Monday, 19 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Jokowi Bawa Cucu Saat Kampanye, Begini Respon KPAI

Minggu, 10 Februari 2019 - 23:09:08 WIB - 1135
Jokowi Bawa Cucu Saat Kampanye, Begini Respon KPAI
Presiden Joko Widodo bersama cucunya Jan Ethes (Foto: CNBC Indonesia)


POLITIK - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan agar orang tua tidak membawa anak-anak dalam kampanye. Hal ini menanggapi polemik kehadiran cucu presiden Joko Widodo, Jan Ethes di beberapa kegiatan kampanye.

Undang-undang perlindungan anak Pasal 35 tahun 2014 menyatakan setiap anak memiliki hak dilindungi dari penyalahgunaan kegiatan politik. Bicara perlindungan, setiap anak memiliki hak tumbuh kembang, tidak didiskriminasi," kata Jasra di gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Minggu (10/2/2019).

KPAI berharap Jokowi bisa melindungi cucunya dan seluruh anak Indonesia dari kepentingan politik Pemilu 2019, sehingga tidak menimbulkan polemik.

"Setuju atau tidak setuju faktanya video Jan Ethes sudah viral ke publik. Ada yang pro ada yang kontra, nah ini kan kajian sendiri bagi KPAI bagaimana pelibatan anak dalam politik itu kan trennya meningkat," ujarnya dikutip dari laman Viva.co.id.

Apalagi bulan Maret kampanye terbuka akan segera dimulai. Ia khawatir anak-anak yang tak tahu apa-apa ini nantinya justru menjadi korban seperti di-bully. "Kecuali dia 17-18 tahun. Dia punya hak pilih, tentu konteksnya pertarungan politik yang sangat tajam," jelasnya.

KPAI berharap Jokowi tidak membawa cucunya terutama pada kampanye terbuka yang akan dimulai bulan depan. KPAI berharap Jokowi bisa memanfaatkan momen itu sebagai contoh.

"Kita berharap ini pintu masuk. Dan presiden harus menyadarkan publik kalau pelibatan anak dalam politik tentu tidak cocok dalam arena itu," ujarnya.

Jasra mengungkapkan, pada Pemilu 2014, khususnya ketika kampanye partai politik (parpol), KPAI mencatat 270 lebih kasus penyalahgunaan anak, dengan 15 bentuk penyalahgunaan. KPAI khawatir jumlah tersebut bisa meningkat pada Pemilu 2019.

"Kita berharap presiden sebagai kepala negara, melindungi 83 juta anak Indonesia, terutama pelibatan anak dalam politik. Soalnya, kecenderungannya naik," katanya.

KPAI juga mengingatkan agar pendukung pasangan capres cawapres Prabowo-Sandi juga tak membawa anak-anak dalam kampanye. (vv)

Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

35 Anggota Paskibraka Kabupaten Pasaman Dikukuhkan, Bupati Pesankan Ini

35 Anggota Paskibraka Kabupaten Pasaman Dikukuhkan, Bupati Pesankan Ini

PASAMAN - Sebanyak 35 orang anggota Paskibraka dikukuhkan Bupati Pasaman Yusuf Lubis, di Gedung Syamsiar Thaib Lubuk...

Azwar Anas dan Yayasan Harapan Bundo, Legacy Seorang Pemimpin

Azwar Anas dan Yayasan Harapan Bundo, Legacy Seorang Pemimpin

Oleh: dr. Hardisman, MHID, PhD Bapak Letjen (TNI Purn) Ir. Azwar Anas Datuak Rajo Sulaiman tidaklah asing bagi...

45 Anggota DPRD Pessel 2019-2024 Akan Dilantik 14 Agustus

45 Anggota DPRD Pessel 2019-2024 Akan Dilantik 14 Agustus

PESISIR SELATAN - Sebanyak 45 anggota Dewan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pesisir Selatan periode...

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

Setelah Surati Presiden RI, Poktan ANRP Akan Turun ke Lahan HGU PT. Anam Koto

PASAMAN BARAT - Kelompok Tani Anak Nagari Rantau Pasaman (Poktan ANRP), Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat,...

Harneli Bahar: Media Tradisional Jadi Corong Sampaikan Pesan Pembangunan Daerah oleh Pemerintah

Harneli Bahar: Media Tradisional Jadi Corong Sampaikan Pesan Pembangunan Daerah oleh Pemerintah

PADANG -- Pemerintah Kota Padang melalui Diskominfo menggelar workshop peningkatan kapastitas kelompok media...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media