Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Politik

Jokowi Bawa Cucu Saat Kampanye, Begini Respon KPAI

Minggu, 10 Februari 2019 - 23:09:08 WIB - 820
Jokowi Bawa Cucu Saat Kampanye, Begini Respon KPAI
Presiden Joko Widodo bersama cucunya Jan Ethes (Foto: CNBC Indonesia)


POLITIK - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Jasra Putra mengatakan agar orang tua tidak membawa anak-anak dalam kampanye. Hal ini menanggapi polemik kehadiran cucu presiden Joko Widodo, Jan Ethes di beberapa kegiatan kampanye.

Undang-undang perlindungan anak Pasal 35 tahun 2014 menyatakan setiap anak memiliki hak dilindungi dari penyalahgunaan kegiatan politik. Bicara perlindungan, setiap anak memiliki hak tumbuh kembang, tidak didiskriminasi," kata Jasra di gedung Joeang 45, Menteng, Jakarta, Minggu (10/2/2019).

KPAI berharap Jokowi bisa melindungi cucunya dan seluruh anak Indonesia dari kepentingan politik Pemilu 2019, sehingga tidak menimbulkan polemik.

"Setuju atau tidak setuju faktanya video Jan Ethes sudah viral ke publik. Ada yang pro ada yang kontra, nah ini kan kajian sendiri bagi KPAI bagaimana pelibatan anak dalam politik itu kan trennya meningkat," ujarnya dikutip dari laman Viva.co.id.

Apalagi bulan Maret kampanye terbuka akan segera dimulai. Ia khawatir anak-anak yang tak tahu apa-apa ini nantinya justru menjadi korban seperti di-bully. "Kecuali dia 17-18 tahun. Dia punya hak pilih, tentu konteksnya pertarungan politik yang sangat tajam," jelasnya.

KPAI berharap Jokowi tidak membawa cucunya terutama pada kampanye terbuka yang akan dimulai bulan depan. KPAI berharap Jokowi bisa memanfaatkan momen itu sebagai contoh.

"Kita berharap ini pintu masuk. Dan presiden harus menyadarkan publik kalau pelibatan anak dalam politik tentu tidak cocok dalam arena itu," ujarnya.

Jasra mengungkapkan, pada Pemilu 2014, khususnya ketika kampanye partai politik (parpol), KPAI mencatat 270 lebih kasus penyalahgunaan anak, dengan 15 bentuk penyalahgunaan. KPAI khawatir jumlah tersebut bisa meningkat pada Pemilu 2019.

"Kita berharap presiden sebagai kepala negara, melindungi 83 juta anak Indonesia, terutama pelibatan anak dalam politik. Soalnya, kecenderungannya naik," katanya.

KPAI juga mengingatkan agar pendukung pasangan capres cawapres Prabowo-Sandi juga tak membawa anak-anak dalam kampanye. (vv)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo/Viva.co.id
Tag: hukum,indonesia,metro,nasional,politik

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Jokowi-Maruf Batal Hadir di Danau Cimpago, Kampanye Dimeriahkan Group Band Slank

Jokowi-Maruf Batal Hadir di Danau Cimpago, Kampanye Dimeriahkan Group Band Slank

PADANG -- Joko Widodo-Maruf Amin batal hadir kampanye akbar di Danau Cimpago, Pantai Padang, Selasa (9/4/2019)....

Seorang Warga di Tanah Datar Tidak Dibolehkan Memilih Oleh KPPS, Ini Alasannya

Seorang Warga di Tanah Datar Tidak Dibolehkan Memilih Oleh KPPS, Ini Alasannya

TANAH DATAR - Dari media sosial telah banyak beredar bahwa masyarakat bisa menggunakan hak pilih nya dengan hanya...

Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di PPK VII Koto Sungai Sariak Berjalan Aman dan Terbuka

Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara di PPK VII Koto Sungai Sariak Berjalan Aman dan Terbuka

PADANG PARIAMAN - Tiga hari setelah pencoblosan pemilu 2019 serentak di Indonesia, rekapitulasi hasil penghitungan...

14.487 Surat Suara Rusak di Pariaman dan Padang Pariaman Dimusnahkan

14.487 Surat Suara Rusak di Pariaman dan Padang Pariaman Dimusnahkan

PARIAMAN - Komisioner Pemilihan Umum (KPU) Kota Pariaman musnahkan 5.637 surat suara rusak dengan cara dibakar pada...

Atlit Paralimpyc Kota Bukittinggi Bawa Pulang 11 Medali

Atlit Paralimpyc Kota Bukittinggi Bawa Pulang 11 Medali

BUKITTINGGI - Pekan Olahraga Paralimpyc Daerah (Peparda) Tingkat Propinsi Sumatera Barat yang setara dengan Porprov,...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media