Saturday, 15 Aug 2020
Minangkabaunews
headline
home berita Pasaman

Dapat Dana Rp 1,9 Milyar Dari Kemenpar RI, Pemkab Pasaman Segera Rehab Taman Equator Bonjol

Rabu, 13 Februari 2019 - 12:36:04 WIB - 1440
Dapat Dana Rp 1,9 Milyar Dari Kemenpar RI, Pemkab Pasaman Segera Rehab Taman Equator Bonjol
Taman Equator Bonjol, Kabupaten Pasaman


PASAMAN -- Pemerintah Kabupaten Pasaman pada Tahun 2019 ini akan melakukan rehabilitasi terhadap salah satu ikon Pariwisata Pasaman, yaitu Taman Wisata Equator Bonjol yang terkenal karena dilintasi oleh garis khatulistiwa (lintang 0 derajat).

Bupati Pasaman, Yusuf Lubis melalui Kepala Disporapar, Ricky Riswandi mengatakan sumber pembiayaan rehabilitasi dan pembangunan sejumlah fasilitas di Taman Equator Bonjol itu bersumber dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.

"Benar. Alhamdulillah kita bisa mewujudkan salah satu cita-cita kita untuk mempercantik dan membangun sejumlah fasilitas di Taman Equator Bonjol. Untuk Tahun 2019 ini, Pemkab Pasaman mendapat anggaran sebesar Rp1,9 Milyar dalam bentuk Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kemenpar RI untuk pembangunan tersebut," ujar Ricky Riswandi, kepada MinangkabauNews.com, Rabu (13/2/2019).

Ricky Riswandi menyampaikan, bahwa dengan anggaran tersebut akan dibangun sejumlah kawasan pertokoan diarea Taman Equator Bonjol hingga fasilitas umum.

"Ada beberapa toko yang diperuntukkan sebagai tempat masyarakat menjual berbagai hasil produk UMKM. Kemudian fasilitas umum termasuk Toilet. Saat ini kita tengah melakukan penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) agar segera bisa dilelang di LPSE Pasaman," kata Ricky.

Pembangunan Taman Equator Bonjol ini, sebenarnya sudah diajukan Pemkab Pasaman sejak Tahun 2017 lalu dengan total kebutuhan anggaran biaya sekitar Rp20 Milyar.

"Sebenarnya jumlah kucuran dari Kemenpar RI itu belum seberapa dari total yang kita rencanakan. Kemudian pihak Pemprov Sumbar juga tidak bisa membantu anggaran tersebut. Jadi untuk saat ini baru bisa dibangunkan untuk sebagian saja dari Master Plan sebelumnya. Namun nanti kita berharap dengan pembangunan ini bisa membangkitkan kembali nuansa daya tarik Taman Equator Bonjol kepada wisatawan," harap Ricky.

Dalam Master Plan yang disusun oleh Disporapar Pasaman akan membangun tiga bola equator ukuran besar sebagai ikon garis khatulistiwa ditempat tersebut.

"Kalau ini semua tuntas nanti bakal jadi kawasan wisata termewah untuk daerah khatulistiwa se Indonesia. Sebab tidak semua daerah di Indonesia dilewati garis Khatulistiwa. Apalagi nanti dipercantik dengan taman bunga, sejumlah tempat duduk wisatawan hingga kolam renang. Namun dengan kondisi anggaran yang terbatas ini, kita lakukan pembangunan secara bertahap," pungkas Ricky. (M. Afrizal)

Editor/Sumber: Siel Saputra
Tag: pariwisata,pasaman,sumatra-barat

SILAHKAN BERBAGI


BE SMART, READ MORE

Covid-19 Meningkat, Wapub Tanah Datar Imbau Warga Tingkatkan Penerapan Protokol Kesehatan

Covid-19 Meningkat, Wapub Tanah Datar Imbau Warga Tingkatkan Penerapan Protokol Kesehatan

TANAH DATAR - Menanggapi adanya 11 warganya terkonfirmasi positif Covid 19, Wakil Bupati Tanah Datar H. Zuldafri Darma,...

Reses DPRD Kota Bukittinggi ke Mandiangin Koto Selayan Jadi Ajang Kampanye?

Reses DPRD Kota Bukittinggi ke Mandiangin Koto Selayan Jadi Ajang Kampanye?

BUKITTINGGI -- Reses Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi ke Kecamatan Mandiangin Koto...

Tambah Satu Positif, Klaster Bank BUMD Rambah Padang Pariaman

Tambah Satu Positif, Klaster Bank BUMD Rambah Padang Pariaman

PADANG PARIAMAN - Salah satu Pegawai bank Nagari di Padang Terkomfirmasi Positif Covid-19. Jubir Covid-19 Padang...

21 Motor Balap Liar di Pasaman Barat Diamankan

21 Motor Balap Liar di Pasaman Barat Diamankan

PASAMAN BARAT -- Sebanyak 21 unit sepeda motor di Pasaman Barat, dini hari waktu setempat dibawa ke Mapolres Pasaman...

Gawat, Turki Aktifkan Sistem Pertahanan Udara Tercanggih di Dunia S-400 Buatan Rusia Lawan Yunani

Gawat, Turki Aktifkan Sistem Pertahanan Udara Tercanggih di Dunia S-400 Buatan Rusia Lawan Yunani

INTERNASIONAL - Ada informasi terbaru dari ketegangan yang terjadi antara Turki, Yunani dan Mesir di perairan Laut...


KOMENTAR ANDA



Eka putra, SE for Tanah Datar 1