Monday, 22 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Untuk Mengukur Angka Kemiskinan, BPS Pasaman Gelar Pelatihan Susenas 2019

Senin, 04 Februari 2019 - 22:44:58 WIB - 1687
Untuk Mengukur Angka Kemiskinan, BPS Pasaman Gelar Pelatihan Susenas 2019
Pelatihan bagi petugas Susenas Semester I Tahun 2019 di salah satu Wisma di Lubuk Sikaping, Senin (4/2/19).


PASAMAN - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasaman menggelar Pelatihan bagi petugas Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Semester I Tahun 2019 yang dilaksanakan di salah satu Wisma di Lubuk Sikaping, dari Tanggal 4 sampai dengan 7 Februari 2019.

Kegiatan Pelatihan Susenas ini dibuka oleh Refrizal selaku Anggota DPR RI Komisi XI yang mengawasi Keuangan, Perencanaan Pembangunan serta Perbankan. Juga dihadiri oleh Kabag TU BPS Provinsi Sumatera Barat Dicky Harryadi, Kepala BPS Pasaman Yuliandri serta para petugas dan pengawas Susenas Semester I tahun 2019.

Survei yang digawangi oleh BPS Kabupaten Pasaman ini dilaksanakan pada pertengahan Bulan Februari hingga Maret 2019. Tujuannya untuk mengukur angka kemiskinan di Pasaman dan umumnya secara nasional.

Kepala Seksi Statistik Sosial BPS Kabupaten Pasaman, Welda Roza mengatakan, pada dasarnya survei ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan data di bidang kependudukan, kesehatan, pendidikan, keluarga berencana, perumahan, konsumsi, dan pengeluaran.

"Nantinya sebanyak 570 rumah tangga akan disurvei pada Susenas Tahun 2019 periode semester satu ini," terangnya kepada MinangkabauNews.com, Senin (4/2/2019).

Sebanyak 31 petugas dan 11 pengawas akan diterjunkan dalam kegiatan Susenas tersebut. Sedangkan Susenas pada semester kedua akan dilaksanakan pada September 2019 mendatang.

Instruktur Nasional, Priditta Mona mengatakan, bahwa kegiatan Susenas Semester I dilaksanakan selama 1 bulan, dimulai pada pertengahan Februari hingga akhir Maret 2019.

"Selanjutnya, data akan diolah oleh petugas BPS di Kabupaten untuk kemudian dikirim ke pusat, paling lambat April 2019," ujar Mona seraya tersenyum manis.

Dara Cantik Priditta Mona juga menjelaskan, bahwa selain angka kemiskinan, melalui survei tersebut pemerintah juga ingin mengetahui angka migrasi di suatu daerah.
Selain itu survei tersebut juga untuk mengetahui indeks pembangunan manusia di Indonesia, pungkas Mona. (M. Afrizal)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Demi Mencapai Cita-ciat dan Tujuan Bangsa, SEMMI Menyatakan Sikap Mengawasi Proses Demokrasi

Demi Mencapai Cita-ciat dan Tujuan Bangsa, SEMMI Menyatakan Sikap Mengawasi Proses Demokrasi

AGAM - Hanya tinggal hitungan jam lagi, Indonesia akan melangsungkan pesta demokrasi. Oleh sebab itu Serikat Mahasiswa...

Ibuk Mufida JK Kagumi Muslim Penenun Sarung Bugis dan Mengajak Kaula Muda Untuk Melestarikan Tenun

Ibuk Mufida JK Kagumi Muslim Penenun Sarung Bugis dan Mengajak Kaula Muda Untuk Melestarikan Tenun

TANAH DATAR - Hari yang membahagiakan bagi Bapak Muslim (85 tahun), pasalnya saat Ia sedang asyik menenun kain sarung...

Bawaslu Tanah Datar Berharap Wartawan, LSM dan Ormas Memantau Pemilu dan Pilres 2019

Bawaslu Tanah Datar Berharap Wartawan, LSM dan Ormas Memantau Pemilu dan Pilres 2019

...

Politeknik Negeri Lampung Prodi Diploma ll Budidaya Perikanan Lepas 25 Mahasiswa Untuk PLT

Politeknik Negeri Lampung Prodi Diploma ll Budidaya Perikanan Lepas 25 Mahasiswa Untuk PLT

MENTAWAI - Sebanyak 25 Mahasiswa Akademi Komunitas Negeri Mentawai yang merupakan Binaan Politeknik Negeri Lampung...

Sebanyak 174 Siswa SMAN 2 Sipora Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Sebanyak 174 Siswa SMAN 2 Sipora Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

MENTAWAI - Sebanyak 174 siswa siswi SMAN 2 Sipora ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang di lakukan selama...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media