Saturday, 17 Aug 2019
Minangkabaunews
headline
home berita Padang

Banyaknya Perilaku Menyimpang di Tengah Masyarakat, BPBD Kota Padang Adakan Seminar Bencana Sosial

Selasa, 12 Februari 2019 - 12:02:24 WIB - 959
Banyaknya Perilaku Menyimpang di Tengah Masyarakat, BPBD Kota Padang Adakan Seminar Bencana Sosial
Peserta seminar Bencana Sosial yang diadakan oleh BPBD kota Padang di Aula Utama Balaikota Padang (12/02/19)


PADANG - Kemajuan teknologi informasi memberikan dampak yang sangat positif bagi setiap indifidu, namun tidak sedikit pula berdampak negatif kepada kehidupan sehari hari.

Untuk itu, BPBD Kota padang mengadakan seminar tentang bencana sosial yang tidak kalah masifnya selain dari bencana Alam.

Seminar yang bertempat di Auditoruim Utama Balaikota Padang, Selasa (12/2), di buka oleh Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah. Dalam sambutannya walikota menekankan, tentang adanya serangan yang cukup besar dari sisi sosial.

Seminar dengan tema yang tergolong baru, namun jelas tanpa disadari menjadi sebuah bencana, maka sudah semestinya dimewaspadai hal yang terjadi di tengah tatanan masyarakat saat ini.

Sebagai narasumber dalam seminar itu, seorang pakar ilmu sosial dari IPB Prof. Dr. Ir. Euis Sunarti, M.Si membahas tentang adanya gejolak yang menyimpang dari kehidupan sosial seperti Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender/transeksual (LGBT), atau hubungan sejenis yang semakin meresahkan dan dapat dikhawatirkan berdampak besar dikemudian hari.

"Bencana sosial seperti serangan yang menyimpang dari kebiasaan dalam berhubungan harusnya semua element dari masyarakat mewaspadai, dan melewati jajaran pemerintah melakukan penindakan yang tentunya didasari dengan payung hukum yang jelas, seperti RUU PKS (Penghapusan Kekerasan Sosial) yang tengah dikuatkan dan diperbaharui di tingkat lembaga yang berkewenangan mengesahkannya, agar nanti generasi muda dapat dilindungi dan kita seharusnya bisa mendesak pemerintah untuk selalu mengawasi termasuk masyarakat dan orang tua mengambil peranan penting dalam menjaga hal yang menyimpang," katanya.

Di tempat yang sama ketua Pemuda Pancasila MPC Kota Padang, Roy Madea Oka mengatakan, pihaknya selalu mewaspadai dan mengawasi setiap kegiatan di tengah masyarakat dan jika ada perilaku yang menyimpang maka akan ditindak lanjuti dengan bersama aparat hukum.

"Karna kita adalah salah satu pilar penjaga NKRI dan seminar ini akan kita coba nantinya menggandeng instansi terkait untuk turun ke lapangan guna memberikan penjelasan bahwa serangan hubungan sejenis sangatlah membahayakan pada kehidupan masa depan," tuturnya.

Di akhir seminar ketua pelaksana seminar dari BPBD, Hendra Mardi mengucapkan terima kasih pada semua Ormas dan Kepemudaan serta dari kalangan pelajar yang ternyata peduli dengan kegiatan itu.

"Semoga kedepannya apa yang telah di paparkan oleh narasumber dapat diterapkan di kehidupan sehari hari," harapnya.

Tampak hadir peserta seminar perwakilan dari beberapa SKPD dan Ormas kepemudaan seperti Pemuda Pancasila, Fkppi, Lpm, Karang taruna, Bundo Kanduang, serta dari perwakilan perguruan tinggi dan beberapa sekolah atw Osis turut memenuhi ruangan yang di prediksi mancapai sekitar 300 orang. (wan)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: padang,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


REKOMENDASI


BE SMART, READ MORE

Diduga Depresi, Seorang Remaja di Pessel Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

Diduga Depresi, Seorang Remaja di Pessel Akhiri Hidupnya dengan Gantung Diri

PESISIR SELATAN - Seorang pria remaja berinisial Y (18) ditemukan tewas di rumahnya di Dusun Tanjung Gadang, Kenagarian...

Anggota DPRD Solok Selatan Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik

Anggota DPRD Solok Selatan Periode 2019 - 2024 Resmi Dilantik

PARIWARA -- Sebanyak 25 anggota DPRD Solsel terpilih, periode 2019- 2024 diresmikan penggangkatannya dalam sidang...

Sudah Tiga Tahun Tak Kunjung Usai, Warga Air Haji Pessel Pertanyakan Sertifikat Prona

Sudah Tiga Tahun Tak Kunjung Usai, Warga Air Haji Pessel Pertanyakan Sertifikat Prona

PESISIR SELATAN - Sejumlah masyarakat Kenagarian Air Haji, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan,...

50 Hektare Kawasan Hutan Produksi Konversi di Pessel Terbakar

50 Hektare Kawasan Hutan Produksi Konversi di Pessel Terbakar

PESISIR SELATAN - Sekitar 50 hektare kawasan hutan produksi konversi (HPK) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera...

Usai Santap Makanan di Pengajian Yasinan, Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan, Satu Meninggal Dunia

Usai Santap Makanan di Pengajian Yasinan, Puluhan Warga Dharmasraya Keracunan, Satu Meninggal Dunia

DHARMASRAYA -- Puluhan warga warga, Jorong Koto Tuo, Nagari Siguntur, Kecamatan Sitiung, diduga mengalami keracunan...


KOMENTAR ANDA



kaos minang unik dan lucu
minangkabaunews social media