Friday, 26 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

7 Fakta Unik Soal Angpao Imlek yang Perlu Diketahui

Sabtu, 26 Januari 2019 - 10:39:36 WIB - 2
7 Fakta Unik Soal Angpao Imlek yang Perlu Diketahui
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


SERBA SERBI - Tidak lama lagi, warga etnis Tionghoa akan merayakan Hari Raya Imlek. Selain barongsai, angpao merupakan hal paling identik dengan hari raya Imlek ini. Berbicara tentang angpao, tradisi ini beda dengan tunjangan hari raya alias THR, karena tidak boleh diberikan ke sembarang orang. Sejarah tradisi pemberian angpao memang terbilang masih simpang siur. Konon, uang kertas di Cina baru ditemukan di masa Dinasti Song, dan kemudian diresmikan dan secara resmi disebarluaskan di era Dinasti Ming. Untuk Anda yang masih belum paham soal tradisi
angpao imlek, berikut ini ada beberapa fakta unik seputar angpao yang bisa Anda simak.

1. Warna merah melambangkan kebaikan, semangat, dan kesejahteraan
Hari Raya Imlek yang selalu identik dengan nuansa merah, tak terkecuali pada amplop angpao. Tidak sembarang memilih warna, pasalnya warna merah pada angpao memiliki makna tersendiri, yakni melambangkan semangat, kebaikan dan kesejahteraan. Jadi, diharapkan mereka yang menerima angpao di Hari Imlek bisa mendapatkan nasib yang jauh lebih baik.

2. Tidak harus diberikan di Hari Imlek aja
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya bahwa merah memiliki arti kebaikan, semangat dan kesejahteraan, maka angpao tidak hanya diberikan saat tahun baru Imlek saja. Yang perlu diketahui, bahwa warga keturunan Tionghoa kerap memberikan angpao untuk kerabatnya di berbagai kesempatan, misalnya dalam pesta pernikahan, ulang tahun, syukuran rumah baru dan bahkan untuk duka cita pun juga mereka berikan. Hanya saja, angpao duka cita warnanya bukan merah, tapi berwarna putih alias pweepao. Untuk itu, jangan sampai Anda salah memberikan amplop warna putih pada perayaan ulang tahun, karena hal itu sama saja Anda mendoakannya berumur pendek.

3. Jumlah uang dalam angpao harus genap
Saat Anda memberikan angpao imlek kepada kerabat atau sanak saudara, pastikan jumlah uang yang ada di dalamnya bernominal genap. Pasalnya, nominal ganjil digunakan untuk angpao putih atau angpao dukacita.

4. Nominal uang tidak boleh diawali dengan angka 4
Dalam sejarah Cina, angka 4 (shi) selalu dikaitkan dengan ketidakberuntungan. Hal ini dikarenakan "Shi" sendiri berarti "mati". Tidak hanya empat, ada angka lain yang sebaiknya juga dihindari, yaitu angka nol dan satu. Angka nol selalu dianggap sebagai akhir dari segalanya, sedangkan angka satu diartikan sebagai kesendirian. Untuk itu, pastikan jika Anda ingin memberikan angpao imlek, berikan nominal yang diawali dengan angka "8" (ba), di mana kata "ba" itu sendiri berarti kaya.

5. Mereka yang sudah menikah wajib memberi angpao
Dalam tradisi masyarakat keturunan Tionghoa, ketika perayaan hari raya Imlek, mereka yang sudah menikah wajib memberi angpao. Hal itu dikarenakan mereka yang telah menikah dianggap mapan secara ekonomi.

6. Anak-anak dan yang dituakan berhak dapat angpao
Selain anak-anak, orang yang dituakan juga adalah pihak yang paling berhak menerima angpao. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa pemberi angpao adalah orang yang telah menikah. Mereka yang sudah menikah sering dianggap sebagai peralihan antara anak kecil dan orang tau.

7. Mereka yang belum nikah juga boleh terima angpao
Meskipun sudah dewasa, namun belum menikah, mereka juga tetap berhak menerima angpao, termasuk dalam perayaan Hari Raya Imlek. Dengan alasan, karena angpao yang dia terima dari orang yang sudah menikah dianggap akan membawa keberkahan berupa kemudahan jodoh di masa depan.

Menjelang Hari Raya Imlek yang sebentar lagi akan tiba, maka sebaiknya Anda harus menyiapkan angpao imlek untuk dibagikan kepada orang terdekat. Namun, tidak perlu khawatir karena Anda bisa mencarinya di Bukalapak. Tidak hanya menawarkan banyak pilihan desain angpao yang unik, Bukalapak juga menawarkan banyak promo special berupa potongan harga. Sehingga harga yang akan Anda dapatkan bisa lebih murah. (*)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: indonesia,nasional,unik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

KPU Kota Pariaman Distribusikan Logistik Pemilu, 460 Personil TNI-Polri Lakukan Pengawalan

KPU Kota Pariaman Distribusikan Logistik Pemilu, 460 Personil TNI-Polri Lakukan Pengawalan

PARIAMAN - Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman distribusikan logistik Pemilu ke- 4 Kecamatan dengan...

KPU Kota Padang Panjang, Laporkan Kesiapan Menghadapi Pemilu 2019

KPU Kota Padang Panjang, Laporkan Kesiapan Menghadapi Pemilu 2019

PADANG PANJANG - Ketua KPU Kota Padang Panjang Okta Novisyah, S.sos dalam keterangannya menyatakan, "Terkait...

Panwascam Sipora Utara Mentawai Gelar Pelatihan Saksi Parpol, Sesi Pertama Tidak Dihadiri Peserta

Panwascam Sipora Utara Mentawai Gelar Pelatihan Saksi Parpol, Sesi Pertama Tidak Dihadiri Peserta

MENTAWAI -- Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Sipora Utara, gelar Pelatihan Saksi Partai Politik, kegiatan itu...

Ibuk Mufida JK Kagumi Muslim Penenun Sarung Bugis dan Mengajak Kaula Muda Untuk Melestarikan Tenun

Ibuk Mufida JK Kagumi Muslim Penenun Sarung Bugis dan Mengajak Kaula Muda Untuk Melestarikan Tenun

TANAH DATAR - Hari yang membahagiakan bagi Bapak Muslim (85 tahun), pasalnya saat Ia sedang asyik menenun kain sarung...

Kemendikbud RI Jakarta Supervise Pelaksanaan UNBK di SMAN 3 Teladan Bukittinggi

Kemendikbud RI Jakarta Supervise Pelaksanaan UNBK di SMAN 3 Teladan Bukittinggi

BUKITTINGGI - Guna memonitor pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di setiap daerah, Direktorat Pembinaan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media