Tuesday, 16 Jul 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Pasca Gempa, 82 Unit Bangunan Rusak di Mentawai

Jumat, 08 Februari 2019 - 14:08:18 WIB - 1684
Pasca Gempa, 82 Unit Bangunan Rusak di Mentawai
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di kepulauan mentawai beberapa waktu lalu.


MENTAWAI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, akhirnya mendapatkan data akurat kerusakan akibat gempa yang terjadi beberapa hari lalu khususnya di Sikakap.

Data tersebut terangkum, setelah team melakukan pendataan setiap rumah dan fasilitas umum yang rusak, selama dua hari di lokasi dampak bencana paling parah, yakni di Kecamatan Sikakap dan Pagai Selatan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Amir Ahmari mengatakan, data tersebut sudah valid, melalui pendataan yang dilakukan oleh team BPBD selama dua hari di lapangan, ada dua Kecamatan yang paling parah, ujar Amir.

"Kita memberikan informasi kepada masyarakat, baik Pemerintah, dunia usaha serta kepada masyarakat dengan data jelas akurat, makanya BPBD butuh waktu untuk itu, menyangkut daerah kita juga daerah yang sulit di jangkau, makanya kita selalu terlambat mendapatkan data akurat," sebutnya.

Dia juga menyayangkan kondisi yang masih sangat terbatas di beberapa daerah khususnya pedalaman, seperti jaringan komunikasi, Satelit, Hp, serta Radio.

"Kejadian ini susah kita mendapat informasi, salah satu contoh kejadian, dua hari setelah kejadian baru kita menerima informasi dari masyarakat, jadi kita selalu terlambat untuk penanganan atau pun tindakan," sebutnya.

Dari data tersebut, terdapat beberapa bangunan yang mengalami kerusakan seperti Rumah Ibadah, Puskesmas dan Sekolah rusak berat, ujarAmir.

Sementara kerusakan data valid 82 unit dengan rincian 71 unit rusak ringan, 11 unit rusak berat dari data tersebut sudah termasuk data rumah warga, fasilitas umum seperti Sekolah Dusun Silaoinan, Puskesmas Desa Malakkopa, serta rumah ibadah Dusun Kautek di Kecamatan Sikakap, rinci Amir.

"Untuk sementara tidak ada masyarakat yang di ungsikan, mereka memilih tinggal di tempat saudara atau tetangganya, tidak ada yang mengungsi atau membuat hunian sementara," sebut Amir. (Tirman)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: gempa,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Bangun Musholla di Pinggir Sungai Setangkai, Firman Raih Penghargaan Saat HUT Bhayangkara

Bangun Musholla di Pinggir Sungai Setangkai, Firman Raih Penghargaan Saat HUT Bhayangkara

TANAH DATAR - Disela-sela peringatan Hari Bhayangkara ke 73 Rabu (10/7) yang digelar Polres Tanah Datar bertempat di...

Perpustakaan SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi Mulai Berbenah, Ini Kata Kepala Sekolah

Perpustakaan SMA Negeri 5 Kota Bukittinggi Mulai Berbenah, Ini Kata Kepala Sekolah

BUKITTINGGI - Tim penilai dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia tanggal 22 hingga 24 Juli 2019 yang akan datang...

Tuntut Defenitifkan Nagari, Ratusan Masyarakat Tinggam Harapan Demo Pemda Pasaman Barat

Tuntut Defenitifkan Nagari, Ratusan Masyarakat Tinggam Harapan Demo Pemda Pasaman Barat

PASAMAN BARAT - Tuntut Pemerintah Pasaman Barat Untuk Menjadikan Nagari Persiapan Tinggam Harapan Kecamatan Talamau,...

Pemko Bukittinggi Lepas Keberangkatan 271 Jamaah Calon Haji, Wawako Pesankan Ini

Pemko Bukittinggi Lepas Keberangkatan 271 Jamaah Calon Haji, Wawako Pesankan Ini

BUKITTINGGI - Sebanyak 271 orang Jamaah Calon Haji (CJH) Kota Bukittinggi yang menunaikan ibadah haji tahun 1440...

Dalam Kegiatan FPM Tahun 2019, Ibu-ibu Bhayangkari Polres Mentawai Ikuti Lomba Bakar Ikan

Dalam Kegiatan FPM Tahun 2019, Ibu-ibu Bhayangkari Polres Mentawai Ikuti Lomba Bakar Ikan

MENTAWAI - Dalam kegiatan Festival Pesona Mentawai (FPM) tahun 2019, ibu-ibu Bhayangkari Polres Kepulauan Mentawai...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media