Sunday, 21 Apr 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Rentang Satu Tahun, 8 Kasus Kusta Ditemukan di Pariaman

Senin, 11 Februari 2019 - 22:55:26 WIB - 601
Rentang Satu Tahun, 8 Kasus Kusta Ditemukan di Pariaman
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


PARIAMAN - Kasi P2M Dinkes Kota Pariaman Siti Afsah menyebutkan ada 8 kasus temuan penyakit Kusta dalam rentang waktu tahun 2017 dan 2018 demikian disampaikannya di Kantor Desa Manggung Kec. Pariaman Utara, Senin (11/02/2019).

Ia menyampaikan penyakit Kusta bukanlah untuk ditakuti karena penyakit ini dapat disembuhkan. "Kusta merupakan penyakit paling menular namun paling tidak menular bila diobati dengan cepat," ulas Siti didampingi Kasi. Surveilens Rio Arisandi.

Ia mengungkapkan penularan Kusta paling cepat 6 bulan hingga 2 tahun itupun bila terjadi kontak langsung dalam satu keluarga, bersinggungan kulit, melalui luka dan jika kondisi imun tubuh lagi kuat bisa saja tidak dapat ditulari.

"Yang jelas bila seseorang memiliki tanda-tanda terkena penyakit Kusta sebaiknya lakukan cek darah ke labor atau BTA (Basil Tahan Asam) yang dapat dilakukan di RSUD M. Djamil Padang," ucap Siti.

Lebih lanjut Siti mengatakan, untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit jenis Frambusia ini Dinas Kesehatan telah melakukan survey dan pemeriksaan ke Sekolah Dasar dan pos Lansia. "Kemudian kita juga telah melakukan sosialisasi ke Desa dan Kelurahan," sambungnya.

Siti menghimbau, masyarakat tidak perlu khawatir dan takut akan penularan penyakit Kusta, karena bila kondisi kesehatan dan lingkungan terjaga dengan baik penyakit ini tidak akan menular.

"Namun bila penyakit ini tidak diatasi dalam waktu cepat, maka dapat menimbulkan kecacatan, yang diakibatkan semakin berkembangnya bakteri Mycrobacterrial Leprae yang memakan jaringan tubuh," ulasnya.

Di tahun 2017 Siti mengatakan, Dinkes. berhasil menyembuhkan 2 orang penderita penyakit Kusta. "Penyakit ini memiliki dua tipe ringan PB (Pausy Bacterial) dan berat MB (Multi Basil Bacterial). Untuk ringan masa pengobatan 6 bulan dan berat selama 1 tahun," tutupnya. (war)

Polling Capres cawapres 2019-2024
Editor/Sumber: Romeo
Tag: daerah,kesehatan,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Masjid Baiturrahmi Pasar Surantih Pessel Terbakar

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Masjid Baiturrahmi Pasar Surantih Pessel Terbakar

PESISIR SELATAN - Kebakaran melanda Masjid Raya Baiturrahmi Pasar Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan...

Rismaidi, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Tampung Inspirasi Masyarakat Aur Birugo Tigo Baleh

Rismaidi, Anggota DPRD Kota Bukittinggi Tampung Inspirasi Masyarakat Aur Birugo Tigo Baleh

BUKITTINGGI - Dalam mempertanggungjawabkan kepada masyarakat atas kinerja selama tahun 2014 - 2019, Drs Rismaidi SH...

Dukungan Terus Mengalir, Darul Siska: Saya Ingin Bermanfaat untuk Sebanyak-banyaknya Orang

Dukungan Terus Mengalir, Darul Siska: Saya Ingin Bermanfaat untuk Sebanyak-banyaknya Orang

PADANG -- Dukungan terus mengalir untuk Calon Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) RI Dapil Sumbar satu nomor urut...

Yayasan Al Aziz Akan Berangkatkan 40 Orang Untuk Umroh Akhir Tahun Ini

Yayasan Al Aziz Akan Berangkatkan 40 Orang Untuk Umroh Akhir Tahun Ini

PADANG PARIAMAN - Sebanyak 40 orang hasil MTQ ke-2 tingkat Kota dan Kabupaten Padang Pariaman yang diangkatkan oleh...

Inilah Alasan KPU Sulit Usut Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

Inilah Alasan KPU Sulit Usut Kasus Surat Suara Tercoblos di Malaysia

POLITIK - Ketua Komisi Pemilihan Umum atau KPU, Arief Budiman mengaku belum bisa mengambil kesimpulan mengenai dugaan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media