Thursday, 27 Jun 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Payakumbuh

Koto Nan Gadang Payakumbuh Kukuhkan 17 Penghulu Baru, Ini Pesan Walikota

Rabu, 23 Januari 2019 - 19:32:12 WIB - 922
Koto Nan Gadang Payakumbuh Kukuhkan 17 Penghulu Baru, Ini Pesan Walikota
Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno Ketika Menghadiri pengukuhan Penghulu di Payakumbuh (23/1).


PAYAKUMBUAH - Pengukuhan 17 Penghulu baru yang dilaksanakan di Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Koto Nan Gadang diharapkan sebagai permulaan untuk memperlihatkan kepada dunia luar bahwa Payakumbuh adalah sentral Budaya Minang yang masih lestari.

Gelaran acara yang dilangsungkan selama 12 hari berturut-turut dengan berbagai acara anak Nagari Koto Nan Gadang, memperlihatkan orang Payakumbuh tetap memakai cara adat dalam bentuk acara, penghargaan dan kehidupan sehari-hari.

"Selama ini masyarakat Payakumbuh selalu menggelar acara penghargaan dan penobatan dengan prosesi adat Minangkabau. Prosesinya juga seperti yang dilakukan oleh para terdahulu. Jadi dalam batagak Panghulu di Koto Nan Gadang ini saya anggap sebagai permulaan untuk memperlihatkan bagaimana masyarakat adat Payakumbuh ke dunia luar," kata walikota Payakumbuh Riza Falepi.

Diakui Riza, selama ini rangkaian dan prosesi yang dilakukan oleh masyarakat adat yang tersebar di 10 nagari di Kota Payakumbuh, belum terlihat oleh dunia luar. Pasalnya, helatan dan prosesi bersifat masif.

"Bukan hanya di Koto Nan Gadang saja acara besar dan prosesi seperti ini. Ditempat lain juga seperti ini. Hanya saja di Koto Nan Gadang ini kita undang media dan pejabat-pejabat lain untuk hadir. Makanya bisa jadi booming," katanya.

Ke depan, Riza berencana akan mengeksplore secara besar-besaran kegiatan budaya yang dilakukan oleh masyarakat adat Payakumbuh. Mulai dari acara yang kecil maupun besar melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

"Ke depan acara-acara masyarakat adat akan kita dukung bersama-sama yang dikoordinasikan melalui Disparpora," katanya.

Dalam mengangkat hal ini, Riza mengaku di Payakumbuh sudah ada Perda tentang adat yang mana ada didalamnya perlindungan tentang adat, anggaran dan literasi maupun edukasi masyarakat adat. (Rino)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: minangkabau,payakumbuh,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Rayo Anam (Lebaran Enam), Tradisi Unik Nagari Padang Laweh, Tanah Datar Sumbar Yang Masih Bertahan

Rayo Anam (Lebaran Enam), Tradisi Unik Nagari Padang Laweh, Tanah Datar Sumbar Yang Masih Bertahan

TANAH DATAR- Bermacam tradisi dan kebiasaan yang ada di Minangkabau, dibeberapa daerah tampak masih terus dipertahankan...

Jelang Peringatan Hut Bhayangkara yang ke - 73, Polres Mentawai Gelar Aksi Sosial

Jelang Peringatan Hut Bhayangkara yang ke - 73, Polres Mentawai Gelar Aksi Sosial

MENTAWAI - Menjelang 1 Juli 2019, tepatnya Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara yang ke - 73, Polres Kabupaten Kepulauan...

Cabuli Anak di Bawah Umur, Ayah Tiri Dituntut 18 Tahun Penjara

Cabuli Anak di Bawah Umur, Ayah Tiri Dituntut 18 Tahun Penjara

PADANG - Entah apa yang ada dibenak terdakwa Swardi (40). Pasalnya terdakwa yang berprofesi sebagai buruh ini tega...

Mewujudkan Rasa Syukur, Kapolres Pasaman Lakukan Anjangsana di Panti Asuhan

Mewujudkan Rasa Syukur, Kapolres Pasaman Lakukan Anjangsana di Panti Asuhan

...

Satu Korban Innova Naas yang Terjun ke Jurang di Limapuluh Kota Ditemukan Tak Bernyawa

Satu Korban Innova Naas yang Terjun ke Jurang di Limapuluh Kota Ditemukan Tak Bernyawa

LIMAPULUH KOTA - Tiga hari pencarian korban minibus jatuh ke jurang sedalam 30 meter akhirnya membuahkan hasil. Satu...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media