Friday, 22 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Mentawai

Pasca Gempa, 82 Unit Bangunan Rusak di Mentawai

Jumat, 08 Februari 2019 - 14:08:18 WIB - 1411
Pasca Gempa, 82 Unit Bangunan Rusak di Mentawai
Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan akibat gempa di kepulauan mentawai beberapa waktu lalu.


MENTAWAI - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, akhirnya mendapatkan data akurat kerusakan akibat gempa yang terjadi beberapa hari lalu khususnya di Sikakap.

Data tersebut terangkum, setelah team melakukan pendataan setiap rumah dan fasilitas umum yang rusak, selama dua hari di lokasi dampak bencana paling parah, yakni di Kecamatan Sikakap dan Pagai Selatan.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Amir Ahmari mengatakan, data tersebut sudah valid, melalui pendataan yang dilakukan oleh team BPBD selama dua hari di lapangan, ada dua Kecamatan yang paling parah, ujar Amir.

"Kita memberikan informasi kepada masyarakat, baik Pemerintah, dunia usaha serta kepada masyarakat dengan data jelas akurat, makanya BPBD butuh waktu untuk itu, menyangkut daerah kita juga daerah yang sulit di jangkau, makanya kita selalu terlambat mendapatkan data akurat," sebutnya.

Dia juga menyayangkan kondisi yang masih sangat terbatas di beberapa daerah khususnya pedalaman, seperti jaringan komunikasi, Satelit, Hp, serta Radio.

"Kejadian ini susah kita mendapat informasi, salah satu contoh kejadian, dua hari setelah kejadian baru kita menerima informasi dari masyarakat, jadi kita selalu terlambat untuk penanganan atau pun tindakan," sebutnya.

Dari data tersebut, terdapat beberapa bangunan yang mengalami kerusakan seperti Rumah Ibadah, Puskesmas dan Sekolah rusak berat, ujarAmir.

Sementara kerusakan data valid 82 unit dengan rincian 71 unit rusak ringan, 11 unit rusak berat dari data tersebut sudah termasuk data rumah warga, fasilitas umum seperti Sekolah Dusun Silaoinan, Puskesmas Desa Malakkopa, serta rumah ibadah Dusun Kautek di Kecamatan Sikakap, rinci Amir.

"Untuk sementara tidak ada masyarakat yang di ungsikan, mereka memilih tinggal di tempat saudara atau tetangganya, tidak ada yang mengungsi atau membuat hunian sementara," sebut Amir. (Tirman)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: gempa,mentawai,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Kunjungi Limau Gadang Pessel, Caleg DPR RI Darul Siska Sentuh Masyarakat Pelosok Ujung Negeri

Kunjungi Limau Gadang Pessel, Caleg DPR RI Darul Siska Sentuh Masyarakat Pelosok Ujung Negeri

PESISIR SELATAN -- Caleg DPR RI Dapil Sumbar 1 nomor urut satu Partai Golkar Drs H. Darul Siska mengunjungi daerah...

Ribuan Kader Aisyiyah seSumbar Hadiri Pengajian di Masjid Agung Sawahlunto

Ribuan Kader Aisyiyah seSumbar Hadiri Pengajian di Masjid Agung Sawahlunto

SAWAHLUNTO - Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah Sumbar menyelenggarakan pengajian bulanan di Masjid Agung Nurul Islam Kota...

Dokter Spesialis Jantung Kosong, Pasien di RSUD M. Zein Painan Mengeluh

Dokter Spesialis Jantung Kosong, Pasien di RSUD M. Zein Painan Mengeluh

...

LSM Tipikor RI Laporkan Dua Walinagari di Kapupaten Pasaman ke Polisi

LSM Tipikor RI Laporkan Dua Walinagari di Kapupaten Pasaman ke Polisi

PASAMAN - Tim Pengelola Kegiatan (TPK) Nagari Panti Selatan dan Nagari Koto Kaciak di Kabupaten Pasaman, serta...

Polres dan Satpol PP Bukittinggi Sapu Bersih Pelaku Pekat yang Sudah Meresahkan Warga

Polres dan Satpol PP Bukittinggi Sapu Bersih Pelaku Pekat yang Sudah Meresahkan Warga

BUKITTINGGI - Tim gabungan yang terdiri dari Personil Satuan Sabhara Polres Bukittinggi dan personil yang tergabung...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media