Sunday, 24 Feb 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Jokowi Bawa Cucu Saat Kampanye, Begini Respon KPAI

Minggu, 10 Februari 2019 - 23:09:08 WIB - 580
Jokowi Bawa Cucu Saat Kampanye, Begini Respon KPAI
Presiden Joko Widodo bersama cucunya Jan Ethes (Foto: CNBC Indonesia)


POLITIK - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan agar orang tua tidak membawa anak-anak dalam kampanye. Hal ini menanggapi polemik kehadiran cucu presiden Joko Widodo, Jan Ethes di beberapa kegiatan kampanye.

Undang-undang perlindungan anak Pasal 35 tahun 2014 menyatakan setiap anak memiliki hak dilindungi dari penyalahgunaan kegiatan politik. Bicara perlindungan, setiap anak memiliki hak tumbuh kembang, tidak didiskriminasi," kata Jasra di gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Minggu (10/2/2019).

KPAI berharap Jokowi bisa melindungi cucunya dan seluruh anak Indonesia dari kepentingan politik Pemilu 2019, sehingga tidak menimbulkan polemik.

"Setuju atau tidak setuju faktanya video Jan Ethes sudah viral ke publik. Ada yang pro ada yang kontra, nah ini kan kajian sendiri bagi KPAI bagaimana pelibatan anak dalam politik itu kan trennya meningkat," ujarnya dikutip dari laman Viva.co.id.

Apalagi bulan Maret kampanye terbuka akan segera dimulai. Ia khawatir anak-anak yang tak tahu apa-apa ini nantinya justru menjadi korban seperti di-bully. "Kecuali dia 17-18 tahun. Dia punya hak pilih, tentu konteksnya pertarungan politik yang sangat tajam," jelasnya.

KPAI berharap Jokowi tidak membawa cucunya terutama pada kampanye terbuka yang akan dimulai bulan depan. KPAI berharap Jokowi bisa memanfaatkan momen itu sebagai contoh.

"Kita berharap ini pintu masuk. Dan presiden harus menyadarkan publik kalau pelibatan anak dalam politik tentu tidak cocok dalam arena itu," ujarnya.

Jasra mengungkapkan, pada Pemilu 2014, khususnya ketika kampanye partai politik (parpol), KPAI mencatat 270 lebih kasus penyalahgunaan anak, dengan 15 bentuk penyalahgunaan. KPAI khawatir jumlah tersebut bisa meningkat pada Pemilu 2019.

"Kita berharap presiden sebagai kepala negara, melindungi 83 juta anak Indonesia, terutama pelibatan anak dalam politik. Soalnya, kecenderungannya naik," katanya.

KPAI juga mengingatkan agar pendukung pasangan capres cawapres Prabowo-Sandi juga tak membawa anak-anak dalam kampanye. (vv)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

PW Muhammadiyah Sumbar Gelar Resepsi Milad 106, Ini Pesan Sekum PP Muhammadiyah

PW Muhammadiyah Sumbar Gelar Resepsi Milad 106, Ini Pesan Sekum PP Muhammadiyah

DHARMASRAYA -- PW Muhammadiyah Sumbar mengadakan resepsi milad Muhammadiyah ke-106 bersama Sekum PP Muhammadiyah di...

Sijago Merah Lahap Kantor Wali Nagari Aripan Solok

Sijago Merah Lahap Kantor Wali Nagari Aripan Solok

SOLOK -- Kantor Wali Nagari Aripan Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok, ludes terbakar, di Jorong Data, Aripan,...

Pertunjukan Legenda Malin Kundang Mengguncang Florida, Amerika Serikat

Pertunjukan Legenda Malin Kundang Mengguncang Florida, Amerika Serikat

Orlando, Florida, AS - Ratusan penonton memadati gedung pertunjukan berstandar internasional di Dr. Phillips Center...

11 Kota Rahasia di Eropa yang Harus Anda Kunjungi Saat Musim Gugur

11 Kota Rahasia di Eropa yang Harus Anda Kunjungi Saat Musim Gugur

TRAVEL - Musim gugur adalah salah satu waktu terbaik untuk mengunjungi Eropa, dengan jauh lebih sedikit keramaian turis...

Mahasiswa Asal Pasaman Meninggal Usai Tabrak Lari di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi

Mahasiswa Asal Pasaman Meninggal Usai Tabrak Lari di Jalur Padang Panjang-Bukittinggi

PADANG PANJANG - Kecelakaan naas kembali terjadi di jalur lalu lintas Padang Panjang-Bukittinggi. Dimana, seorang...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media