercecer di Kabupaten Kampar, KPU Tanah Datar Surati KPU Provinsi Sumbar

TANAH DATAR - Surat suara yang ditemukan tercecer di bawah jembatan di Kabupaten Kampar Riau yang sempat viral di media...

Polres Pessel dan Tim Inafis Polda Sumbar Dalami Kasus Pembakaran Kardus Surat Suara di Tarusan

Polres Pessel dan Tim Inafis Polda Sumbar Dalami Kasus Pembakaran Kardus Surat Suara di Tarusan

PESISIR SELATAN - Kapolres Pesisir Selatan AKBP Fery Herlambang menyebutkan, pihaknya masih menyelidiki penyebab...

Guna Memberikan Kepuasan Pengunjung, Kandang Satwa TMSBK Akan Revitalisasi

Guna Memberikan Kepuasan Pengunjung, Kandang Satwa TMSBK Akan Revitalisasi

...

Dengan Tema Pemimpin Era 4.0, Walikota Padang Panjang Jadi Narasumber di Pascasarjana UMSB

Dengan Tema Pemimpin Era 4.0, Walikota Padang Panjang Jadi Narasumber di Pascasarjana UMSB

PADANG PANJANG - "Bukan masalah pintar atau tidaknya, tetapi siapa yang cepat mengeksekusi permasalahan...

PTPS di TPS 01 Tabek Boto Ikut Mengisi Lembaran di Surat Suara, KPPS: Karena Dalam Kondisi Kepepet

PTPS di TPS 01 Tabek Boto Ikut Mengisi Lembaran di Surat Suara, KPPS: Karena Dalam Kondisi Kepepet

TANAH DATAR - Petugas Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 01 Tabek Boto, Jorong...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media