Saturday, 20 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Solok

Rancang Perda KTR, Pemko Solok Diminta Berkomitmet Pada Setiap Produk Hukum yang Dilahirkan

Senin, 04 Februari 2019 - 16:49:46 WIB - 696
Rancang Perda KTR, Pemko Solok Diminta Berkomitmet Pada Setiap Produk Hukum yang Dilahirkan
Ilustrasi


SOLOK - Zulkarnaian, anggota DPRD Kota Solok dari PKPI menegaskan pemerintah Kota Solok untuk berkomitmen pada setiap produk hukum yang lahir.

"Karena pada dasarnya setiap aturan yang lahir dari lembaga legialtif akan diiringi oleh kebijakan, sanksi-sanksi, dan anggaran. Sanksi inilah yang harus ditegaskan oleh pemko Solok jika setiap produk hukum tersebut lahir," kata Zulkarnaian, kepada MinagkabauNews.com, Senin (4/02).

Dikatakannya, Saat ini sedang digodok Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Ranperda tersebut bakal menyasar kantor-kantor pemerintah, sekolah, mesjid, dan taman publik, seperti taman kota.

"Dalam Ranperda ini juga ditegaskan sanksi yang bakal diterima oleh perokok. Untuk perokok yang melanggar di Kawasan Tanpa Rokok ini dikenakan denda beragam, mulai dari Rp. 100.000 hingga Rp. 10.000.000, tergantung beratnya pelanggaran yang dilakukan perokok," katanya.

Sedangkan perusahaan akan dikenakan denda yang lebih besar dari itu jika ada staf atau sales yang kedapatan menjajakan rokok di Kawasan Tanpa Rokok tersebut. Pelanggar KTR ini juga akan dijerat pidana jika kategori pelanggarannya dinilai cukup berat.

Ranperda KTR, sebut Zulkarnain, berdampak pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dimana dari iklan rokok saja saat ini pemko Solok meraup pajak atau restribusi mencapai Rp. 1 Milyar lebih. Artinya, pemko Solok akan kehilangan PAD dari industri rokok dalam jumlah besar.

Selain itu, jika Ranperda KTR ini disyahkan apakah personil Pol PP siap mengemban amanah ini. Menjadikan Kota Solok Kawasan Tanpa Rokok dan steril dari iklan ataupun promosi rokok. Dan tentunya akan ada perlawanan dari perusahaan rokok dan dari perokok itu sendiri, lanjut Zulkarnain.

Disampaikan, Titik yang bakal dijadikan KTR seluruh kantor pemerintah termasuk DPRD Kota Solol, sekolah-sekolah mulai dari TK/PAUD, SD, SMP, SMA, dan Perguruan Tinggi. Ruangan Publik seperti taman kota, rumah sakit, klinik, puskesmas, dan tempat lainnya yang dinilai layak dijadikan KTR. Bahkan rumah dinas Walikota dan Wawako juga dimasukan kawasan KTR.

"Saat ini yang terpenting komitmen dan kesiapan pemko Solok beserta penegak perda dan Dinas terkait lainnya dalam menerapkan kawasan KTR. Apalagi bakal ada sanksi di Perda tersebut dan denda cukup besar plus hukuman pidananya," ingatnya.

"Karena itu perlu pengkajian yang matang agar saat perda KTR ini disetujui dan dijalankan tidak muncul persoalan ataupun penolakan"Katanya lagi. (Fikar)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: solok,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Disuguhkan Keindahan, Kuliner dan UKM yang Dimiliki Padang Panjang, Peserta ICGE  Merasa Berkesan

Disuguhkan Keindahan, Kuliner dan UKM yang Dimiliki Padang Panjang, Peserta ICGE Merasa Berkesan

PADANG PANJANG - Seminar ICGE yang berlangsung selama dua hari di ISI Padang Panjang memberikan kesan yang mendalam...

Wali Kota Mahyeldi Lepas 1032 CJH Padang

Wali Kota Mahyeldi Lepas 1032 CJH Padang

PADANG -- Wali Kota Padang H. Mahyeldi Ansharullah melepas calon jamaah haji (CJH) Kota Padang sebanyak 1.119 orang...

Harga Cabai Merah di Agam Tembus Rp80ribu/Kilogram, Masyarakat Mengeluh

Harga Cabai Merah di Agam Tembus Rp80ribu/Kilogram, Masyarakat Mengeluh

AGAM -- Harga cabai merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat, terus mengalami...

Wali Kota Bukittinggi Pimpin SKPD dan Forkompimda Kunker ke Kabupaten Bandung Barat

Wali Kota Bukittinggi Pimpin SKPD dan Forkompimda Kunker ke Kabupaten Bandung Barat

BUKITTINGGI - Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kota Bukittinggi, Ketua LKAAM dan Bundo Kanduang beserta...

Hadirnya Alat Tangkap Jaring Robot, Nelayan Laut Tiku Agam Resah

Hadirnya Alat Tangkap Jaring Robot, Nelayan Laut Tiku Agam Resah

AGAM -- Nelayan Laut Tiku, Kecamatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam, resah seiring dengan beroprasinya nelayan yang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media