Monday, 26 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Peristiwa

Gempa Berkali-kali di Atas 5.0 SR Guncang Mentawai Terasa Kuat Hingga Padang, Ini Kata BMKG

Sabtu, 02 Februari 2019 - 20:48:06 WIB - 1355
Gempa Berkali-kali di Atas 5.0 SR Guncang Mentawai Terasa Kuat Hingga Padang, Ini Kata BMKG
Lokasi gempa ( foto : BMKG)


PADANG -- Serangkaian gempa kembali melanda Sumatera Barat, hari ini Sabtu, (2/2/2019).

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, hingga Sabtu pagi ada lima guncangan gempa, yang berpusat di Perairan Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Dilansir laman resmi bmkg.go.id, berikut penjelasan selengkapnya mengenai kelima gempa tersebut.

Gempa pertama berkekuatan 5,3 Skala Richter terjadi pada pukul 16.03 WIB. Pusat gempa berada di laut,106 km tenggara Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 10 km. BMKG menyatakan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa ini dirasakan di Padang, Painan dengan skala II MMI dan Kepulauan Mentawai dengan skala II-III MMI.

Tidak berselang lama, gempa kembali terjadi dengan skala lebih besar. Gempa kedua ini terjadi pukul 16.27 WIB berkekuatan 6 SR.

Gempa kedua ini berpusat di 117 km tenggara Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 17 km. BMKG menyatakan gempa kedua juga tidak berpotensi tsunami.

Sementar gempa ketiga terjadi sekitar pukul 16.58 WIB.G, berkekuatan 5,2 SR. Pusat gempa berada di laut 105 tenggara Kepulauan Mentawai dengan kedalaman 24 km. BMKG menyatakan gempa ketiga juga tidak berpotensi tsunami.

Gempa keempat terjadi di Perairan Kepulauan Mentawai, Sumbar pada pukul 17.59 WIB dengan kekuatan magnitudo 6.0.

Pusat gempa berada di 121 kilometer tenggara Mentawai, Sumbar dengan kedalaman 18 kilometer.

Tepatnya pada koordinat 3, 06 Lintang Selatan (LS) dan 99, 88 Bujur Timur (BT).

Selanjutnya gempa kelima terjadi juga di Perairan Kepulauan Mentawai, Sumbar pada pukul 20.10 WIB dengan kekuatan magnitudo 5.0.

Pusat gempa berada di 109 kilometer tenggara Mentawai, Sumbar dengan kedalaman 20 kilometer.

Tepatnya pada koordinat 2.83 Lintang Selatan (LS) dan 100, 11 Bujur Timur (BT).

Sementara itu, Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono mengatakan, gempa ini terjadi akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.

Menurutnya, Lokasi lempengan ini tepatnya berada di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatra.

"Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempabumi yang sangat aktif di wilayah Sumatra," Ujarnya

Berdasarkan hasil analisis, lanjutnya, mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi ini dipicu oleh penyesaran naik (thrust fault). (RI/El)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: gempa,mentawai,peristiwa,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Hujan Guyur Pessel Dari Siang Hingga Malam, Sejumlah Rumah Warga Terendam Banjir

Hujan Guyur Pessel Dari Siang Hingga Malam, Sejumlah Rumah Warga Terendam Banjir

...

Akibat Kemarau Panjang, Ratusan Hektare Sawah di Solsel Terancam Gagal Panen

Akibat Kemarau Panjang, Ratusan Hektare Sawah di Solsel Terancam Gagal Panen

PADANG ARO -- Lebih kurang 100 hektare sawah masyarakat di Padang tangah, Nagari Bidar Alam, Kecamatan Sangir Jujuan,...

Kualitas Udara di Padang Masih Kategori Normal

Kualitas Udara di Padang Masih Kategori Normal

PADANG -- Kualitas udara di Kota Padang, Sumatera Barat, masuk dalam kategori sedang (normal). Berdasarkan Indeks Skala...

45 Anggota DPRD Pessel 2019-2024 Akan Dilantik 14 Agustus

45 Anggota DPRD Pessel 2019-2024 Akan Dilantik 14 Agustus

PESISIR SELATAN - Sebanyak 45 anggota Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan periode...

Fahrezi Resmi Dilantik Jadi PAW Wali Nagari Lingkuang Aua, Wabup: Jaga Amanah Dengan Baik

Fahrezi Resmi Dilantik Jadi PAW Wali Nagari Lingkuang Aua, Wabup: Jaga Amanah Dengan Baik

PASAMAN BARAT - Fahrezi Piliang, SIP. MA resmi dilantik oleh Wakil Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto menjadi Pejabat...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media