Friday, 24 May 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Rancang Perda KTR, Pemko Solok Diminta Berkomitmet Pada Setiap Produk Hukum yang Dilahirkan

Senin, 04 Februari 2019 - 16:49:46 WIB - 649
Rancang Perda KTR, Pemko Solok Diminta Berkomitmet Pada Setiap Produk Hukum yang Dilahirkan
Ilustrasi


SOLOK - Zulkarnaian, anggota DPRD Kota Solok dari PKPI menegaskan pemerintah Kota Solok untuk berkomitmen pada setiap produk hukum yang lahir.

"Karena pada dasarnya setiap aturan yang lahir dari lembaga legialtif akan diiringi oleh kebijakan, sanksi-sanksi, dan anggaran. Sanksi inilah yang harus ditegaskan oleh pemko Solok jika setiap produk hukum tersebut lahir," kata Zulkarnaian, kepada MinagkabauNews.com, Senin (4/02).

Dikatakannya, Saat ini sedang digodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Ranperda tersebut bakal menyasar kantor-kantor pemerintah, sekolah, mesjid, dan taman publik, seperti taman kota.

"Dalam Ranperda ini juga ditegaskan sanksi yang bakal diterima oleh perokok. Untuk perokok yang melanggar di Kawasan Tanpa Rokok ini dikenakan denda beragam, mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 10.000.000, tergantung beratnya pelanggaran yang dilakukan perokok," katanya.

Sedangkan perusahaan akan dikenakan denda yang lebih besar dari itu jika ada staf atau sales yang kedapatan menjajakan rokok di Kawasan Tanpa Rokok tersebut. Pelanggar KTR ini juga akan dijerat pidana jika kategori pelanggarannya dinilai cukup berat.

Ranperda KTR, sebut Zulkarnain, berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana dari iklan rokok saja saat ini pemko Solok meraup pajak atau restribusi mencapai Rp. 1 Milyar lebih. Artinya, pemko Solok akan kehilangan PAD dari industri rokok dalam jumlah besar.

Selain itu, jika Ranperda KTR ini disyahkan apakah personil Pol PP siap mengemban amanah ini. Menjadikan Kota Solok Kawasan Tanpa Rokok dan steril dari iklan ataupun promosi rokok. Dan tentunya akan ada perlawanan dari perusahaan rokok dan dari perokok itu sendiri, lanjut Zulkarnain.

Disampaikan, Titik yang bakal dijadikan KTR seluruh kantor pemerintah termasuk DPRD Kota Solol, sekolah-sekolah mulai dari TK/PAUD, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Ruangan Publik seperti taman kota, rumah sakit, klinik, puskesmas, dan tempat lainnya yang dinilai layak dijadikan KTR. Bahkan rumah dinas Walikota dan Wawako juga dimasukan kawasan KTR.

"Saat ini yang terpenting komitmen dan kesiapan pemko Solok beserta penegak perda dan Dinas terkait lainnya dalam menerapkan kawasan KTR. Apalagi bakal ada sanksi di Perda tersebut dan denda cukup besar plus hukuman pidananya," ingatnya.

"Karena itu perlu pengkajian yang matang agar saat perda KTR ini disetujui dan dijalankan tidak muncul persoalan ataupun penolakan"Katanya lagi. (Fikar)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bupati Pasaman Lantik 13 Pejabat Eselon

Bupati Pasaman Lantik 13 Pejabat Eselon

...

5,2 Kg Ganja Dimusnahkan di Mapolres Pasaman

5,2 Kg Ganja Dimusnahkan di Mapolres Pasaman

PASAMAN - Bupati Pasaman H Yusuf Lubis, sangat mengapresiasi upaya penegak hukum dalam memberantas tidak pidana...

Peringati Hardiknas, Walikota Padang Panjang Fadly Amran Apresiasi 9 Buku Karya Guru MA KMM

Peringati Hardiknas, Walikota Padang Panjang Fadly Amran Apresiasi 9 Buku Karya Guru MA KMM

PADANG PANJANG -Walikota Padang Panjang, Fadly Amaran mengapresiasi Kepala Sekolah MA KMM Derliana dan para guru atas...

Liburan Bareng Anak di Bali? Jangan Lupa Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini

Liburan Bareng Anak di Bali? Jangan Lupa Kunjungi 5 Tempat Wisata Ini

TRAVELLING -- Musim liburan sekolah sebentar lagi tiba! Anda sudah menyusun agenda liburan ke mana dengan anak-anak?...

Jaga Kesucian Bulan Ramadhan, Satpol PP Pasaman Gencarkan Razia Pekat dan Kafe Remang-remang

Jaga Kesucian Bulan Ramadhan, Satpol PP Pasaman Gencarkan Razia Pekat dan Kafe Remang-remang

PASAMAN -- Dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadhan 1440 H, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media