Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Nasional

Jawaban Menohok Facebook Setelah Digugat Abu Janda Senilai Rp1 Triliun

Jumat, 08 Februari 2019 - 22:50:34 WIB - 74528
Jawaban Menohok Facebook Setelah Digugat Abu Janda Senilai Rp1 Triliun
Abu janda (Foto: Dok. Istimewa)


NASIONAL - Permadi Arya atau populer dengan panggilan Abu Janda menyomasi Facebook. Teguran tersebut dilayangkan buntut dari pemblokiran akun Facebook Permadi Arya dengan akun permadisastradinata dan ustadabujanda.

Akun tersebut diblokir dan dihapus Facebook karena media sosial ini dimasukkan dalam daftar Saracen. Dalam daftar blokir tersebut, akun Permadi Arya termasuk dari lima akun yang masuk dalam daftar Saracen.

Keempat nama akun lainnya yang diblokir yakni Kata Warga, Darknet ID, berita hari ini dan ac milan indo. Akun-akun ini diblokir karena terpantau punya perilaku tidak wajar.

Abu Janda memberi waktu 4 hari kepada Facebook untuk menghapuskan namanya dalam daftar blokir yang tertera dalam News Room Facebook.

Jika somasi tidak ditanggapi, Abu Janda mengancam akan memejahijaukan Facebook secara perdata dengan nilai gugatan Rp1 triliun dan gugatan pidana menggunakan pasal UU Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Prioitas kami adalah meminimalisir kekuatan grup Saracen untuk menggunakan akun, halaman, dan grup yang disusupi serta mencegah kemungkinan yang berbahaya. Apabila pemilik sah dari akun, halaman, dan grup yang terdampak agar segera menghubungi kami. Kami terbuka untuk menelaah dan mengkaji akun mereka kembali," ujar Juru bicara Facebook Indonesia, Jumat (8/2/2019).

Dalam keterangan di News Room, Facebook menegaskan mereka memblokir sejumlah akun tersebut berdasarkan perilaku akun tersebut, bukan berlandaskan konten yang mereka posting.

Facebook menegaskan, dalam kasus blokir akun ini, media sosial populer ini mendeteksi orang-orang di balik akun tersebut berkoordinasi satu sama lain dan menggunakan akun palsu untuk mewakili diri mereka sendiri.

"Itulah dasar dari tindakan kami," tulis Facebook dalam News Room mereka. Dalam tindakan tersebut, Facebook memblokir 207 halaman Facebook, 800 akun dan 546 grup serta 208 akun Instagram. (vv)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,kriminal,metro,nasional,politik,pos-polisi,sosial

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Enam Jurusan di IAIN Batusangkar Raih Akreditasi A, di 2019 MPI FTIK Ambil Bagian

Enam Jurusan di IAIN Batusangkar Raih Akreditasi A, di 2019 MPI FTIK Ambil Bagian

TANAH DATAR - Jurusan MPI FTIK IAIN Batusangkar Raih Akreditasi "A" Batusangkar-Jurusan/Prodi studi Manajemen...

Menkominfo: Jokowi, Tokoh yang Paling Banyak Muncul di Konten Hoaks

Menkominfo: Jokowi, Tokoh yang Paling Banyak Muncul di Konten Hoaks

POLITIK - Sepanjang Januari 2019, Kementerian Komunikasi dan Informatika menemukan 175 konten hoaks di internet dan...

Kedatangan Team BNPB dan BMKG Disambut Antusias Oleh Masyarakat Kepulauan Mentawai

Kedatangan Team BNPB dan BMKG Disambut Antusias Oleh Masyarakat Kepulauan Mentawai

MENTAWAI - Pemerintah Kabupaten serta masyarakat Kepulauan Mentawai terlihat antusias menunggu kedatangan Kepala Badan...

Dinpar Sumbar : Pentingnya Peran Masyarakat Lokal Kelola Obyek Wisata

Dinpar Sumbar : Pentingnya Peran Masyarakat Lokal Kelola Obyek Wisata

PADANG -- Sebuah daya tarik wisata yang berada di tengah masyarakat setempat menjadi sangat penting. Sebab, dukungan...

Untuk Penyempurnaan RKPD, Pemkab Pasaman Gelar Konsultasi Publik

Untuk Penyempurnaan RKPD, Pemkab Pasaman Gelar Konsultasi Publik

PASAMAN - Pemerintah Kabupaten Pasaman gelar konsultasi publik guna penyempurnaan rancangan awal Rencana Kerja...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media