Friday, 26 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Polemik RUU Permusikan, Begini Kata Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden

Selasa, 05 Februari 2019 - 23:02:41 WIB - 902
Polemik RUU Permusikan, Begini Kata Sang Alang Pencipta Lagu #2019GantiPresiden
ang Alang, musisi Indonesia. (Dok. Diatunes)


NASIONAL - Musisi sekaligus penyanyi Sang Alang berharap RUU Permusikan yang saat ini sedang diajukan oleh DPR, dibatalkan. Sang Alang menganggap, banyak pasal pada RUU Permusikan tersebut bertentangan dengan jiwa dan sifat kesenian yang sejatinya bebas berekspresi, sepanjang tidak melanggar tatanan yang berlaku di tengah masyarakat.

"RUU tersebut sama sekali tidak berpihak kepada musisi. Justru membelenggu kebebasan berekspresi. Sebagai musisi saya sangat prihatin dan bertanya-tanya, sebenarnya apa sih tujuan dibuatnya RUU Permusikan ini? Mau melindungi kok malah membatasi. Apalagi ada ketentuan soal sertifikasi segala," kata Sang Alang kepada MinangkabauNews, Selasa (5/2/2019) di Bekasi.

Dengan geram Sang Alang mencontohkan dirinya, "Jika mengikuti RUU Permusikan berarti saya harus memiliki empat sertifikat; sertifikat sebagai pencipta lagu, sebagai penyanyi, penata musik, dan juga sebagai distributor. Ini jelas membingungkan."

Sang Alang juga mengatakan, "Saya sudah menekuni dunia musik dari tahun 90-an, siapa yang harus menguji dan memberikan sertifikat? Artinya, tentu harus ada lembaga yang mengurusnya. Nah, pengujinya siapa? Siapa yang menentukan atau menguji sang penguji?"

Sementara itu, Pitra Nasution yang menjadi Penasehat Hukum Sang Alang mengatakan bahwa RUU Permusikan justru banyak bertentangan dengan UUD 45 yang menjadi dasar dari segala dasar sumber hukum atau UU di Indonesia.

"Saya telah baca, RUU Permusikan seharusnya tidak boleh bertentangan dengan UUD 45. Seperti pada Pasal 32-nya yang berbunyi Untuk diakui sebagai profesi, pelaku musik yang berasal dari jalur pendidikan atau autodidak harus menguji kompetensi. Ini jelas bertentangan dengan UUD pasal 28 C yang berbunyi Setiap orang berhak mengembangkan diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya berhak mendapat pendidikan dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejehateraan umat manusia." kata Pitra

Pitra juga mengatakan, "Banyak pasal pada RUU Permusikan yang bertentangan dengan UUD 45. Jika memang RUU Permusik akan dijadikan UU, harus direvisi habis-habisan terlebih dahulu. Kalau tidak, bakal merugikan para musisi di Tanahair yang telah memilih musik sebagai jalan hidup mereka," kata Pitra, yang juga berprofesi sebagai Pengacara.

Lebih lanjut Sang Alang mengatakan bahwa persoalan para seniman itu sudah cukup diatur oleh beberapa undang-undang yang sudah ada. Maka, RUU Permusikan tidak perlu lagi. Banyak hal yang sebetulnya sudah diatur dengan UU, ada UU HAKI/UU Hak Cipta, ada juga UU kebudayaan. Itu sudah berbicara banyak tentang seni musik. Jadi, apa urgensinya membuat RUU Permusikan?.

"Kenapa tidak dibuat saja aturan yang kuat untuk melindungi karya cipta para musisi, dengan memberikan sanksi berat pada pelanggaran dalam hak cipta, hak tayang, dan hak siar. Jika aturan ini diperkuat tentu akan meningkatkan kesejahteraan para pegiat musik di Indonesia. Saya menanti sikap para pengusul RUU Permusikan," pungkas Sang Alang. (Muhammad Fadhli)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: hukum,indonesia,legislator,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Suci Budiyanti Sastrawan Muda Asal Agam, Menulis Bagaikan Melapaskan Beban

Suci Budiyanti Sastrawan Muda Asal Agam, Menulis Bagaikan Melapaskan Beban

AGAM - Adakah gerimis di lereng yang menjulang, lebih menggetarkan dari hujan dikaki Singgalang, jawab tanya itu tanpa...

Hendrajoni Cuti, Rombongan Simpatisan Jokowi-Maruf Amin di Pessel Bertolak ke Padang

Hendrajoni Cuti, Rombongan Simpatisan Jokowi-Maruf Amin di Pessel Bertolak ke Padang

PESISIR SELATAN - Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni mengambil cuti untuk mengikuti kampanye Calon Presiden nomor urut...

Kisruh Penyegelan Kantor Wali Nagari Salido, Wali Nagari Dinon Aktifkan

Kisruh Penyegelan Kantor Wali Nagari Salido, Wali Nagari Dinon Aktifkan

...

Warga Pessel Resah, Ada Tambang Galian C yang Bebas Beroperasi

Warga Pessel Resah, Ada Tambang Galian C yang Bebas Beroperasi

PESISIR SELATAN - Sejumlah masyarakat merasa resah keberadaan Aktivitas proyek galian C yang berlokasi di Jalan Bukik...

46 TPS di Padang Melakukan Pemungutan Suara Ulang Sabtu, 27 April 2019

46 TPS di Padang Melakukan Pemungutan Suara Ulang Sabtu, 27 April 2019

PADANG -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang telah memperbarui data terbaru bahwa ada 46 TPS yang akan melakukan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media