Saturday, 17 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang Panjang

Inilah Tips Cerdas Untuk Pemilih Cerdas ala Darul Siska

Minggu, 27 Januari 2019 - 11:16:54 WIB - 1243
Inilah Tips Cerdas Untuk Pemilih Cerdas ala Darul Siska
Silaturahim dan beri Pendidikan politik ke Kelurahan Bukit Surungan, Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sabtu malam, (26/1/2019)


PADANG PANJANG -- Masyarakat Kelurahan Bukit Surungan Padang Panjang Barat menyambut hangat kedatangan Staf Ahli Ketua DPR RI Darul Siska ke Kelurahan Bukit Surungan, Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sabtu malam, (26/1/2019).

Adapun Kedatangan Caleg DPR RI Dapil Sumbar Satu norut 1, Darul Siska ke Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat untuk memberikan pemahaman tentang pentingnya pendidikan politik berkarakter dalam menghadapi tahun politik 2019.

Datuak Mulia mewakili masyarakat Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat, mengatakan sangat senang dan memandang kedatangan Darul Siska Caleg DPR RI Sumbar satu partai golkar sebagai penghargaan kepada masyarakat setempat.

"Saya sangat gembira, pak Darul bisa bersilaturahim dengan masyarakat ke kelurahan Bukit Surungan. Terlebih kedatangan beliau untuk memberikan pencerahan dan pendidikan politik pemilu," ujar Sarual Mulie di sela silturahim dan pendidikan politik di Bukit Surungan.

Datuak Mulie Penghulu Bukit Surungan mengharapkan agar Darul Siska terus menggenjot pariwisata di Bukit Surungan dan selalu berkiprah memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Darul Siska yang juga Wakil Korbid bidang Kepartaian DPP Golkar ini mengatakan Pemilu adalah pesta demokrasi dan seyogyanya dalam pesta tidak boleh terjadi sengketa , konflik dan bakuhantam, dan tidak boleh juga ada intimidasi. Kalau pengaruh mempengaruhi itu hal yang lumrah terjadi, meyakinkan orang untuk memilih itu sama halnya dengan pidato adat pepatah petitih ketika akan memulai makan dengan menggunakan diplomasi ala adat Minangkabau. Lobby dan silaturrahim menjelang pemilu juga ajang berkomunikasi dan saling meyakinkan dan saling mengajak untuk datang ke TPS ditempat masing-masing.

Memahami rekam jejak caleg, penyadaran hak dan kewajiban kita sebagai warga negara untuk memilih dan dipilih merupakan substansi dari pendidikan politik. Makanya dalam mencari caleg yang akan duduk di parlemen perlu dipelajari tiga kriteria.
Lanjut Darul, kriterianya pertama harus pintar bicara karena legislatif itu tempat orang bicara (parle),pintar mendengarkan aspirasi masyarakat dan kriteria ketiga orang yang pintar merumuskan persoalan masyarakat menjadi konsep program pembangunan. Caleg yang dipilih yang punya kapasitas untuk melaksanakan tugas parlemen.

Ia mengajak masyarakat agar jangan memilih seseorang kalau tidak masuk tiga kriteria itu, pemilihan anggota parlemen itu bukan karena pelawak, artis, keluarga pejabat dan punya uang banyak, tetapi seseorang yang memiliki kapasitas sebagai anggota parlemen. Parlemen adalah merupakan ranah adu pikiran dan adu gagasan, bukan tempat lomba lawak, lomba nyanyi atau lomba fashion. Sebagai pemilih harus cerdas dalam menggunakan hak untuk memilih karena Vox populi vox dey suara rakyat adalah suara Tuhan.

"Kalau sekedar fashionable tidak memenuhi kriteria anggota DPRD kabupaten/kota hingga DPR pusat. Karena di gedung DPR atau DPRD itu tidak ada namanya lomba fashion, disana adu gagasan untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat. Perlu disadari bersama bahwa lima tahun kedepan masyarakat menyerahkan sebagian hak politiknya kepada anggota dewan yang dipilihnya," tegasnya.

Darul mengajak masyarakat untuk menyikapi pemilihan umum yang akan datang dengan menjadi pemilih cerdas, caranya datang di TPS. Kemudian mengenali orang yang akan dipilih yang akan duduk di lembaga legislatif dan eksekutif, kemudian mencoblos secara benar pada surat.

Setelah pemilu masyarakat tetap, menjalin komukasi dengan yang dipilih, orang dipilih juga harus rajin berkomunikasi dengan masyarakat pemilih agar amanah dalam menjalankan tugas, selama lima tahun.
Sekarang ada trend baru, pada awal reformasi 80-90 persen orang mencaci maki Pak Harto karena KKN, sekarang kita lihat hampir seluruh lapisan, siapa pejabat atau pimpinan partai yang tidak KKN, terbukti sekarang banyak pejabat dan anggota legislatif dan yudikatif yang ditangkap KPK.

Lanjutnya, Dulu anak pak Harto jadi menteri dihujat orang, sekarang kepala daerah anaknya dan istri jadi caleg. Nepotisme seperti ini bisa mengurangi peluang mereka untuk dapat melakukan fungsi pengawasan terhadap eksekutif, jika nanti terpilih sebagai anggota legislatif.

Ia juga mengingatkan pemilu sekarang ini berbagai pilihan politik dalam satu keluarga, hal tersebut jangan sampai merusak hubungan kekeluargaan diantara kita, berbeda parpol dalam demokrasi jangan merusak hubungan kekeluargaan dan persaudaraan, pemilu di sumbar adalah pemilu badunsanak. Sesudah tanggal 17 April 2019 mendatang semua pihak harus berjiwa besar, yang paling prinsip dalam demokrasi adalah menerima kekalahan secara kesatria itulah jiwa demokrat.

"Yang menang jangan sombong dengan kemenangan, sedangkan orang tidak terpilih jangan hancur larut dalam kesedihan dan hilang dari peredaran maayarakat," tandasnya.

Darul Siska meminta masyarakat untuk tidak Golput dalam Pemilu 2019. Menurutnya, momentum pemilu bukan hanya tentang mencoblos pilihan politis, tetapi juga untuk pembangunan bangsa ke depan. Dia meminta kepada seluruh pihak, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat serta para pemuda untuk mendorong masyarakat berpartisipasi dalam pemilu.

Iapun mengutip pernyataan Presiden Turki Recep Toyyib Erdogan, menurutnya, Jika orang Baik tidak menggunakan hak-hak politik, maka perpolitikan akan dikendalikan oleh orang yang tidak baik. (RI)

Editor/Sumber: Rahmat Ilahi
Tag: padang-panjang,pilkada,politik,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Polres Kota Bukittinggi Gelar Rakor Antisipasi Karhutla

Polres Kota Bukittinggi Gelar Rakor Antisipasi Karhutla

BUKITTINGGI - Dalam rangka menindaklanjuti arahan dan perintah Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada saat Rakornas...

Limapuluh Kota Miliki 62 Ribu Hektar Lahan Tidur, Ini Ajakan Muhammad Rahmad

Limapuluh Kota Miliki 62 Ribu Hektar Lahan Tidur, Ini Ajakan Muhammad Rahmad

LIMAPULUH KOTA - Jagung merupakan kekuatan baru bagi Kabupaten Limapuluh Kota, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)....

Dua Kambing Kurban di Tanah Datar Mati Dimangsa Beruang Madu

Dua Kambing Kurban di Tanah Datar Mati Dimangsa Beruang Madu

TANAH DATAR - Dua kambing di Jorong Sungai Salak, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar,...

FAM P2B Tolak Agus Harpen Bulyandi Sebagai Ketua DPRD Kota Pariaman

FAM P2B Tolak Agus Harpen Bulyandi Sebagai Ketua DPRD Kota Pariaman

PARIAMAN - Peserta aksi damai dari FAM P2B sampaikan asprasi ke kantor DPC Gerindara Pariaman kelurahan Jawi-Jawi II...

Diduga Depresi, Seorang Remaja di Pessel Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Diduga Depresi, Seorang Remaja di Pessel Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

PESISIR SELATAN - Seorang pria remaja berinisial Y (18) ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Tanjung Gadang, Kenagarian...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media