Thursday, 19 Sep 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Pariaman

Rentang Satu Tahun, 8 Kasus Kusta Ditemukan di Pariaman

Senin, 11 Februari 2019 - 22:55:26 WIB - 698
Rentang Satu Tahun, 8 Kasus Kusta Ditemukan di Pariaman
Ilustrasi (Foto: Dok. Istimewa)


PARIAMAN - Kasi P2M Dinkes Kota Pariaman Siti Afsah menyebutkan ada 8 kasus temuan penyakit Kusta dalam rentang waktu tahun 2017 dan 2018 demikian disampaikannya di Kantor Desa Manggung Kec. Pariaman Utara, Senin (11/02/2019).

Ia menyampaikan penyakit Kusta bukanlah untuk ditakuti karena penyakit ini dapat disembuhkan. "Kusta merupakan penyakit paling menular namun paling tidak menular bila diobati dengan cepat," ulas Siti didampingi Kasi. Surveilens Rio Arisandi.

Ia mengungkapkan penularan Kusta paling cepat 6 bulan hingga 2 tahun itupun bila terjadi kontak langsung dalam satu keluarga, bersinggungan kulit, melalui luka dan jika kondisi imun tubuh lagi kuat bisa saja tidak dapat ditulari.

"Yang jelas bila seseorang memiliki tanda-tanda terkena penyakit Kusta sebaiknya lakukan cek darah ke labor atau BTA (Basil Tahan Asam) yang dapat dilakukan di RSUD M. Djamil Padang," ucap Siti.

Lebih lanjut Siti mengatakan, untuk mengantisipasi menyebarnya penyakit jenis Frambusia ini Dinas Kesehatan telah melakukan survey dan pemeriksaan ke Sekolah Dasar dan pos Lansia. "Kemudian kita juga telah melakukan sosialisasi ke Desa dan Kelurahan," sambungnya.

Siti menghimbau, masyarakat tidak perlu khawatir dan takut akan penularan penyakit Kusta, karena bila kondisi kesehatan dan lingkungan terjaga dengan baik penyakit ini tidak akan menular.

"Namun bila penyakit ini tidak diatasi dalam waktu cepat, maka dapat menimbulkan kecacatan, yang diakibatkan semakin berkembangnya bakteri Mycrobacterrial Leprae yang memakan jaringan tubuh," ulasnya.

Di tahun 2017 Siti mengatakan, Dinkes. berhasil menyembuhkan 2 orang penderita penyakit Kusta. "Penyakit ini memiliki dua tipe ringan PB (Pausy Bacterial) dan berat MB (Multi Basil Bacterial). Untuk ringan masa pengobatan 6 bulan dan berat selama 1 tahun," tutupnya. (war)

Editor/Sumber: Romeo
Tag: daerah,kesehatan,metro,pariaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Sejumlah Tokoh Muda Islam, Adakan Diskusi Agar Netizen Dapat Melek Terhadap Isu RUU KPK

Sejumlah Tokoh Muda Islam, Adakan Diskusi Agar Netizen Dapat Melek Terhadap Isu RUU KPK

NASIONAL - Sejumlah tokoh dari berbagai kalangan melaksanakan Dialog Kebangsaan bertajuk Tokoh Muda Islam Bicara...

Dua Lokasi di Pessel Terdampak Abrasi Pantai, Bupati: Mesti Ada Penanganan Cepat

Dua Lokasi di Pessel Terdampak Abrasi Pantai, Bupati: Mesti Ada Penanganan Cepat

PESISIR SELATAN - Bupati Kabupaten Pesisir Selatan, Hendrajoni meninjau titik lokasi yang terdampak abrasi pantai yang...

Tingkatkan SDM Pokdarwis, 60 Orang Peserta Studi Banding ke Kubu Gadang

Tingkatkan SDM Pokdarwis, 60 Orang Peserta Studi Banding ke Kubu Gadang

PARIAMAN--Demi meningkatkan SDM dan kapasitas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengelola objek wisata Pemko...

Kualitas Udara Buruk, PMI Bukittinggi Bagikan 5000 Masker

Kualitas Udara Buruk, PMI Bukittinggi Bagikan 5000 Masker

BUKITTINGGI -- Sejak beberapa hari terakhir kabut asap terlihat menyelimuti udara di Kota Bukittinggi dan...

Sambut HUT TNI ke-74, Kodim 0304/Agam Adakan Bermacam Kegiatan Perlombaan

Sambut HUT TNI ke-74, Kodim 0304/Agam Adakan Bermacam Kegiatan Perlombaan

BUKITTINGGI - Dalam rangka menyambut hari ulang tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 74, Kodim 0304/Agam menggelar...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media